alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

WOW! Winasa Bernyanyi, Tuding Ada Sponsor Pembuatan Perbup 04 Palsu

DENPASAR- Mantan Bupati Jembrana I Gede Winasa terus bernyanyi dari balik penjara.

Pascamembuat heboh menantang jaksa dengan menawarkan hadiah sayembara sebesar Rp 1 miliar bagi korp Adhiyaksa yang menemukan Peraruran Bupati (Perbup) No.04 Tahun 2009 yang asli

Terbaru, Winasa kembali membuat statemen mengejutkan dengan kasus dugaan korupsi beasiswa Stikes dan Stitna yang tengah membelitnya.

Pernyataan mantan bupati peraih banyak piagam MURI itu yakni dengan menuding sejumlah pihak melakukan rekayasa terhadap kasus dugaan korupsi yang diduga merugikan Negara sebesar Rp 2.322.000.000.

“Hasil bedah dan analisa yang saya lakukan ternyata dalam kasus korupsi bea siswa ini memang ada rekayasa terstruktur, sistematis dan massif,”ujar Winasa.

Baca Juga:  Trauma Ditahan Di Lapas Kerobokan, Berharap Blokir Rekeningnya Dibuka

Bahkan kata Winasa, adanya dugaan bahwa Perbup 04 direkayasa seolah ada itu yakni dengan dugaan adanya inisiator, fasilitator, eksekutor dan juga sponsor. “Jadi lengkap. Semua memiliki peran masing-masing sehingga Perbup itu seolah ada aslinya,”tandasnya

Dugaan adanya upaya kesengajaan merekayasa oleh pihak tertentu itu terjadi mulai merekayasa Perbup 04 palsu dengan difotokopi lalu distempel dan dilegalisir pejabat. “Siapa yang melegalisir? Normalnya yang melegalisir adalah Sekda. Tetapi ini yang melegalisir adalah kepala bagian hukum, organisasi dan tata laksana (kabag HOT). Ini kan aneh?,”tegas Winasa.

Bahkan lanjutnya, usai dilegalisir oleh kabag HOT, fotokopi perbup 04 yang telah dilegalisir itu kemudian disita jaksa dan dijadikan barang bukti di persidangan. “Jadi jelas ada oknum pejabat rekayasa perbup dengan fotokopi dan ini tidak pernah bisa menunjukkan perbup asli di persidangan sampai tingkat Kasasi di Mahkamah Agung. Jadi bagian HOT lah yang menjadi eksekutor,”imbuhnya.

Baca Juga:  Dijebloskan ke Bui, Ketua Kadin Caleg Gerindra Ungkap Fakta Kasusnya

Bahkan saat ditanya terkait sponsor atau pemberi dana, Winasa dengan gamblang menyebut jika semua pembiayaan dilakukan oleh oknum Gapensi berinisial Y.

“Saya berani pertanggungjawabkan ini dan siap buka-bukaan. Jika perlu, silahkan dikonfirmasi ke pihak-pihak yang saya sebut,”pintanya.  

 



DENPASAR- Mantan Bupati Jembrana I Gede Winasa terus bernyanyi dari balik penjara.

Pascamembuat heboh menantang jaksa dengan menawarkan hadiah sayembara sebesar Rp 1 miliar bagi korp Adhiyaksa yang menemukan Peraruran Bupati (Perbup) No.04 Tahun 2009 yang asli

Terbaru, Winasa kembali membuat statemen mengejutkan dengan kasus dugaan korupsi beasiswa Stikes dan Stitna yang tengah membelitnya.

Pernyataan mantan bupati peraih banyak piagam MURI itu yakni dengan menuding sejumlah pihak melakukan rekayasa terhadap kasus dugaan korupsi yang diduga merugikan Negara sebesar Rp 2.322.000.000.

“Hasil bedah dan analisa yang saya lakukan ternyata dalam kasus korupsi bea siswa ini memang ada rekayasa terstruktur, sistematis dan massif,”ujar Winasa.

Baca Juga:  Trauma Ditahan Di Lapas Kerobokan, Berharap Blokir Rekeningnya Dibuka

Bahkan kata Winasa, adanya dugaan bahwa Perbup 04 direkayasa seolah ada itu yakni dengan dugaan adanya inisiator, fasilitator, eksekutor dan juga sponsor. “Jadi lengkap. Semua memiliki peran masing-masing sehingga Perbup itu seolah ada aslinya,”tandasnya

Dugaan adanya upaya kesengajaan merekayasa oleh pihak tertentu itu terjadi mulai merekayasa Perbup 04 palsu dengan difotokopi lalu distempel dan dilegalisir pejabat. “Siapa yang melegalisir? Normalnya yang melegalisir adalah Sekda. Tetapi ini yang melegalisir adalah kepala bagian hukum, organisasi dan tata laksana (kabag HOT). Ini kan aneh?,”tegas Winasa.

Bahkan lanjutnya, usai dilegalisir oleh kabag HOT, fotokopi perbup 04 yang telah dilegalisir itu kemudian disita jaksa dan dijadikan barang bukti di persidangan. “Jadi jelas ada oknum pejabat rekayasa perbup dengan fotokopi dan ini tidak pernah bisa menunjukkan perbup asli di persidangan sampai tingkat Kasasi di Mahkamah Agung. Jadi bagian HOT lah yang menjadi eksekutor,”imbuhnya.

Baca Juga:  Dijebloskan ke Bui, Ketua Kadin Caleg Gerindra Ungkap Fakta Kasusnya

Bahkan saat ditanya terkait sponsor atau pemberi dana, Winasa dengan gamblang menyebut jika semua pembiayaan dilakukan oleh oknum Gapensi berinisial Y.

“Saya berani pertanggungjawabkan ini dan siap buka-bukaan. Jika perlu, silahkan dikonfirmasi ke pihak-pihak yang saya sebut,”pintanya.  

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/