alexametrics
23.7 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

GEGER! Sopir Ditemukan Membusuk dalam Truk

 

NEGARA – Warga Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki dalam truk yang parkir, Minggu (2/1) pagi.

 

Kondisi mayat saat ditemukan sudah membusuk dan mengeluarkan bau. Korban diketahui bernama Edy Gatot, 52.

 

Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Muhammad Reza Pranata membenarkan penemuan mayat dalam truk yang parkir depan rumah makan. 

 

- Advertisement -

Dari keterangan saksi-saksi, truk L 9996 UT yang dikemudi korban diketahui parkir depan rumah makan Jalan Denpasar-Gilimanuk sejak Kamis (30/12/2021) malam.

 

Mayat yang ditemukan di kursi penumpang tersebut, awalnya diketahui Ana Lestari, 33, yang curiga mencium bau busuk dari arah truk Minggu (2/1) sekitar pukul 06.00 Wita.

Baca Juga:  Korban Pencabulan Dibebani Biaya Visum, KPPAD Bali Turun ke Buleleng

 

Saksi kemudian memberitahu Dimas, 21,salah seorang karyawan rumah makan. Saat Dimas mengecek kedalam truk melalui jendela  sebelah kanan, diketahui orang meninggal di dalam truk yang diduga sopir truk. “Kejadian ini kemudian disampaikan ke pemilik rumah makan dan berlanjut ke Polsek Mendoyo,” jelasnya.

 

Petugas dari Polsek Mendoyo dan Tim Inafis Reskrim Polres Jembrana ke TKP setelah menerima informasi.

 

Dari hasil pemeriksaan ditemukan sejumlah barang termasuk identitas korban. Diketahui korban bernama Edy Gatot yang berdasarkan KTP tinggal di Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur. 

 

Dari dalam truk ditemukan barang di antaranya KTP, SIM BII umum, kartu BCA, uang tunai Rp 458 ribu serta obat-obatan di antaranya 1 pepel obat merk Prednisin dan 4 butir obat luvisma.

Baca Juga:  Seruduk Pantat Revo yang Belok Kanan, Pengendara Mio Tewas Mengenaskan

 

Dilihat dari kondisi jenazah, diperkirakan korban sudah meninggal dunia sejak dua atau tiga hari sebelumnya. Jenazah selanjutnya dievakuasi dan dititipkan di RSUD Negara sambil menunggu pihak keluarga.

 

“Dari pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan diduga korban sesak nafas berdasarkan obat tersebut,” terangnya.

- Advertisement -

 

NEGARA – Warga Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki dalam truk yang parkir, Minggu (2/1) pagi.

 

Kondisi mayat saat ditemukan sudah membusuk dan mengeluarkan bau. Korban diketahui bernama Edy Gatot, 52.

 

Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Muhammad Reza Pranata membenarkan penemuan mayat dalam truk yang parkir depan rumah makan. 

 

Dari keterangan saksi-saksi, truk L 9996 UT yang dikemudi korban diketahui parkir depan rumah makan Jalan Denpasar-Gilimanuk sejak Kamis (30/12/2021) malam.

 

Mayat yang ditemukan di kursi penumpang tersebut, awalnya diketahui Ana Lestari, 33, yang curiga mencium bau busuk dari arah truk Minggu (2/1) sekitar pukul 06.00 Wita.

Baca Juga:  Kadiskop Akui Ada Laporan, Bila Terbukti Akan Dilakukan Pembinaan

 

Saksi kemudian memberitahu Dimas, 21,salah seorang karyawan rumah makan. Saat Dimas mengecek kedalam truk melalui jendela  sebelah kanan, diketahui orang meninggal di dalam truk yang diduga sopir truk. “Kejadian ini kemudian disampaikan ke pemilik rumah makan dan berlanjut ke Polsek Mendoyo,” jelasnya.

 

Petugas dari Polsek Mendoyo dan Tim Inafis Reskrim Polres Jembrana ke TKP setelah menerima informasi.

 

Dari hasil pemeriksaan ditemukan sejumlah barang termasuk identitas korban. Diketahui korban bernama Edy Gatot yang berdasarkan KTP tinggal di Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur. 

 

Dari dalam truk ditemukan barang di antaranya KTP, SIM BII umum, kartu BCA, uang tunai Rp 458 ribu serta obat-obatan di antaranya 1 pepel obat merk Prednisin dan 4 butir obat luvisma.

Baca Juga:  Datangi Rumah Bidan NW, Polisi Buru Teman Pria Penyebar Foto

 

Dilihat dari kondisi jenazah, diperkirakan korban sudah meninggal dunia sejak dua atau tiga hari sebelumnya. Jenazah selanjutnya dievakuasi dan dititipkan di RSUD Negara sambil menunggu pihak keluarga.

 

“Dari pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan diduga korban sesak nafas berdasarkan obat tersebut,” terangnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/