alexametrics
30.4 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Penyuluh Agama di Badung Doyan Nyabu ternyata Duda dan Pacarnya Janda

MANGUPURA – Nyoman Handayana, PNS yang bertugas sebagai penyuluh agama di Kementerian Agama Kabupaten Badung terlibat narkoba. Tenyata, dia duda beranak tiga.

 

Tidak itu saja, sang pacar, bernama Ni Putu Eka Septya Dewi juga merupakan janda beranak dua.

 

Keduanya ditangkap Sabtu (18/9) sekitar pukul 12.00. Kini polisi sementara dalami terkait dugaan pengedar dan siapa bandar, termasuk jaringannya.

Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes didampingi Kasatresnarkoba AKP Budi Artama menerangkan, pasangan kekasih (duda dan janda) itu diamankan di Jalan Siwa, Banjar Dajan Peken, Mengwi, Badung, Sabtu (18/9) sekitar pukul 12.00.

 

“Keduanya diamankan berdasarkan informasi bahwa pergerkan keduanya sangat mencurigakan,” jelasnya.

 

Tim langsung membuntuti pergerakan keduanya. Hingga Sabtu itu, keduanya berada di kawasan Jalan Siwa, Banjar Dajan Peken, Mengwi, Badung.

Baca Juga:  Lagi Pangkas Rambut, Mendadak Kejang, Budiono Tewas Mendadak

 

“Awalnya digerebak dan dilakukan penggeledahan, barang bukti belum ditemukan,” ujar Leo dalam rilis pers di Mapolres Badung, Kamis (30/9).

 

Dari pemeriksaan handphone (HP) milik  Eka, polisi akhirnya menemukan adanya percakapan dan alamat tempelan narkoba.

 

Tim kemudian mengajak PNS yang merupakan staff salah satu Kementerian serta pacarnya tersebut ke lokasi yang dimaksud.

 

“Namun mereka baru mengaku barang bukti sudah diambil dan disembunyikan di atas rumput. Tepatnya di samping Pura Banjar Dajan Peken, Mengwi,” katanya.

Setelah itu para pelaku diajak ke lokasi barang bukti tersebut disembunyikan. Setibanya di lokasi, petugas berhasil menemukan satu plastik klip yang didalamnya berisi narkotika jenis Sabu seberat 0,11 gram.

 

Petugas lanjut mengajak mereka ke kosannya di dekat pura. Di sana ditemukan alat hisap atau bong dan korek api gas yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu.

Baca Juga:  Tujuh Fakta Pembunuhan Warga Slovakia di Denpasar yang Perlu Diketahui

Keduanya mengaku bahwa sabu tersebut adalah milik seseorang bernama Made. Sejoli itu sebut dibeli atau diperoleh dari orang bernama Gus Edi seharga Rp350 ribu.

 

Menariknya, Gus Edi saat ini disebut tengah mendekam di Lapas. Selanjutnya para pelaku dan barang bukti diamankan ke Polres Badung untuk proses penyidikan lebih lanjut.

 

“Kami masih dalami keterangan mereka,” sebutnya.

Kasatresnarkoba AKP Budi Artama menambahkan bahwa, setelah berkoordinasi dengan pihak Kementrian Agama Badung, diketahui bahwa lelaki tersebut jarang masuk kantor.

 

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak di tempatnya bekerja. Kami tidak pandang bulu dalam membasmi narkoba. Siapa pun dia pasti diproses. Keduanya doamanka usai pesta narkoba,” cetusnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

MANGUPURA – Nyoman Handayana, PNS yang bertugas sebagai penyuluh agama di Kementerian Agama Kabupaten Badung terlibat narkoba. Tenyata, dia duda beranak tiga.

 

Tidak itu saja, sang pacar, bernama Ni Putu Eka Septya Dewi juga merupakan janda beranak dua.


 

Keduanya ditangkap Sabtu (18/9) sekitar pukul 12.00. Kini polisi sementara dalami terkait dugaan pengedar dan siapa bandar, termasuk jaringannya.

Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes didampingi Kasatresnarkoba AKP Budi Artama menerangkan, pasangan kekasih (duda dan janda) itu diamankan di Jalan Siwa, Banjar Dajan Peken, Mengwi, Badung, Sabtu (18/9) sekitar pukul 12.00.

 

“Keduanya diamankan berdasarkan informasi bahwa pergerkan keduanya sangat mencurigakan,” jelasnya.

 

Tim langsung membuntuti pergerakan keduanya. Hingga Sabtu itu, keduanya berada di kawasan Jalan Siwa, Banjar Dajan Peken, Mengwi, Badung.

Baca Juga:  Terungkap, Asal Usul Narkoba Selebgram Cantik Dipasok Sang Manajer

 

“Awalnya digerebak dan dilakukan penggeledahan, barang bukti belum ditemukan,” ujar Leo dalam rilis pers di Mapolres Badung, Kamis (30/9).

 

Dari pemeriksaan handphone (HP) milik  Eka, polisi akhirnya menemukan adanya percakapan dan alamat tempelan narkoba.

 

Tim kemudian mengajak PNS yang merupakan staff salah satu Kementerian serta pacarnya tersebut ke lokasi yang dimaksud.

 

“Namun mereka baru mengaku barang bukti sudah diambil dan disembunyikan di atas rumput. Tepatnya di samping Pura Banjar Dajan Peken, Mengwi,” katanya.

Setelah itu para pelaku diajak ke lokasi barang bukti tersebut disembunyikan. Setibanya di lokasi, petugas berhasil menemukan satu plastik klip yang didalamnya berisi narkotika jenis Sabu seberat 0,11 gram.

 

Petugas lanjut mengajak mereka ke kosannya di dekat pura. Di sana ditemukan alat hisap atau bong dan korek api gas yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu.

Baca Juga:  Napi Asing Kabur Terdeteksi, Sayang Terkendala UU Ekstradisi

Keduanya mengaku bahwa sabu tersebut adalah milik seseorang bernama Made. Sejoli itu sebut dibeli atau diperoleh dari orang bernama Gus Edi seharga Rp350 ribu.

 

Menariknya, Gus Edi saat ini disebut tengah mendekam di Lapas. Selanjutnya para pelaku dan barang bukti diamankan ke Polres Badung untuk proses penyidikan lebih lanjut.

 

“Kami masih dalami keterangan mereka,” sebutnya.

Kasatresnarkoba AKP Budi Artama menambahkan bahwa, setelah berkoordinasi dengan pihak Kementrian Agama Badung, diketahui bahwa lelaki tersebut jarang masuk kantor.

 

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak di tempatnya bekerja. Kami tidak pandang bulu dalam membasmi narkoba. Siapa pun dia pasti diproses. Keduanya doamanka usai pesta narkoba,” cetusnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/