alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Nama Tenar Usai Bunuh Polisi, Dikenal Sebagai Preman di Kampungnya

Usai mendekam di jeruji besi, Ida Bagus Swapatra alias Gus Capung, terpidana 20 tahun kasus pembunuhan terhadap anggota Polsek Mengwi Briptu Kadek Eko Susanto kembali dibui.

Kali ini, mantan terpidana kasus pembunuhan anggota Polri ini kembali dibui karena terlibat pencurian.

Lalu siapa sebenarnya Gus Capung?

 

MARCELL PAMPURS, Badung

 

BAGI sebagian orang, nama Ida Bagus Swapatra alias Gus Capung tak banyak yang tahu. Namun di Banjar Batu Lumbung, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Badung, nama Gus Capung sempat ‘tenar’ dan pernah jadi buah bibir.

- Advertisement -

Tenarnya nama pria 43 tahun di wilayah Banjar Batu Lumbung, Gulingan, itu karena dia menjadi satu dari tiga pelaku pembunuhan  terhadap salah seorang anggota Polri yang berdinas di Polsek Mengwi, pada 22 Juni 2011 silam.

Briptu Kadek Eko Susanto yang merupakan anggota Polri dan berdinas di bagian administrasi Sabhara Polsek Mengwi ini dengan kondisi mengenaskan.

Ia tewas dikeroyok oleh Gus Capung dan dua temannya Genuh dan Alit.

Baca Juga:  Disinyalir Perparah Kemiskinan, Pertemuan RCEP di Bali Didemo

Saat itu, jenazah Briptu Kadek ditemukan pertama kali di kamar mandi dengan keadaan bersimbah darah akibat tusukan.

Untuk diketahui, aksi pembunuhan sadis yang dilakukan salah satu anggota ormas di Bali terhadap Briptu Kadek, berawal dari Ni Luh Mani salah satu penghuni kamar kos No.8 di wilayah Banjar Batu Lumbung, Gulingan, Mengwi bertengkar dengan Gus capung

Saat pertengkaran itu, pria dengan penuh tattoo di badan ini datang bersama dua temannya (Genuh dan Alit).

Singkat cerita, akibat pertengkaran antara Gus Capung dengan teman perempuannya, salah satu tetangga kos bernama Daniasih merasa terganggu dan meminta pertolongan kepada Briptu Kadek untuk menghubungi pemilik kos.

Namun saat menghubungi pemilik kos, pulsa Briptu Kadek habis. Kemudian Briptu Kadek meminta tolong kepada adiknya (Putu Wendra) untuk membelikan pulsa.

Selanjutnya, sepulang membeli pulsa, saksi Wendra melihat Briptu Eka sedang melerai pertengkaran.

Baca Juga:  Petani Asal Mengwi Tewas Membiru, Telinga Berdarah, Ini Temuan Polisi

Sayangnya, upaya melerai itu justru disalahartikan Gus Capung dan kemudian Briptu Eka diikuti hingga kamarnya dan dikeroyok serta ditusuk oleh Gus Capung dan dua rekannya hingga tewas.

Usai tewas, Gus Capung dan dua pelaku lainnya kabur dan membuang pisau ke sungai.

Selanjutnya, hanya berselang kurang dari sehari kabur, Gus Capung ditangkap dan dijebloskan ke penjara setelah divonis hukuman selama 20 tahun.

Di tengah menjalani masa hukuman, Gus Capung mendapat program asimilasi dan bebas.

Namun ditengah bebas bersyarat itu, Gus Capung akhirnya kembali dibekuk jajaran Polres Badung di rumahnya di kawasan Banjar Pande, Mengwi, Badung, karena mencuri sebuah HP milik korban Siti Aminah.

Dari rekam jejak sebelumnya, Gus Capung dikenal garang. Sosok anggota ormas ini juga dikenal di banjarnya sebagai preman kampung. Bahkan dia juga disebut-sebut sempat menduduki posisi korlap salah satu ormas di wilayahnya. 

- Advertisement -

Usai mendekam di jeruji besi, Ida Bagus Swapatra alias Gus Capung, terpidana 20 tahun kasus pembunuhan terhadap anggota Polsek Mengwi Briptu Kadek Eko Susanto kembali dibui.

Kali ini, mantan terpidana kasus pembunuhan anggota Polri ini kembali dibui karena terlibat pencurian.

Lalu siapa sebenarnya Gus Capung?

 

MARCELL PAMPURS, Badung

 

BAGI sebagian orang, nama Ida Bagus Swapatra alias Gus Capung tak banyak yang tahu. Namun di Banjar Batu Lumbung, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Badung, nama Gus Capung sempat ‘tenar’ dan pernah jadi buah bibir.

Tenarnya nama pria 43 tahun di wilayah Banjar Batu Lumbung, Gulingan, itu karena dia menjadi satu dari tiga pelaku pembunuhan  terhadap salah seorang anggota Polri yang berdinas di Polsek Mengwi, pada 22 Juni 2011 silam.

Briptu Kadek Eko Susanto yang merupakan anggota Polri dan berdinas di bagian administrasi Sabhara Polsek Mengwi ini dengan kondisi mengenaskan.

Ia tewas dikeroyok oleh Gus Capung dan dua temannya Genuh dan Alit.

Baca Juga:  Datangi Pasar Petang, Celuluk Muka Merah Edukasi Gaya Hidup Baru

Saat itu, jenazah Briptu Kadek ditemukan pertama kali di kamar mandi dengan keadaan bersimbah darah akibat tusukan.

Untuk diketahui, aksi pembunuhan sadis yang dilakukan salah satu anggota ormas di Bali terhadap Briptu Kadek, berawal dari Ni Luh Mani salah satu penghuni kamar kos No.8 di wilayah Banjar Batu Lumbung, Gulingan, Mengwi bertengkar dengan Gus capung

Saat pertengkaran itu, pria dengan penuh tattoo di badan ini datang bersama dua temannya (Genuh dan Alit).

Singkat cerita, akibat pertengkaran antara Gus Capung dengan teman perempuannya, salah satu tetangga kos bernama Daniasih merasa terganggu dan meminta pertolongan kepada Briptu Kadek untuk menghubungi pemilik kos.

Namun saat menghubungi pemilik kos, pulsa Briptu Kadek habis. Kemudian Briptu Kadek meminta tolong kepada adiknya (Putu Wendra) untuk membelikan pulsa.

Selanjutnya, sepulang membeli pulsa, saksi Wendra melihat Briptu Eka sedang melerai pertengkaran.

Baca Juga:  Usai Ngecat Kayu, Penyandang Disabilitas Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sayangnya, upaya melerai itu justru disalahartikan Gus Capung dan kemudian Briptu Eka diikuti hingga kamarnya dan dikeroyok serta ditusuk oleh Gus Capung dan dua rekannya hingga tewas.

Usai tewas, Gus Capung dan dua pelaku lainnya kabur dan membuang pisau ke sungai.

Selanjutnya, hanya berselang kurang dari sehari kabur, Gus Capung ditangkap dan dijebloskan ke penjara setelah divonis hukuman selama 20 tahun.

Di tengah menjalani masa hukuman, Gus Capung mendapat program asimilasi dan bebas.

Namun ditengah bebas bersyarat itu, Gus Capung akhirnya kembali dibekuk jajaran Polres Badung di rumahnya di kawasan Banjar Pande, Mengwi, Badung, karena mencuri sebuah HP milik korban Siti Aminah.

Dari rekam jejak sebelumnya, Gus Capung dikenal garang. Sosok anggota ormas ini juga dikenal di banjarnya sebagai preman kampung. Bahkan dia juga disebut-sebut sempat menduduki posisi korlap salah satu ormas di wilayahnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/