alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Orangtua Pembuang Bayi di Bangli Diciduk, Fakta-fakta Baru Terungkap

BANGLI – Kasus pembuangan bayi yang ditemukan Rabu (24/7) lalu di Banjar Lumbuan, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, akhirnya terkuak.

Sang ibu pembuang bayi berinisial NKJ, 21, akhirnya berhasil diamankan polisi. Selain NKJ, polisi juga mengamankan pacarnya berinisial KS, 19.

Menurut informasi, kasus pembuangan bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut, terungkap berkat informasi yang didapatkan petugas dari salah satu klinik yang ada di wilayah Gianyar.

Bahwa NKJ beberapa kali sempat berobat ke klinik tersebut. Dari informasi tersebut petugas melakukan pengembangan, hingga akhirnya mendatangi NKJ.

Ketika diinterogasi, NKJ mengakui bahwa dirinya sempat melahirkan pada Rabu lalu tepat di hari Raya Galungan.

NKJ melahirkan di rumah sang pacar yakni KS, di salah satu banjar di wilayah Susut. Setelah mengamankan NKJ, selanjutnya, petugas mendatangi rumah KS.

Baca Juga:  Berdarah Dingin, Sambil Senyum Pelaku Tak Menyesal Habisi Nyawa Korban

Lelaki itu mengakui bahwa dirinya membantu proses persalinan NKJ. Persalinan normal itu melahirkan bayi laki-laki dalam kondisi selamat dan sehat.

Namun pasangan muda-mudi ini, tega membuang bayi tersebut di jalan. Bayi yang baru dilahirkan tersebut dibungkus menggunakan handuk berwarna hijau, selanjutnya dimasukan ke dalam tas.

Tidak berselang lama, KS membawa bayi tersebut menggunakan sepeda motor. Sempat berkeliling di wilayah Susut, sampai akhirnya memutuskan untuk membuang bayinya disebuah bangunan yang tidak terkunci di Banjar Lumbuan.

Bayi tersebut dibuang sekitar pukul 08.00. Pihak kepolisian sudah melakukan pra rekontruksi terkait kasus tersebut.

Setidaknya ada 20 adegan yang diperagakan, mulai dari NKJ melahirkan hingga kembali dari membuang bayi.

Baca Juga:  Diwarnai Tangis dan Kejar-Kejaran, Empat Pembunuh Polisi Diancam Mati

Kapolsek Susut AKP I Made Ariawan belum bisa dimintai keterangan.  Sementara itu, bayi yang dibuang telah dikremasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Bangli. Kremasi berlangsung Selasa (30/7) lalu.



BANGLI – Kasus pembuangan bayi yang ditemukan Rabu (24/7) lalu di Banjar Lumbuan, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, akhirnya terkuak.

Sang ibu pembuang bayi berinisial NKJ, 21, akhirnya berhasil diamankan polisi. Selain NKJ, polisi juga mengamankan pacarnya berinisial KS, 19.

Menurut informasi, kasus pembuangan bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut, terungkap berkat informasi yang didapatkan petugas dari salah satu klinik yang ada di wilayah Gianyar.

Bahwa NKJ beberapa kali sempat berobat ke klinik tersebut. Dari informasi tersebut petugas melakukan pengembangan, hingga akhirnya mendatangi NKJ.

Ketika diinterogasi, NKJ mengakui bahwa dirinya sempat melahirkan pada Rabu lalu tepat di hari Raya Galungan.

NKJ melahirkan di rumah sang pacar yakni KS, di salah satu banjar di wilayah Susut. Setelah mengamankan NKJ, selanjutnya, petugas mendatangi rumah KS.

Baca Juga:  Cekcok Saat Pawai Ogoh-Ogoh, Putu Agus Budiada Main Tikam

Lelaki itu mengakui bahwa dirinya membantu proses persalinan NKJ. Persalinan normal itu melahirkan bayi laki-laki dalam kondisi selamat dan sehat.

Namun pasangan muda-mudi ini, tega membuang bayi tersebut di jalan. Bayi yang baru dilahirkan tersebut dibungkus menggunakan handuk berwarna hijau, selanjutnya dimasukan ke dalam tas.

Tidak berselang lama, KS membawa bayi tersebut menggunakan sepeda motor. Sempat berkeliling di wilayah Susut, sampai akhirnya memutuskan untuk membuang bayinya disebuah bangunan yang tidak terkunci di Banjar Lumbuan.

Bayi tersebut dibuang sekitar pukul 08.00. Pihak kepolisian sudah melakukan pra rekontruksi terkait kasus tersebut.

Setidaknya ada 20 adegan yang diperagakan, mulai dari NKJ melahirkan hingga kembali dari membuang bayi.

Baca Juga:  Berdarah Dingin, Sambil Senyum Pelaku Tak Menyesal Habisi Nyawa Korban

Kapolsek Susut AKP I Made Ariawan belum bisa dimintai keterangan.  Sementara itu, bayi yang dibuang telah dikremasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Bangli. Kremasi berlangsung Selasa (30/7) lalu.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/