alexametrics
25.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Terpisah Saat Kapal Karam, Sugianto Harus Kehilangan Dua Anaknya

NEGARA– Musibah tenggelamnya KMP Yunicee di Perairan Selat Bali, Selasa (29/6) malam benar-benar menyisakan luka dan duka mendalam bagi keluarga korban.

Salah satunya Sugianto, ia harus kehilangan dua anaknya Alifiah Putri Sugiarti,19, dan Bagas Putra Sugiarto, 17.

Remaja kakak beradik anak Sugianto ini sempat terpisah saat peristiwa nahas terjadi.

Identifikasi jenazah korban meninggal dalam peristiwa tersebut petugas hanya berhasil mengidentifikasi Alifiah Putri Sugiarti.

Sedangkan Bagas Putra Sugiarto yang sebelumnya berstatus jenazah tanpa identitas, dikenali Sugianto saat mendatangi kamar jenazah RSU Negara.

Sugianto memastikan bahwa jenazah tersebut anaknya dari pakaian yang dikenakan, sehingga membuat pria asal Jember yang sudah berdomisili di Denpasar Selatan itu langsung lemas.

Baca Juga:  [Breaking News] Polisi Akhirnya Tetapkan Nengah Kicen Tersangka

Sambil memeluk istrinya, Sugianto yang kehilangan dua buah hatinya hanya bisa menangis.

Karena, Sugianto yang sebelumnya mendapat kabar bahwa anak sulungnya meninggal, saat mendatangi kamar jenazah melihat anak bungsunya sudah meninggal bersama kakaknya dalam peristiwa tenggelamnya kapal yang sama ditumpangi Sugianto dan kedua anaknya.

Ditemui di depan kamar jenazah RSU Negara, Sugianto hanya berkisah sedikit tentang peristiwa tragis tersebut.

Sugianto yang datang dari Jember bersama dua anaknya, tidak menyangka kapal yang ditumpangi dari Pelabuhan Ketapang akan tenggelam.

Sugianto yang sempat berenang sekitar satu jam saat kapal tenggelam sudah berusaha mencari anaknya.

Di tengah pencarian dua anaknya, Sugianto yang berenang kemudian ditolong kapal yang baru bertolak dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Baca Juga:  TNI AL Tambah Personel, Dua KRI Temukan Life Raft Milik KMP Yunicee

Rabu pagi, akhirnya Sugianto mendapat kabar meninggalnya anak sulungnya sehingga langsung datang ke RSU Negara.


NEGARA– Musibah tenggelamnya KMP Yunicee di Perairan Selat Bali, Selasa (29/6) malam benar-benar menyisakan luka dan duka mendalam bagi keluarga korban.

Salah satunya Sugianto, ia harus kehilangan dua anaknya Alifiah Putri Sugiarti,19, dan Bagas Putra Sugiarto, 17.

Remaja kakak beradik anak Sugianto ini sempat terpisah saat peristiwa nahas terjadi.

Identifikasi jenazah korban meninggal dalam peristiwa tersebut petugas hanya berhasil mengidentifikasi Alifiah Putri Sugiarti.

Sedangkan Bagas Putra Sugiarto yang sebelumnya berstatus jenazah tanpa identitas, dikenali Sugianto saat mendatangi kamar jenazah RSU Negara.

Sugianto memastikan bahwa jenazah tersebut anaknya dari pakaian yang dikenakan, sehingga membuat pria asal Jember yang sudah berdomisili di Denpasar Selatan itu langsung lemas.

Baca Juga:  Polisi Cari Pasutri yang Kabur dari RS Unud Usai Rapid Test Reaktif

Sambil memeluk istrinya, Sugianto yang kehilangan dua buah hatinya hanya bisa menangis.

Karena, Sugianto yang sebelumnya mendapat kabar bahwa anak sulungnya meninggal, saat mendatangi kamar jenazah melihat anak bungsunya sudah meninggal bersama kakaknya dalam peristiwa tenggelamnya kapal yang sama ditumpangi Sugianto dan kedua anaknya.

Ditemui di depan kamar jenazah RSU Negara, Sugianto hanya berkisah sedikit tentang peristiwa tragis tersebut.

Sugianto yang datang dari Jember bersama dua anaknya, tidak menyangka kapal yang ditumpangi dari Pelabuhan Ketapang akan tenggelam.

Sugianto yang sempat berenang sekitar satu jam saat kapal tenggelam sudah berusaha mencari anaknya.

Di tengah pencarian dua anaknya, Sugianto yang berenang kemudian ditolong kapal yang baru bertolak dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Baca Juga:  Ini Motif Utama Pria Keturunan Tiongkok Itu Ditebas Orang Tak Dikenal

Rabu pagi, akhirnya Sugianto mendapat kabar meninggalnya anak sulungnya sehingga langsung datang ke RSU Negara.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/