alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Tak Cukup Bukti, Polisi Karangasem Hentikan Kasus Kematian Turis India

AMLAPURA – Kasus tewasnya turis India Lodhavia Ashish Vinod, 46, saat rafting di Tukad Telagawaja, Rendang, Karangasem berakhir antiklimaks.

KBO Reskrim Polres Karangasem Iptu I Gusti Ngurah Putu Suastawa memastikan kasus tewasnya wisatawan India tersebut dihentikan.

Kasus tersebut dihentikan karena polisi tidak menemukan unsur pelanggaran pidana dalam kasus ini. “Untuk sementara penyelidikan sudah kita hentikan, kecuali nanti ada bukti baru,” ujar Iptu Putu Suastawa.

Pihak keluarga korban, klaim dia, sudah menerima dengan ikhlas kejadian ini sebagai sebuah musibah. Keluarga juga tidak menuntut pihak operator.

Karena keluarga korban yakni istri dan anak korban sudah melihat sendiri bagimana pemandu berusaha menyelamatkan korban. Karena istri dan anak korban juga ikut rafting saat itu.

Baca Juga:  Kadus Jual Sabu Kepada Warga, Kini Dijeblokan Bui

Sementara soal dugaan terkena serangan jantung, Iptu Putu Suastawa mengatakan tidak berani mengambil kesimpulan seperti itu karena harus berdasar diagnosis dokter.

“Tidak ada kesalahan prosudur, mengarah ke kecelakaan biasa,” pungkas Iptu Suastawa.



AMLAPURA – Kasus tewasnya turis India Lodhavia Ashish Vinod, 46, saat rafting di Tukad Telagawaja, Rendang, Karangasem berakhir antiklimaks.

KBO Reskrim Polres Karangasem Iptu I Gusti Ngurah Putu Suastawa memastikan kasus tewasnya wisatawan India tersebut dihentikan.

Kasus tersebut dihentikan karena polisi tidak menemukan unsur pelanggaran pidana dalam kasus ini. “Untuk sementara penyelidikan sudah kita hentikan, kecuali nanti ada bukti baru,” ujar Iptu Putu Suastawa.

Pihak keluarga korban, klaim dia, sudah menerima dengan ikhlas kejadian ini sebagai sebuah musibah. Keluarga juga tidak menuntut pihak operator.

Karena keluarga korban yakni istri dan anak korban sudah melihat sendiri bagimana pemandu berusaha menyelamatkan korban. Karena istri dan anak korban juga ikut rafting saat itu.

Baca Juga:  Usai Bunuh Korban, Pelaku Masih Sempat Ngobrol Santai dengan Perbekel

Sementara soal dugaan terkena serangan jantung, Iptu Putu Suastawa mengatakan tidak berani mengambil kesimpulan seperti itu karena harus berdasar diagnosis dokter.

“Tidak ada kesalahan prosudur, mengarah ke kecelakaan biasa,” pungkas Iptu Suastawa.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/