alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Berdalih Kecanduan Judi Online, Teknisi Dibekuk Usai Bobol ATM Permata

UBUD – Berdalih kecanduan judi online, Enggal Dwi Saputra, 30, teknisi di salah satu perusahaan swasta nekat membobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik Bank Permata di kawasan wisata Ubud, Gianyar.

 

Seperti disampaikan Kanit Reskrim Polsek Ubud, Iptu Dewa Pramantara. Dikonfirmasi, Jumat (1/3), ia menjelaskan bahwa kasus pembobolan yang dilakukan pria asal Ngawi, Jawa Timur, ini terjadi pada Rabu (27/2) sekitar pukul 11.00 siang lalu.

 

Dijelaskan, saat beraksi, Enggal hanya bermodalkan obeng.

“Dia (pelaku) beraksi dengan cara mencongkel pakai obeng,” ujar Iptu Pramantara.

 

Menurut Pramantara hingga pelaku membobol ATM Bank Permata itu berawal saat pelaku ditugaskan oleh perusahaan tempatnya bekerja men-service mesin ATM di Sanggingan, Ubud.

Baca Juga:  Anggap Korban Tidur, Keluarga Akan Cari Komang Ayu Hingga Tiga Tahun

“Kebetulan memang pelaku ini bertugas sebagai teknisi mesin ATM,”imbuh Pramantara.

 

Saat mendapat tugas itulah, pelaku kemudian menggambil uang di dalam boks mesin ATM sebesar Rp 26, 1 juta.

 

Usai membobol uang, pelaku kemudian kabur.

 

“Tetapi pihak bank akhirnya mengetahui jika saldo di boks ATM berkurang, dan kemudian melaporkan kasus tersebut ke kami,”ujar Pramantara.

 

Usai mendapat laporan dari pihak bank, tim Opsnal Polsek Ubud langsung melakukan penyelidikan .

 

Sempat mendatangi kantor pelaku di kantornya di Jalan Tukad Badung XIX Denpasar, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, polisi akhirnya mencurigai pelaku.

 

“Kebetulan saat kejadian, pelaku ini yang ditugaskan untuk menangani ATM di TKP,”jelasnya.

Baca Juga:  Oknum Pegawai BUMN Terduga Penyebar Video Hoax Minta Maaf

Meski sempat mengelak dan berbelit-belit ketika ditanya polisi, namun  akhirnya pelaku mengaku telah mengambil uang di boks ATM.

 

“Usai mengakui perbuatannya, pelaku langsung kami amankan tanpa perlawanan” terangnya.

 

Usai dibawa ke Mapolsek Ubud, dari pengakuannya, pelaku nekat mencuri karena berdalih sedang kekurangan uang dan sering main judi online.

 

“Jadi saat kami amankan uang tidak tersisa sama sekali. Uangnya Rp 26,1 juta semuanya sudah dipakai pelaku dan tidak ada sisa,” tukasnya. 



UBUD – Berdalih kecanduan judi online, Enggal Dwi Saputra, 30, teknisi di salah satu perusahaan swasta nekat membobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik Bank Permata di kawasan wisata Ubud, Gianyar.

 

Seperti disampaikan Kanit Reskrim Polsek Ubud, Iptu Dewa Pramantara. Dikonfirmasi, Jumat (1/3), ia menjelaskan bahwa kasus pembobolan yang dilakukan pria asal Ngawi, Jawa Timur, ini terjadi pada Rabu (27/2) sekitar pukul 11.00 siang lalu.

 

Dijelaskan, saat beraksi, Enggal hanya bermodalkan obeng.

“Dia (pelaku) beraksi dengan cara mencongkel pakai obeng,” ujar Iptu Pramantara.

 

Menurut Pramantara hingga pelaku membobol ATM Bank Permata itu berawal saat pelaku ditugaskan oleh perusahaan tempatnya bekerja men-service mesin ATM di Sanggingan, Ubud.

Baca Juga:  Terpidana Korupsi Belum Bayar Uang Pengganti, Ini Rencana Jaksa…

“Kebetulan memang pelaku ini bertugas sebagai teknisi mesin ATM,”imbuh Pramantara.

 

Saat mendapat tugas itulah, pelaku kemudian menggambil uang di dalam boks mesin ATM sebesar Rp 26, 1 juta.

 

Usai membobol uang, pelaku kemudian kabur.

 

“Tetapi pihak bank akhirnya mengetahui jika saldo di boks ATM berkurang, dan kemudian melaporkan kasus tersebut ke kami,”ujar Pramantara.

 

Usai mendapat laporan dari pihak bank, tim Opsnal Polsek Ubud langsung melakukan penyelidikan .

 

Sempat mendatangi kantor pelaku di kantornya di Jalan Tukad Badung XIX Denpasar, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, polisi akhirnya mencurigai pelaku.

 

“Kebetulan saat kejadian, pelaku ini yang ditugaskan untuk menangani ATM di TKP,”jelasnya.

Baca Juga:  LAGI! Pria Denmark Ngamuk dan Ancam Warga di Ubud Hebohkan Jagat Maya

Meski sempat mengelak dan berbelit-belit ketika ditanya polisi, namun  akhirnya pelaku mengaku telah mengambil uang di boks ATM.

 

“Usai mengakui perbuatannya, pelaku langsung kami amankan tanpa perlawanan” terangnya.

 

Usai dibawa ke Mapolsek Ubud, dari pengakuannya, pelaku nekat mencuri karena berdalih sedang kekurangan uang dan sering main judi online.

 

“Jadi saat kami amankan uang tidak tersisa sama sekali. Uangnya Rp 26,1 juta semuanya sudah dipakai pelaku dan tidak ada sisa,” tukasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/