alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, July 1, 2022

Lacak, Investigasi, Gorok Korban, Trik 27 WNA Penipu Online

RadarBali.com  – 27 warga negara Tiongkok dan Taiwan yang terlibat penipuan lintas negara via telepon akhirnya diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda GA 653, kemarin (31/7).

Mereka diterbangkan ke Jakarta sekitar pukul 14.30 Wita via Bandara Ngurah Rai. Wadirreskrimsus Polda Bali AKBP Ruddi Setiawan menyatakan, dari hasil pengembangan sementara di Polda Bali, para pelaku memiliki peran masing-masing dalam melakukan aksinya.

Ada yang bertugas melacak korban yang memiliki kasus. Ada pelaku yang bertugas menyamar sebagai polisi untuk melakukan penyidikan dengan mendatangi korban sembari melakukan investigasi.

Dan, ada pula yang bertugas menawarkan jasa agar kasusnya diringankan dengan membayar sejumlah uang. “Tapi, mereka semua dalam satu tim,” ujar AKBP Ruddi Setiawan.

Setelah mendapat hasil baru dibagi rata antaranggota. “Penyidikan sementara di Polda (Bali) selesai, nanti diteruskan di Mabes (Polri),” ungkapnya.

Dengan tuntasnya penyidikan sementara, para pelaku segera diterbangkan ke Jakarta melalui Bandara Ngurah Rai pukul 14.30 Wita dengan pengawalan ketat aparat kepolisian bersenjata lengkap.

Para tersangka menggunakan pesawat komersial Garuda dan berbaur dengan penumpang sipil lainnya. Yang membedakan, mereka masuk pesawat melalui jalur khusus.

Berbeda dengan penumpang reguler lainnya. “Total yang ada dalam rombongan sebanyak 57 orang. Terdiri dari 27 pelaku, sisanya adalah petugas kepolisian,” katanya.

Selama perjalanan, para tersangka dipastikan dalam keadaan tangan terborgol dan dipastikan tidak akan mengganggu keamanan dan kenyamanan penumpang lainnya. “Mereka kami awasi secara ketat,” papar mantan Kapolres Badung ini. 



RadarBali.com  – 27 warga negara Tiongkok dan Taiwan yang terlibat penipuan lintas negara via telepon akhirnya diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda GA 653, kemarin (31/7).

Mereka diterbangkan ke Jakarta sekitar pukul 14.30 Wita via Bandara Ngurah Rai. Wadirreskrimsus Polda Bali AKBP Ruddi Setiawan menyatakan, dari hasil pengembangan sementara di Polda Bali, para pelaku memiliki peran masing-masing dalam melakukan aksinya.

Ada yang bertugas melacak korban yang memiliki kasus. Ada pelaku yang bertugas menyamar sebagai polisi untuk melakukan penyidikan dengan mendatangi korban sembari melakukan investigasi.

Dan, ada pula yang bertugas menawarkan jasa agar kasusnya diringankan dengan membayar sejumlah uang. “Tapi, mereka semua dalam satu tim,” ujar AKBP Ruddi Setiawan.

Setelah mendapat hasil baru dibagi rata antaranggota. “Penyidikan sementara di Polda (Bali) selesai, nanti diteruskan di Mabes (Polri),” ungkapnya.

Dengan tuntasnya penyidikan sementara, para pelaku segera diterbangkan ke Jakarta melalui Bandara Ngurah Rai pukul 14.30 Wita dengan pengawalan ketat aparat kepolisian bersenjata lengkap.

Para tersangka menggunakan pesawat komersial Garuda dan berbaur dengan penumpang sipil lainnya. Yang membedakan, mereka masuk pesawat melalui jalur khusus.

Berbeda dengan penumpang reguler lainnya. “Total yang ada dalam rombongan sebanyak 57 orang. Terdiri dari 27 pelaku, sisanya adalah petugas kepolisian,” katanya.

Selama perjalanan, para tersangka dipastikan dalam keadaan tangan terborgol dan dipastikan tidak akan mengganggu keamanan dan kenyamanan penumpang lainnya. “Mereka kami awasi secara ketat,” papar mantan Kapolres Badung ini. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/