alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Pencurian Sapi di Klungkung Kembali Merebak, Peternak Mulai Was-was

SEMARAPURA – Untuk ke sekian kalinya di Kabupaten Klungkung peristiwa sapi milik petani yang dipelihara di sawah hilang dicuri.

Untuk kali ini peristiwa itu dialami petani asal Desa Satra, Kecamatan Klungkung, Kadek Wandra, 55.

Sapi milik Wandra yang dikandangkan di sawah, Desa Satra, Jalan By Pass Klotok kedapatan sudah tidak ada di kandang, Kamis (31/10) sekitar pukul 06.30.

Kasubag Humas Polres Klungkung, AKP. I Putu Gede Ardana saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu.

Peristiwa dugaan pencurian itu pertama kali di ketahui Wandra. Awalnya Wandra datang ke sawahnya untuk mencari pakan sapi. Setelah berhasil mengumpulkan pakan sapi, dia kemudian pergi ke kandang.

“Setibanya di kandang, Wandra tidak melihat dua ekor sapinya di kandang,” katanya. Wandra pun kemudian mencari sapinya yang hilang itu di sekitar areal sawah.

Baca Juga:  Dua Kali Menikah, Meraba Belasan Paha Wanita Demi Cari Puas dan Senang

Ketika sedang sibuk mencari sapinya, ternyata Wandra menemukan tiga ekor sapi lepas berkeliaran di sawah, Desa Satra.

Sapi-sapi itu ternyata milik petani lainnya, yakni Ketut Rumben dan Wayan Sana masing-masing satu ekor.

Sementara satu ekor sapi lainnya merupakan milik Wandra. “Diduga sapi milik Rumben dan Sana itu juga menjadi target pencurian ternak,” ujarnya.

Meski telah berkeliling, Wandra tidak berhasil menemukan satu ekor sapinya lagi dan diduga telah dicuri.

Akibat peristiwa tersebut, Wandra mengalami kerugian sekitar Rp 14 juta. “Ciri sapi yang hilang itu di lehernya ada bekas luka akibat gesekan tali,” tandasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Klungkung, AKP Mirza Gunawan mengatakan bawah personelnya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan.

Baca Juga:  [Ironis] Berdalih untuk Biaya Hidup, Remaja Nekat Curi Belasan Aki

Tetapi pihaknya mengungkapkan, dia bersama personelnya berada di sekitar Jalan By Pass Ida Bagus Mantra sejak Rabu malam (30/10) hingga Kamis dini hari (31/10) untuk patroli.

Namun pihaknya tidak melihat adanya truk-truk mencurigakan yang kemungkinan mengakut sapi tersebut. 



SEMARAPURA – Untuk ke sekian kalinya di Kabupaten Klungkung peristiwa sapi milik petani yang dipelihara di sawah hilang dicuri.

Untuk kali ini peristiwa itu dialami petani asal Desa Satra, Kecamatan Klungkung, Kadek Wandra, 55.

Sapi milik Wandra yang dikandangkan di sawah, Desa Satra, Jalan By Pass Klotok kedapatan sudah tidak ada di kandang, Kamis (31/10) sekitar pukul 06.30.

Kasubag Humas Polres Klungkung, AKP. I Putu Gede Ardana saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu.

Peristiwa dugaan pencurian itu pertama kali di ketahui Wandra. Awalnya Wandra datang ke sawahnya untuk mencari pakan sapi. Setelah berhasil mengumpulkan pakan sapi, dia kemudian pergi ke kandang.

“Setibanya di kandang, Wandra tidak melihat dua ekor sapinya di kandang,” katanya. Wandra pun kemudian mencari sapinya yang hilang itu di sekitar areal sawah.

Baca Juga:  Langgar Traffic Ligth, Dua Cewek Cantik Luka-Luka Tertabrak Motor

Ketika sedang sibuk mencari sapinya, ternyata Wandra menemukan tiga ekor sapi lepas berkeliaran di sawah, Desa Satra.

Sapi-sapi itu ternyata milik petani lainnya, yakni Ketut Rumben dan Wayan Sana masing-masing satu ekor.

Sementara satu ekor sapi lainnya merupakan milik Wandra. “Diduga sapi milik Rumben dan Sana itu juga menjadi target pencurian ternak,” ujarnya.

Meski telah berkeliling, Wandra tidak berhasil menemukan satu ekor sapinya lagi dan diduga telah dicuri.

Akibat peristiwa tersebut, Wandra mengalami kerugian sekitar Rp 14 juta. “Ciri sapi yang hilang itu di lehernya ada bekas luka akibat gesekan tali,” tandasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Klungkung, AKP Mirza Gunawan mengatakan bawah personelnya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan.

Baca Juga:  JAHAT! Seorang Ibu Diduga Tega Buang Darah Dagingnya Sendiri di Sungai

Tetapi pihaknya mengungkapkan, dia bersama personelnya berada di sekitar Jalan By Pass Ida Bagus Mantra sejak Rabu malam (30/10) hingga Kamis dini hari (31/10) untuk patroli.

Namun pihaknya tidak melihat adanya truk-truk mencurigakan yang kemungkinan mengakut sapi tersebut. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/