alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Bermaksud Melerai Cekcok, Warga Candikuning Dipukuli saat Tahun Baru

TABANAN – Salah seorang warga bernama Sukron Amin, 29, warga Banjar Dinas Candikuning II, Desa Candikuning, Baturiti, menjadi korban pemukulan saat malam pergantian tahun baru.

Kejadian yang menimpa korban itu terjadi di jalan Shortcut IV Banjar Candikuning II, Desa Candikuning,  Rabu dini hari kemarin (1/1).

Menurut informasi, kejadian berawal saat Sukron melintas di jalan yang baru diresmikan itu untuk menikmati suasana perayaan pergantian tahun pukul 00.30 kemarin bersama rekannya Ahmad Arief.

Di tengah perjalanan, pria yang keseharianya sebagai pedagang ini menemukan kelompok warga yang cekcok.

Mengantisipasi pertikaian berlanjut, Sukron turun dengan maksud melerai agar keributan mereda. Niat berbuat baik justru disambut dengan pukulan menggunakan tangan kosong oleh para kelompok pemuda akibat dipengaruhi alkohol.

Baca Juga:  HEBOH! Driver Taksi Online Dirampok Penumpang, Ditikam Pakai Gunting

Tak terima dengan perlakukan pelaku yang tidak diketahui identitasnya itu, Sukron melakukan kejadian tersebut ke Mapolsek Baturiti.

Kapolsek Baturiti Kompol I Nengah Sudiarta mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus penganiayaan yang dialami korban.

Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka di antaranya lebam pada bagian jidat kiri dan punggung, luka gores bagian bahu kanan, dan luka pada bagian hidung.

“Itu salah paham akibat pengaruh alkohol. Saat ini kami sudah lakukan penyelidikan terkait kasus ini termasuk untuk mengungkap para pelaku,” tandasnya. 



TABANAN – Salah seorang warga bernama Sukron Amin, 29, warga Banjar Dinas Candikuning II, Desa Candikuning, Baturiti, menjadi korban pemukulan saat malam pergantian tahun baru.

Kejadian yang menimpa korban itu terjadi di jalan Shortcut IV Banjar Candikuning II, Desa Candikuning,  Rabu dini hari kemarin (1/1).

Menurut informasi, kejadian berawal saat Sukron melintas di jalan yang baru diresmikan itu untuk menikmati suasana perayaan pergantian tahun pukul 00.30 kemarin bersama rekannya Ahmad Arief.

Di tengah perjalanan, pria yang keseharianya sebagai pedagang ini menemukan kelompok warga yang cekcok.

Mengantisipasi pertikaian berlanjut, Sukron turun dengan maksud melerai agar keributan mereda. Niat berbuat baik justru disambut dengan pukulan menggunakan tangan kosong oleh para kelompok pemuda akibat dipengaruhi alkohol.

Baca Juga:  BNNP Bali: Pendemi Covid-19, Pecandu Meningkat Usia 21 hingga 30 Tahun

Tak terima dengan perlakukan pelaku yang tidak diketahui identitasnya itu, Sukron melakukan kejadian tersebut ke Mapolsek Baturiti.

Kapolsek Baturiti Kompol I Nengah Sudiarta mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus penganiayaan yang dialami korban.

Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka di antaranya lebam pada bagian jidat kiri dan punggung, luka gores bagian bahu kanan, dan luka pada bagian hidung.

“Itu salah paham akibat pengaruh alkohol. Saat ini kami sudah lakukan penyelidikan terkait kasus ini termasuk untuk mengungkap para pelaku,” tandasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/