alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Berulah Lagi, Residivis Curanmor Dibekuk Usai Maling Motor di Seririt

SINGARAJA– Kadek Widiana alias Sempol, 24, rupanya belum kapok menghuni penjara. Residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) itu kembali berulah.

Pria yang tinggal di Banjar Dinas Belong, Desa Patemon, Kecamatan Seririt, Buleleng itu, diketahui mencuri sepeda motor milik tetangganya pada Januari 2022 lalu.

Aksi itu dilakukan tersangka Sempol pada Minggu (23/1) pekan lalu.

Dia mencuri sepeda motor dengan nomor polisi DK 2646 UAH milik Ketut Wijana, 53. Korban rupanya yang masih tinggal dalam satu dusun dengan tersangka.

Sesuai laporan polisi, korban mengaku terakhir kali melihat kendaraan miliknya pada Sabtu (22/1) malam.

Saat itu, sekitar pukul 21.00 WITA, korban menutup toko yang terletak di depan rumahnya. Korban juga mengunci pagar rumah.

Baca Juga:  Pernah Jadi Pengusaha Sukses, Perbekel Baktiseraga Minta Wibawa Pulang

Keesokan harinya, korban hendak membeli sarapan. Ternyata sepeda motor sudah tak ada di tempat. Kunci pagar juga terlihat dalam kondisi rusak. Korban pun segera melapor ke Polsek Seririt.

Polisi melakukan olah TKP dan menggali keterangan di sekitar tempat kejadian. Penyelidikan polisi mengarah pada Sempol.

Sebab pria yang diketahui seorang residivis itu, menghilang tepat setelah peristiwa pencurian terjadi.

“Kami lakukan pencarian terhadap tersangka. Kemarin (Rabu, Red) kami temukan yang bersangkutan di sebuah rumah kosong yang ada di Desa Bubunan. Sepeda motor hasil curian juga belum sempat dijual. Masih utuh,” kata Kapolsek Seririt Kompol Gede Juli saat dikonfirmasi, Kamis (3/2).

Juli menuturkan, tersangka menjalankan aksinya saat korban terlelap. Korban melompati pagar rumah korban. Kemudian mengambil kunci sepeda motor di dalam rumah. Selanjutnya sepeda motor dibawa kabur, setelah berhasil merusak gembok yang terpasang pada gerbang rumah korban.

Baca Juga:  Oknum Advokat Pemalsu Dokumen Putusan Kasus Cerai Dituntut Setahun

“Tersangka ini residivis kasus curanmor. Tahun 2018 juga mencuri di Kelurahan Seririt. Dia baru bebas tahun lalu,” ungkap Juli.

Akibat perbuatannya Tersangka Sempol kini ditahan di Mapolsek Seririt.

Selain itu, tersangka juga dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat), dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.



SINGARAJA– Kadek Widiana alias Sempol, 24, rupanya belum kapok menghuni penjara. Residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) itu kembali berulah.

Pria yang tinggal di Banjar Dinas Belong, Desa Patemon, Kecamatan Seririt, Buleleng itu, diketahui mencuri sepeda motor milik tetangganya pada Januari 2022 lalu.

Aksi itu dilakukan tersangka Sempol pada Minggu (23/1) pekan lalu.

Dia mencuri sepeda motor dengan nomor polisi DK 2646 UAH milik Ketut Wijana, 53. Korban rupanya yang masih tinggal dalam satu dusun dengan tersangka.

Sesuai laporan polisi, korban mengaku terakhir kali melihat kendaraan miliknya pada Sabtu (22/1) malam.

Saat itu, sekitar pukul 21.00 WITA, korban menutup toko yang terletak di depan rumahnya. Korban juga mengunci pagar rumah.

Baca Juga:  Kerap Berpindah Tempat, Buron Timor Leste Dibekuk Saat Beginiā€¦

Keesokan harinya, korban hendak membeli sarapan. Ternyata sepeda motor sudah tak ada di tempat. Kunci pagar juga terlihat dalam kondisi rusak. Korban pun segera melapor ke Polsek Seririt.

Polisi melakukan olah TKP dan menggali keterangan di sekitar tempat kejadian. Penyelidikan polisi mengarah pada Sempol.

Sebab pria yang diketahui seorang residivis itu, menghilang tepat setelah peristiwa pencurian terjadi.

“Kami lakukan pencarian terhadap tersangka. Kemarin (Rabu, Red) kami temukan yang bersangkutan di sebuah rumah kosong yang ada di Desa Bubunan. Sepeda motor hasil curian juga belum sempat dijual. Masih utuh,” kata Kapolsek Seririt Kompol Gede Juli saat dikonfirmasi, Kamis (3/2).

Juli menuturkan, tersangka menjalankan aksinya saat korban terlelap. Korban melompati pagar rumah korban. Kemudian mengambil kunci sepeda motor di dalam rumah. Selanjutnya sepeda motor dibawa kabur, setelah berhasil merusak gembok yang terpasang pada gerbang rumah korban.

Baca Juga:  Mediasi Antara Perumda dengan Warga Desa Adat Banyuasri Buntu

“Tersangka ini residivis kasus curanmor. Tahun 2018 juga mencuri di Kelurahan Seririt. Dia baru bebas tahun lalu,” ungkap Juli.

Akibat perbuatannya Tersangka Sempol kini ditahan di Mapolsek Seririt.

Selain itu, tersangka juga dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat), dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/