alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, July 1, 2022

Identitas Kian Misterius, Tulang Belulang di Hutan Pejarakan Dikubur

GEROKGAK – Masih ingat dengan penemuan tulang belulang oleh seorang petani Desa Pejarakan di kawasan hutan produksi terbatas di wilayah Desa Pejarakan, Gerokgak, Buleleng?

Sampai hari ini hasil identifikasi tulang belulang tersebut belum keluar. Kabarnya proses identifikasi tengkorak ditangani oleh Puslabfor Mabes Polri setelah Labfor Polda Bali belum berhasil mengidentifikasi tengkorak tersebut.

Kapolsek Gerokgak Kompol Made Widana membenarkan hasil proses identifikasi tengkorak tersebut sampai saat ini belum pihaknya terima.

Pasalnya dalam proses identifikasi perlu melibatkan instansi terkait khususnya dari Pusat Laboratorium Forensik  Mabes Polri.

Diakuinya, beberapa bagian tulang untuk sampel sudah dikirim termasuk hasil identifikasi sementara yang telah dilakukan.

“Hasilnya tetap menunggu Forensik Mabes Polri. Kalau hasil sudah keluar ada perkembangan, pasti kami disampaikan,” kata Kompol Made Widana kemarin.

Sebelumnya sejak pertama kali ditemukan oleh seorang petani Desa Pejarakan, Gerokgak pada 26 Januari lalu, beberapa potongan tulang belulang termasuk tengkorak tersebut sudah diidentifikasi awal di RSUD Buleleng.

Kompol Made Widana mengaku belum mengetahui hasilnya. Sebab hasil dari labfor RSUD Buleleng dicocokkan dengan Forensik Mabes Polri. “Sehingga kami tetap menunggu hasil dari Mabes Polri,” ucapnya.

Sembari menunggu hasil, lanjut Kompol Widana kini beberapa potongan tulang belulang termasuk tengkorak sudah dilakukan penguburan di Setra Desa Pakraman Buleleng.

Proses penguburan ini disaksikan langsung Dinas Sosial Buleleng. “Penguburan bekerjasama dengan Dinas Sosial Buleleng.

Usai penguburan tengkorak ini mudah-mudahan hasil identifikasi segera keluar, agar mempercepat proses penyelidikan nantinya,” tandasnya.



GEROKGAK – Masih ingat dengan penemuan tulang belulang oleh seorang petani Desa Pejarakan di kawasan hutan produksi terbatas di wilayah Desa Pejarakan, Gerokgak, Buleleng?

Sampai hari ini hasil identifikasi tulang belulang tersebut belum keluar. Kabarnya proses identifikasi tengkorak ditangani oleh Puslabfor Mabes Polri setelah Labfor Polda Bali belum berhasil mengidentifikasi tengkorak tersebut.

Kapolsek Gerokgak Kompol Made Widana membenarkan hasil proses identifikasi tengkorak tersebut sampai saat ini belum pihaknya terima.

Pasalnya dalam proses identifikasi perlu melibatkan instansi terkait khususnya dari Pusat Laboratorium Forensik  Mabes Polri.

Diakuinya, beberapa bagian tulang untuk sampel sudah dikirim termasuk hasil identifikasi sementara yang telah dilakukan.

“Hasilnya tetap menunggu Forensik Mabes Polri. Kalau hasil sudah keluar ada perkembangan, pasti kami disampaikan,” kata Kompol Made Widana kemarin.

Sebelumnya sejak pertama kali ditemukan oleh seorang petani Desa Pejarakan, Gerokgak pada 26 Januari lalu, beberapa potongan tulang belulang termasuk tengkorak tersebut sudah diidentifikasi awal di RSUD Buleleng.

Kompol Made Widana mengaku belum mengetahui hasilnya. Sebab hasil dari labfor RSUD Buleleng dicocokkan dengan Forensik Mabes Polri. “Sehingga kami tetap menunggu hasil dari Mabes Polri,” ucapnya.

Sembari menunggu hasil, lanjut Kompol Widana kini beberapa potongan tulang belulang termasuk tengkorak sudah dilakukan penguburan di Setra Desa Pakraman Buleleng.

Proses penguburan ini disaksikan langsung Dinas Sosial Buleleng. “Penguburan bekerjasama dengan Dinas Sosial Buleleng.

Usai penguburan tengkorak ini mudah-mudahan hasil identifikasi segera keluar, agar mempercepat proses penyelidikan nantinya,” tandasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/