alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Tak Belajar, Dua Pelajar di Badung Malah Otaki Pembobolan Circle K

DENPASAR –Ditengah wabah pandemi Covid-19, dua oknum pelajar SMA di Badung, Bali malah berurusan dengan polisi.

 

Kedua oknum pelajar berinisial KP, 16 dan MADP, 15, dan masih berstatus kakak beradik ini ditangkap anggota Sat Reskrim Polresta Denpasar di rumah mereka dibilangkan Kuta, Badung, Kamis (30/4)

 

Mirisnya lagi, keduanya pelajar ini bukannya memanfaatkan waktu belajar di rumah, namun keduanya malah ditangkap setelah diduga menjadi otak pencurian pemberatan (curat) atau pembobolan toko modern atau minimarket Circle K di Jalan Sunset Road Kuta, pada Kamis (16/4) pukul 03.00 dini hari.

 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, hingga kedua pelajar ini ditangkap, berawal dari adanya laporan  karyawan Circle K, Antonius Riano Baru, 20.

Baca Juga:  Ngotot Tak Lakukan Penipuan, Terdakwa Sri Artini Dituntut 3 Tahun Bui

 

Sesuai laporan polisi; LP-B/84/IV/2020/BALI/RESTA DPS/SEK KUTA, tanggal 16 April 2020, remaja asal Manggarai, NTT, aksi pembobolan itu diketahui Kamis (16/4) sekitar pukul 06.20.

 

Ketika itu, saksi datang ke toko melihat toko di lantai satu sudah dalam kondisi berantakan.

 

Ada kursi ditumpuk lalu dilihat juga plafon dalam keadaan terbuka.

Selanjutnya saksi melihat di bagian kasir dan etalasi banyak rokok yang hilang.

 

Melihat banyak barang di etalase toko hilang, saksi kemudian menghubungi kepala toko, Ni Widya Purwasih.

 

Selain rokok,  uang tunai Rp 5.680.600 di laci kasir, dua buah handphonen dan raib.

 

 “Setelah mendapatkan laporan, kami langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan dua pelaku di rumah mereka bersama tiga penadah dan juga BB rokok,”jelas sumber polisi.

Baca Juga:  Temukan Ekstasi di Room 821, Penyidik Incar Bos Platinum Karaoke

 

Atas penangkapan itu, Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi membenarkan.

 

Dijelaskan, selain mengamankan kedua oknum pelajar, polisi juga menangkap tiga orang yang diduga sebagai penadah hasil barang curian.

 

Ketiga orang itu, yaitu Masdar, 49 , Fitriyah, 37 dan Muhammad Gojali, 25. 

 

“Kami amankan BB hasil curian. Dan untuk kasus ini, keduanya kami kenakan Pasal 363 KUHP. Sedangkan tiga penadah dikenakan Pasal 480 KUHP,” tutupnya.



DENPASAR –Ditengah wabah pandemi Covid-19, dua oknum pelajar SMA di Badung, Bali malah berurusan dengan polisi.

 

Kedua oknum pelajar berinisial KP, 16 dan MADP, 15, dan masih berstatus kakak beradik ini ditangkap anggota Sat Reskrim Polresta Denpasar di rumah mereka dibilangkan Kuta, Badung, Kamis (30/4)

 

Mirisnya lagi, keduanya pelajar ini bukannya memanfaatkan waktu belajar di rumah, namun keduanya malah ditangkap setelah diduga menjadi otak pencurian pemberatan (curat) atau pembobolan toko modern atau minimarket Circle K di Jalan Sunset Road Kuta, pada Kamis (16/4) pukul 03.00 dini hari.

 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, hingga kedua pelajar ini ditangkap, berawal dari adanya laporan  karyawan Circle K, Antonius Riano Baru, 20.

Baca Juga:  Dipicu Arus Pendek, Bale Piasan Warga Dawan Klungkung Ludes Terbakar

 

Sesuai laporan polisi; LP-B/84/IV/2020/BALI/RESTA DPS/SEK KUTA, tanggal 16 April 2020, remaja asal Manggarai, NTT, aksi pembobolan itu diketahui Kamis (16/4) sekitar pukul 06.20.

 

Ketika itu, saksi datang ke toko melihat toko di lantai satu sudah dalam kondisi berantakan.

 

Ada kursi ditumpuk lalu dilihat juga plafon dalam keadaan terbuka.

Selanjutnya saksi melihat di bagian kasir dan etalasi banyak rokok yang hilang.

 

Melihat banyak barang di etalase toko hilang, saksi kemudian menghubungi kepala toko, Ni Widya Purwasih.

 

Selain rokok,  uang tunai Rp 5.680.600 di laci kasir, dua buah handphonen dan raib.

 

 “Setelah mendapatkan laporan, kami langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan dua pelaku di rumah mereka bersama tiga penadah dan juga BB rokok,”jelas sumber polisi.

Baca Juga:  TRAGIS! Jatuh dari Pohon Kelapa, Pilih Berobat Alternatif, Locik Tewas

 

Atas penangkapan itu, Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi membenarkan.

 

Dijelaskan, selain mengamankan kedua oknum pelajar, polisi juga menangkap tiga orang yang diduga sebagai penadah hasil barang curian.

 

Ketiga orang itu, yaitu Masdar, 49 , Fitriyah, 37 dan Muhammad Gojali, 25. 

 

“Kami amankan BB hasil curian. Dan untuk kasus ini, keduanya kami kenakan Pasal 363 KUHP. Sedangkan tiga penadah dikenakan Pasal 480 KUHP,” tutupnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/