alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Heboh Akta Cerai Palsu, Disdukcapil Gianyar Ngaku Kecolongan

GIANYAR-Terbongkarnya kasus dugaan penerbitan akta cerai palsu menjadi tamparan keras bagi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gianyar

 

Bahkan atas kasus ini, pihak Disdukcapil Gianyar mengaku baru tahu dan kecolongan.

 

Seperti disampaikan Kepala Seksi Perkawinan dan Perceraian Disdukcapil Gianyar Susilawati.

 

Saat dikonfirmasi, Selasa (1/9), Susilawati berdalih baru mengetahui terkait kasus terbitnya akta cerai palsu.

 

“Kami kecolongan ini. Ada oknum pegawai kami yang mengeluarkan akta ini tanpa sepengetahuan saya dan kepala dinas,” ujar Susilawati di kantornya.

 

Menurutnya, atas temuan itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan di Disdukcapil Gianyar.

 

“Rencana akta ini kami tarik,” jelasnya.

Baca Juga:  Kerugian Nagara yang Harus Diganti Rp 42,6 Miliar

 

Selain itu, pihaknya mengaku teledor, karena nomor perkara cerai tidak sesuai dengan akta cerai yang terbit karena sidang pada nomor perkara beda orang.

 

“Ini jadi PR (pekerjaan rumah, red) bagi kami,” ujarnya. 

 

Atas keteledoran itu, dia pun berniat mundur sebagai Kasi.

 

“Saya dari hari Sabtu tidak tenang. Kalau begini saja, ada oknum staf begini, saya mau mundur,” ujarnya menyesalkan.

 

Sementara itu, Hakim yang juga Humas PN Gianyar Wawan Edi Prastiyo mengatakan, dengan adanya kasus dugaan penerbitan akta cerai palsu, selain pihak PN, pihak yang bercerai sangat dirugikan.

 

“Jadi bukan hanya kami yang rugi. Tapi, jika orang tidak mau cerai tapi dibuatkan akta seperti ini. Kan masalah jadinya,” tegasnya.

Baca Juga:  Akhir Cerita Dua Bersaudara usai Adu Jotos di Bandara Ngurah Rai

Untuk itu, guna menghindari kasus serupa terulang, pihaknya menyatakan akan melakukan penelusuran.

 

“(Kasus akta cerai palsu) Ini akan kami telusuri dan bisa bisa berdampak hukum pidana,” tukas Wawan. 



GIANYAR-Terbongkarnya kasus dugaan penerbitan akta cerai palsu menjadi tamparan keras bagi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gianyar

 

Bahkan atas kasus ini, pihak Disdukcapil Gianyar mengaku baru tahu dan kecolongan.

 

Seperti disampaikan Kepala Seksi Perkawinan dan Perceraian Disdukcapil Gianyar Susilawati.

 

Saat dikonfirmasi, Selasa (1/9), Susilawati berdalih baru mengetahui terkait kasus terbitnya akta cerai palsu.

 

“Kami kecolongan ini. Ada oknum pegawai kami yang mengeluarkan akta ini tanpa sepengetahuan saya dan kepala dinas,” ujar Susilawati di kantornya.

 

Menurutnya, atas temuan itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan di Disdukcapil Gianyar.

 

“Rencana akta ini kami tarik,” jelasnya.

Baca Juga:  Kerugian Nagara yang Harus Diganti Rp 42,6 Miliar

 

Selain itu, pihaknya mengaku teledor, karena nomor perkara cerai tidak sesuai dengan akta cerai yang terbit karena sidang pada nomor perkara beda orang.

 

“Ini jadi PR (pekerjaan rumah, red) bagi kami,” ujarnya. 

 

Atas keteledoran itu, dia pun berniat mundur sebagai Kasi.

 

“Saya dari hari Sabtu tidak tenang. Kalau begini saja, ada oknum staf begini, saya mau mundur,” ujarnya menyesalkan.

 

Sementara itu, Hakim yang juga Humas PN Gianyar Wawan Edi Prastiyo mengatakan, dengan adanya kasus dugaan penerbitan akta cerai palsu, selain pihak PN, pihak yang bercerai sangat dirugikan.

 

“Jadi bukan hanya kami yang rugi. Tapi, jika orang tidak mau cerai tapi dibuatkan akta seperti ini. Kan masalah jadinya,” tegasnya.

Baca Juga:  YESS, Pembobol Rumah Turis Tiongkok Dibekuk saat Tidur Pulas

Untuk itu, guna menghindari kasus serupa terulang, pihaknya menyatakan akan melakukan penelusuran.

 

“(Kasus akta cerai palsu) Ini akan kami telusuri dan bisa bisa berdampak hukum pidana,” tukas Wawan. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/