alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Terduga Pelaku Penculikan Anak Diobservasi di RSJ, Hasilnya…

AMLAPURA—Usai dibawa ke RSJ Bangli, kini polisi masih menunggu hasil observasi dari pihak RS terkait kondisi kepastikan kondisi kejiwaan Kursiya, 42, terduga pelaku penculikan anak.

Seperti dibenarkan Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP Losa Lusiano Araujo.

Dikonfirmasi, Losa mengakui jika penyidik masih menunggu hasil observasi tersebut.

“Keluar sekitar dua minggu lagi,” ujarnya disela-sela sosialisasi Galian C Karangasem.

Pun soal kasus penculikan di Seraya, Senin lalu, Losa pun mengklarifikasi.

Menurutnya kasus dugaan penculikan di Banjar Dinas Gambang, Seraya adalah hoax.

“Kami sempat melakukan meminta keterangan ke sejumlah saksi dan ternyata memang tidak benar,”ujarnya.

Menurutnya, akibat kabar itu, warga diakui sempat resah.

“Karena warga resah, kami pun juga siaga,”tandasnya.

Diketahui, kasus dugaan penculikan di Seraya berawal saat rumah I Gede Suardana sekitar pukul 21.00 wita terdengar teriakan sang istri Ni Luh Sri Lastini.

Sri beteriak dari dalam rumah. Awalnya Sri dan suaminya pergi ke rumah tetangganya.

Kemudian Sri pulang untuk mematikan air. Saat itu, dia melihat orang tak dikenal masuk ke dalam rumah. Saat itu pelaku hanya diam sehingga Sri langsung menegurnya.

Namun orang tersebut tetap diam. Sri langsung beteriak minta tolong. Orang yang tak dikenal tersebut kabur ke arah timur.

Suami dan keluarga korban kemudian keluar karena mendengar teriakan Sri.

Keluarga dan sang kerabat juga ikut berhamburan keluar dan menayakan apa yang terjadi.

“Jadi yang di Seraya tersebut ternyata tidak benar, hanya isu belaka,” tandas Losa.

Untuk itu dirinya meminta warga untuk tetap tenang,namun tetap waspada.

Dia juga minta warga agar tidak mudah terpancing dan main hakim sendiri.

“Justru dengan begitu akan menimbulkan masalah baru,”tukasnya



AMLAPURA—Usai dibawa ke RSJ Bangli, kini polisi masih menunggu hasil observasi dari pihak RS terkait kondisi kepastikan kondisi kejiwaan Kursiya, 42, terduga pelaku penculikan anak.

Seperti dibenarkan Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP Losa Lusiano Araujo.

Dikonfirmasi, Losa mengakui jika penyidik masih menunggu hasil observasi tersebut.

“Keluar sekitar dua minggu lagi,” ujarnya disela-sela sosialisasi Galian C Karangasem.

Pun soal kasus penculikan di Seraya, Senin lalu, Losa pun mengklarifikasi.

Menurutnya kasus dugaan penculikan di Banjar Dinas Gambang, Seraya adalah hoax.

“Kami sempat melakukan meminta keterangan ke sejumlah saksi dan ternyata memang tidak benar,”ujarnya.

Menurutnya, akibat kabar itu, warga diakui sempat resah.

“Karena warga resah, kami pun juga siaga,”tandasnya.

Diketahui, kasus dugaan penculikan di Seraya berawal saat rumah I Gede Suardana sekitar pukul 21.00 wita terdengar teriakan sang istri Ni Luh Sri Lastini.

Sri beteriak dari dalam rumah. Awalnya Sri dan suaminya pergi ke rumah tetangganya.

Kemudian Sri pulang untuk mematikan air. Saat itu, dia melihat orang tak dikenal masuk ke dalam rumah. Saat itu pelaku hanya diam sehingga Sri langsung menegurnya.

Namun orang tersebut tetap diam. Sri langsung beteriak minta tolong. Orang yang tak dikenal tersebut kabur ke arah timur.

Suami dan keluarga korban kemudian keluar karena mendengar teriakan Sri.

Keluarga dan sang kerabat juga ikut berhamburan keluar dan menayakan apa yang terjadi.

“Jadi yang di Seraya tersebut ternyata tidak benar, hanya isu belaka,” tandas Losa.

Untuk itu dirinya meminta warga untuk tetap tenang,namun tetap waspada.

Dia juga minta warga agar tidak mudah terpancing dan main hakim sendiri.

“Justru dengan begitu akan menimbulkan masalah baru,”tukasnya



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/