alexametrics
27.8 C
Denpasar
Thursday, June 30, 2022

GEMPAR! Cek Tahanan, Syok Napi Lapas Karangasem Tewas Gantung Diri

AMLAPURA – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Karangasem dibuat geger dengan ditemukannya salah seorang 

narapidana kasus narkoba, Dedy Mulyadi meninggal dunia dengan cara gantung diri di dalam sel, Kamis (31/10) kemarin. 

Dedy ditemukan dalam kondisi gantung diri oleh salah seorang petugas saat akan memberikan air sekitar pukul 14.30 kepada sang napi.

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun, petugas melakukan pengecekan kondisi warga binaan seperti biasa sekitar pukul 12.45. 

Pada saat itu, petugas melihat napi dalam kondisi baik-baik saja. Sekitar pukul 14.30, petugas jaga kembali lagi melakukan pengecekan sembari akan membawakan air.

Setiba di blok yang ditempati Dedy, betapa terkejutnya petugas melihat warga binaan itu sudah dalam kondisi tergantung. 

Oleh pihak dokter yang memeriksa, Dedy dinyatakan meninggal dunia. Kepala Lapas Kelas IIB Karangasem, Rochidam saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu. 

Namun pihaknya enggan menjelaskan kronologi peristiwa itu lebih lanjut. “Ini masih ada pemeriksaan,” tandasnya.



AMLAPURA – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Karangasem dibuat geger dengan ditemukannya salah seorang 

narapidana kasus narkoba, Dedy Mulyadi meninggal dunia dengan cara gantung diri di dalam sel, Kamis (31/10) kemarin. 

Dedy ditemukan dalam kondisi gantung diri oleh salah seorang petugas saat akan memberikan air sekitar pukul 14.30 kepada sang napi.

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun, petugas melakukan pengecekan kondisi warga binaan seperti biasa sekitar pukul 12.45. 

Pada saat itu, petugas melihat napi dalam kondisi baik-baik saja. Sekitar pukul 14.30, petugas jaga kembali lagi melakukan pengecekan sembari akan membawakan air.

Setiba di blok yang ditempati Dedy, betapa terkejutnya petugas melihat warga binaan itu sudah dalam kondisi tergantung. 

Oleh pihak dokter yang memeriksa, Dedy dinyatakan meninggal dunia. Kepala Lapas Kelas IIB Karangasem, Rochidam saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu. 

Namun pihaknya enggan menjelaskan kronologi peristiwa itu lebih lanjut. “Ini masih ada pemeriksaan,” tandasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/