alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Ini Dua Merek Beras yang Dikurangi Timbangannya oleh Tersangka Darmo

RadarBali.com – Berdasar penyelidikan polisi, hanya ada dua merk beras yang disedot atau dikurangi oleh tersangka Darmo Wibowo, yaitu Putri Sejati dan Ratu Ayu.

Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo mengatakan Darmo Wiboso, lewat UD Mekar Sari telah beroperasi hampir setahun lebih.

“Ini gudang resmi penyimpanan sembako. Ancaman hukuman tersangka lebih dari 5 tahun sehingga Darmo bisa ditahan. Melanggar Pasal UU Perlindungan Konsumen,” jelasnya.

Dari mana asal barang bukti? Hadi menjawa beras berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur dan disuplai ke Denpasar.

“Biasanya dijual di toko-toko kecil yang menjual beras secara ecer. Para pedagang setelah diberi tahu baru sadar akan kerugian yang mereka alami,” paparnya.

Baca Juga:  Buron 2 x 24 Jam, Tahanan Polresta yang Kabur Dibekuk saat Curi Ponsel

Sementara itu, kerja sama dengan pihak lain masih terus didalami. “Distributor tak punya kesalahan. Dia secara resmi dijual sesuai prosedur. Tapi agennya ini yang nakal. Dengan cara dikurangi. Tangkapan baru ini ditemukan. Modus baru,” jelas perwira tiga melati di pundak tersebut.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, Kombes Hadi membeberkan bahwa Satgas Beras Polresta Denpasar yang dibentuk berdasarkan instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bertujuan untuk memberantas mafia beras.

Ketiga tertangkap tangan saat sedang nyoblos menggunakan besi berlubang yang terhubung dengan vacum cleaner.

“Beras yang datang dari Banyuwangi langsung disedot, dimasukkan ke karung yang sama merk-nya, (karung habis pakai), dijahit, dijual ke masyarakat,” ulangnya.

Baca Juga:  Marak Balap Liar,Polisi Minta Pelajar Denpasar Tak Terlibat Geng Motor

Kasatreskrim Polresta Kompol Aris Purwanto menambahkan UD Mekar Sari memiliki SIUP usaha kecil sehingga berhak menjual barang ke toko-toko kecil.

“Sah usahanya. Masyarakat tak sadar ditipu. Nggak merasa rugi.Konsumen harus kita lindungi,” terangnya. 



RadarBali.com – Berdasar penyelidikan polisi, hanya ada dua merk beras yang disedot atau dikurangi oleh tersangka Darmo Wibowo, yaitu Putri Sejati dan Ratu Ayu.

Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo mengatakan Darmo Wiboso, lewat UD Mekar Sari telah beroperasi hampir setahun lebih.

“Ini gudang resmi penyimpanan sembako. Ancaman hukuman tersangka lebih dari 5 tahun sehingga Darmo bisa ditahan. Melanggar Pasal UU Perlindungan Konsumen,” jelasnya.

Dari mana asal barang bukti? Hadi menjawa beras berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur dan disuplai ke Denpasar.

“Biasanya dijual di toko-toko kecil yang menjual beras secara ecer. Para pedagang setelah diberi tahu baru sadar akan kerugian yang mereka alami,” paparnya.

Baca Juga:  Jaksa Lawan Putusan Bebas Bos BPR Legian, Sebut Hakim Tidak Cermat

Sementara itu, kerja sama dengan pihak lain masih terus didalami. “Distributor tak punya kesalahan. Dia secara resmi dijual sesuai prosedur. Tapi agennya ini yang nakal. Dengan cara dikurangi. Tangkapan baru ini ditemukan. Modus baru,” jelas perwira tiga melati di pundak tersebut.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, Kombes Hadi membeberkan bahwa Satgas Beras Polresta Denpasar yang dibentuk berdasarkan instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bertujuan untuk memberantas mafia beras.

Ketiga tertangkap tangan saat sedang nyoblos menggunakan besi berlubang yang terhubung dengan vacum cleaner.

“Beras yang datang dari Banyuwangi langsung disedot, dimasukkan ke karung yang sama merk-nya, (karung habis pakai), dijahit, dijual ke masyarakat,” ulangnya.

Baca Juga:  Buron 2 x 24 Jam, Tahanan Polresta yang Kabur Dibekuk saat Curi Ponsel

Kasatreskrim Polresta Kompol Aris Purwanto menambahkan UD Mekar Sari memiliki SIUP usaha kecil sehingga berhak menjual barang ke toko-toko kecil.

“Sah usahanya. Masyarakat tak sadar ditipu. Nggak merasa rugi.Konsumen harus kita lindungi,” terangnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/