alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Semasa Hidup, Mendiang Dikenal Sebagai Sosok Pekerja Keras dan Ulet

UBUD-Pemahat Patung, I Ketut Nongos, 86, ditemukan tewas membusuk di tempatnya bekerja di Tjokot Art Gallery di Banjar Teges Yangloni, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali, Selasa malam (29/6) sekitar pukul 19.00 WITA.

 

Jasad seniman tua, ini ditemukan pertama kali oleh istri keponakannya, yakni Saksi Desak Ketut Raitawati saat hendak membawakan beras.

 

Saat ditemukan, selain sudah dalam kondisi jasad membengkak dan membusuk,jasad korban juga ditemukan dalam posisi tergeletak di lantai Tjokot Art Gallery dengan posisi kepala menghadap barat daya.

 

Saat ditemukan pertama kali, tubuh korban juga ditemukan dalam posisi menyandar pada patung kayu.

 

Kapolsek Ubud, AKP I Made Tama, menyebutkan, dari hasil visum luar, diduga kuat, korban meninggal karena sakit.

Baca Juga:  Sadis, Gangguan Jiwa Kambuh, Aniaya Ibu Kandung Hingga Paha Patah

 

Dugaan kuat ini, juga dibenarkan dari pihak keluarga korban.

 

Menurut keluarga korban, sebelum ditemukan meninggal di gallery, korban diketahui tinggal sendirian sepeninggal istrinya.

 

Korban juga diketahui tidak memiliki keturunan.

 

Dalam keseharian, korban yang sudah uzur ini dikenal sebagai sosok pekerja keras, ulet, tidak suka hidup bergantung pada orang lain, dan terus berkarya hingga akhir hayatnya.

 

Meski hidup sendirian, keponakan korban kerap berkunjung ke rumah mendiang membawakan kebutuhan sehari-hari.

 

Sedangkan terkait prosesi pemakaman korban, rencananya jasad korban akan dilakukan pada Kamis pagi (1/7) ini. 

UBUD-Pemahat Patung, I Ketut Nongos, 86, ditemukan tewas membusuk di tempatnya bekerja di Tjokot Art Gallery di Banjar Teges Yangloni, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali, Selasa malam (29/6) sekitar pukul 19.00 WITA.

 

Jasad seniman tua, ini ditemukan pertama kali oleh istri keponakannya, yakni Saksi Desak Ketut Raitawati saat hendak membawakan beras.

 

Saat ditemukan, selain sudah dalam kondisi jasad membengkak dan membusuk,jasad korban juga ditemukan dalam posisi tergeletak di lantai Tjokot Art Gallery dengan posisi kepala menghadap barat daya.

 

Saat ditemukan pertama kali, tubuh korban juga ditemukan dalam posisi menyandar pada patung kayu.

 

Kapolsek Ubud, AKP I Made Tama, menyebutkan, dari hasil visum luar, diduga kuat, korban meninggal karena sakit.

Baca Juga:  Penyidik Mulai Panggil dan Periksa Pelapor

 

Dugaan kuat ini, juga dibenarkan dari pihak keluarga korban.

 

Menurut keluarga korban, sebelum ditemukan meninggal di gallery, korban diketahui tinggal sendirian sepeninggal istrinya.

 

Korban juga diketahui tidak memiliki keturunan.

 

Dalam keseharian, korban yang sudah uzur ini dikenal sebagai sosok pekerja keras, ulet, tidak suka hidup bergantung pada orang lain, dan terus berkarya hingga akhir hayatnya.

 

Meski hidup sendirian, keponakan korban kerap berkunjung ke rumah mendiang membawakan kebutuhan sehari-hari.

 

Sedangkan terkait prosesi pemakaman korban, rencananya jasad korban akan dilakukan pada Kamis pagi (1/7) ini. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/