alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Tertunda Sepekan, Pastikan Rekontruksi Pembunuhan Pria Sumba Kamis Ini

MANGUPURA – Masih ingat dengan kasus pembunuhan yang menewaskan pemuda asal Sumba Timur NTT, Aka Haleku Maramba Tana, di Jalan Bypass Munggu, Mengwi, Badung 2 September 2018 lalu?

Ya, usai menangkap ketiga pelaku I Ketut Alit Wiguna alias Alit, 23; I Gusti Bagus Deva Aditia alias Deva, 21,

dan I Gusti Bagus Kadek Surya Adiaksa, 19, polisi tengah berusaha merampungkan berkas ketiga tersangka sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

Salah satu syarat merampungkan berkas adalah menggelar rekonstruksi. Proses rekonstruksi rencana awal digelar pekan lalu, namun ditunda.

Tapi, ada kepastian rekonstruksi akan digelar, Kamis (4/10) mendatang. “Kita agendakan rekonstruksi Kamis nanti,” ujar Kapolres Badung AKBP Yudith Satria Hananta, Senin (1/10) siang.

Baca Juga:  Razia di Terminal Mengwi, Amankan 28 Duktang Tanpa Identitas

Menurutnya, rekonstruksi ini dilakukan atas permintaan jaksa. Lanjut dia, rekonstruksi ini dilakukan untuk meyakinkan terkait seperti apa adegan-adegan yang dilakukan oleh ketiga pelaku saat membunuh korban. 

“Rekonstruksi ini bukan untuk menambah alat bukti. Tapi untuk meyakinkan. Setelah itu, baru kasus ini bisa dilimpahkan ke jaksa,” tegasnya.

Sebagaimana diberitakan, kasus pembunuhan yang menyebabkan pemuda asal Sumba Timur, NTT ini terjadi karena masalah sepele.

Di mana saat itu, ketiga pelaku sedang minum-minuman keras di tempat mereka di warung tempat kerja korban bersama satu pelaku lain yakni Alit.

Korban yang melihat hal itu lalu melarang ketiganya agar tidak mabuk di lokasi tersebut. Tidak terima dilarang, terjadi cekcok yang berujung pengeroyokan.

Baca Juga:  MIMIH! Tangan dan Kaki Dirantai, Ketut Ismaya Bantah Pakai Narkoba

Ujungnya, korban tewas dengan sejumlah luka tusuk di tubuh. Belakangan diketahui, ternyata ketiganya juga sempat berurusan dengan hukum pada tahun 2015 lalu atas kasus curanmor.

Ketiga pelaku diketahui merupakan anggota geng motor bernama Dongki.



MANGUPURA – Masih ingat dengan kasus pembunuhan yang menewaskan pemuda asal Sumba Timur NTT, Aka Haleku Maramba Tana, di Jalan Bypass Munggu, Mengwi, Badung 2 September 2018 lalu?

Ya, usai menangkap ketiga pelaku I Ketut Alit Wiguna alias Alit, 23; I Gusti Bagus Deva Aditia alias Deva, 21,

dan I Gusti Bagus Kadek Surya Adiaksa, 19, polisi tengah berusaha merampungkan berkas ketiga tersangka sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

Salah satu syarat merampungkan berkas adalah menggelar rekonstruksi. Proses rekonstruksi rencana awal digelar pekan lalu, namun ditunda.

Tapi, ada kepastian rekonstruksi akan digelar, Kamis (4/10) mendatang. “Kita agendakan rekonstruksi Kamis nanti,” ujar Kapolres Badung AKBP Yudith Satria Hananta, Senin (1/10) siang.

Baca Juga:  Dian Septana Ditemukan Meninggal sebelum Antar Pak Hakim ke Bandara

Menurutnya, rekonstruksi ini dilakukan atas permintaan jaksa. Lanjut dia, rekonstruksi ini dilakukan untuk meyakinkan terkait seperti apa adegan-adegan yang dilakukan oleh ketiga pelaku saat membunuh korban. 

“Rekonstruksi ini bukan untuk menambah alat bukti. Tapi untuk meyakinkan. Setelah itu, baru kasus ini bisa dilimpahkan ke jaksa,” tegasnya.

Sebagaimana diberitakan, kasus pembunuhan yang menyebabkan pemuda asal Sumba Timur, NTT ini terjadi karena masalah sepele.

Di mana saat itu, ketiga pelaku sedang minum-minuman keras di tempat mereka di warung tempat kerja korban bersama satu pelaku lain yakni Alit.

Korban yang melihat hal itu lalu melarang ketiganya agar tidak mabuk di lokasi tersebut. Tidak terima dilarang, terjadi cekcok yang berujung pengeroyokan.

Baca Juga:  MIMIH! Tangan dan Kaki Dirantai, Ketut Ismaya Bantah Pakai Narkoba

Ujungnya, korban tewas dengan sejumlah luka tusuk di tubuh. Belakangan diketahui, ternyata ketiganya juga sempat berurusan dengan hukum pada tahun 2015 lalu atas kasus curanmor.

Ketiga pelaku diketahui merupakan anggota geng motor bernama Dongki.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/