alexametrics
26.8 C
Denpasar
Wednesday, June 29, 2022

TSK Sumir, Kapolda Mendadak Ngaku Sulit Ungkap Penyerang Brimob

RadarBali.com – Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose terkesan plin-plan dalam memberikan keterangan mengenai kasus penyerangan anggota Brimob yang terjadi di Hotel Ayana, Selasa, 8 Agustus  lalu.

Sebelumnya, Kapolda mengaku sangat gampang mengungkap kasus tersebut. Kini jenderal bintang dua ini mendadak mengatakan, sulit untuk mengungkap kasus tersebut.

“Mudah-mudahan satu saat masalah ini bisa terungkap. Kami dibantu dengan TNI karena kami mengalami kesulitan. Aksi itu sepertinya sudah disiapkan. Seperti yang saya jelaskan waktu lalu, proses penyerangan ke anggota ini waktunya hanya 1 menit 41 detik,” tutur Irjen Golose.

Bagaimana dengan korban? Menurutnya, saat ini kondisi korban dalam keadaan stabil. Dan, keterangan yang diberikan sudah lebih jelas dari sebelum-sebelumnya.

“Memang kesehatannya sedikit mengalami gangguan sehingga dia agak berhalusinasi. Contohnya dia menerangkan bahwa satpam ada sebelum kejadian namun yang sebenarnya satpam ada sesudah kejadian. Dan betul-betul saat kejadian hanya ada yang bersangkutan,” ungkapnya.

“Dari hasil olah para rekonstruksi dan visum, korban dipukul di bagian wajah depan bagian kiri. Minimal pukulannya bisa menjatuhkan orang. Motif belum bisa dibeberkan, biarkan anggota bekerja mencari tahu. Sketsa wajah saya janji satu bulan lagi dikeluarkan,” paparnya.

Dirinya mengaku sampai saat ini anggota terus melakukan pengembangan. Polda Bali berencana bekerja sama dengan masyarakat untuk memantau pergerakan pelaku.



RadarBali.com – Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose terkesan plin-plan dalam memberikan keterangan mengenai kasus penyerangan anggota Brimob yang terjadi di Hotel Ayana, Selasa, 8 Agustus  lalu.

Sebelumnya, Kapolda mengaku sangat gampang mengungkap kasus tersebut. Kini jenderal bintang dua ini mendadak mengatakan, sulit untuk mengungkap kasus tersebut.

“Mudah-mudahan satu saat masalah ini bisa terungkap. Kami dibantu dengan TNI karena kami mengalami kesulitan. Aksi itu sepertinya sudah disiapkan. Seperti yang saya jelaskan waktu lalu, proses penyerangan ke anggota ini waktunya hanya 1 menit 41 detik,” tutur Irjen Golose.

Bagaimana dengan korban? Menurutnya, saat ini kondisi korban dalam keadaan stabil. Dan, keterangan yang diberikan sudah lebih jelas dari sebelum-sebelumnya.

“Memang kesehatannya sedikit mengalami gangguan sehingga dia agak berhalusinasi. Contohnya dia menerangkan bahwa satpam ada sebelum kejadian namun yang sebenarnya satpam ada sesudah kejadian. Dan betul-betul saat kejadian hanya ada yang bersangkutan,” ungkapnya.

“Dari hasil olah para rekonstruksi dan visum, korban dipukul di bagian wajah depan bagian kiri. Minimal pukulannya bisa menjatuhkan orang. Motif belum bisa dibeberkan, biarkan anggota bekerja mencari tahu. Sketsa wajah saya janji satu bulan lagi dikeluarkan,” paparnya.

Dirinya mengaku sampai saat ini anggota terus melakukan pengembangan. Polda Bali berencana bekerja sama dengan masyarakat untuk memantau pergerakan pelaku.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/