alexametrics
29.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

8 Pejabat Dispar Jadi TSK Korupsi, Dewan Beri Pesan Menohok ke Bupati

SINGARAJA-Sorotan publik terhadap kasus dugaan korupsi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sektor pariwisata di Buleleng terus berlanjut.

Bahkan tak hanya mendapat hujatan dan kecaman publik, mencuatnya kasus aksi garong duit Negara secara berjamaah ini juga memantik reaksi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buleleng.

Salah satunya, sorotan datang dari Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD Buleleng, Ketut Wirsana.

Saat dikonfirmasi, Senin (1/3), ia menyatakan bahwa kasus korupsi PEN Buleleng telah mencoreng institusi pemerintahan.

Alasannya, karena dalam kasus ini, ada delapan orang pegawai negeri sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kesemuanya berstatus sebagai pejabat eselon di Dinas Pariwisata Buleleng ditetapkan jadi tersangka dan ditahan.

Baca Juga:  Dua Pelaku Pelemparan Mobil Tertangkap, Polisi Kejar Tiga Pelaku Lain

Apalagi, dana yang dijadikan bancakan adalah dana yang digunakan untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Untuk itu, dewan mendesak agar Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) bersama aparatur di bawahnya meningkatkan pembinaan terhadap jajaran ASN.

“Kasus ini telah mencoreng institusi pemerintahan. Kami harap bupati meningkatkan pembinaan, agar ASN bekerja lebih disiplin dan hati-hati dalam mengelola anggaran negara,” pinta Ketut Wirsana. 


SINGARAJA-Sorotan publik terhadap kasus dugaan korupsi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sektor pariwisata di Buleleng terus berlanjut.

Bahkan tak hanya mendapat hujatan dan kecaman publik, mencuatnya kasus aksi garong duit Negara secara berjamaah ini juga memantik reaksi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buleleng.

Salah satunya, sorotan datang dari Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD Buleleng, Ketut Wirsana.

Saat dikonfirmasi, Senin (1/3), ia menyatakan bahwa kasus korupsi PEN Buleleng telah mencoreng institusi pemerintahan.

Alasannya, karena dalam kasus ini, ada delapan orang pegawai negeri sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kesemuanya berstatus sebagai pejabat eselon di Dinas Pariwisata Buleleng ditetapkan jadi tersangka dan ditahan.

Baca Juga:  Minta Kasus Desak Jadi Yurisprudensi, Vonis Restitusi untuk Keadilan

Apalagi, dana yang dijadikan bancakan adalah dana yang digunakan untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Untuk itu, dewan mendesak agar Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) bersama aparatur di bawahnya meningkatkan pembinaan terhadap jajaran ASN.

“Kasus ini telah mencoreng institusi pemerintahan. Kami harap bupati meningkatkan pembinaan, agar ASN bekerja lebih disiplin dan hati-hati dalam mengelola anggaran negara,” pinta Ketut Wirsana. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/