alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, July 6, 2022

Marak Berita Hoax Penculikan Anak, Ini Kata Kapolres Badung..

MANGUPURA – Menyikapi maraknya berita Hoax (bohong) yang tersebar luas melalui media sosial tentang aksi penculikan anak memantik respon dari sejumlah perwira Polri.

 

Salah satunya adalah Kapolres Badung, AKBP Yudith Satriya. Dikonfirmasi, Jumat (2/11), orang nomor satu di Polres Badung menghimbau kepada masyarakat untuk tidak resah dan paranoid.

 

Yudith menduga, maraknya berita hoax tentang penculikan sengaja disebarkan oleh oknum tertentu untuk mengacaukan situasi keamanan.

“Saya menduga isu-isu tersebut sengaja dihembuskan melalui media sosial untuk mengacaukan situasi keamanan di Negeri ini,” terangnya.

 

Pun saat ditanya kasus penculikan di wilayah hukum Polres Badung, kata Yudith, hingga saat ini belum ada indikasi maupun laporan tentang adanya penculikan anak.

 

“Untuk itu sekali lagi kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak resah atau paranoid terhadap pemberitaan itu,”tandasnya.

 

Yudith juga meminta agar masyarakat cerdas menyikapi pemberitaan di media sosial “ Cermati dan saring sebelumnya.

Mari kita lawan HOAX dengan tidak menyebarkan berita yang belum pasti kebenarannya itu “ tukasnya.

 



MANGUPURA – Menyikapi maraknya berita Hoax (bohong) yang tersebar luas melalui media sosial tentang aksi penculikan anak memantik respon dari sejumlah perwira Polri.

 

Salah satunya adalah Kapolres Badung, AKBP Yudith Satriya. Dikonfirmasi, Jumat (2/11), orang nomor satu di Polres Badung menghimbau kepada masyarakat untuk tidak resah dan paranoid.

 

Yudith menduga, maraknya berita hoax tentang penculikan sengaja disebarkan oleh oknum tertentu untuk mengacaukan situasi keamanan.

“Saya menduga isu-isu tersebut sengaja dihembuskan melalui media sosial untuk mengacaukan situasi keamanan di Negeri ini,” terangnya.

 

Pun saat ditanya kasus penculikan di wilayah hukum Polres Badung, kata Yudith, hingga saat ini belum ada indikasi maupun laporan tentang adanya penculikan anak.

 

“Untuk itu sekali lagi kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak resah atau paranoid terhadap pemberitaan itu,”tandasnya.

 

Yudith juga meminta agar masyarakat cerdas menyikapi pemberitaan di media sosial “ Cermati dan saring sebelumnya.

Mari kita lawan HOAX dengan tidak menyebarkan berita yang belum pasti kebenarannya itu “ tukasnya.

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/