26.5 C
Denpasar
Thursday, March 30, 2023

3 Tersangka Korupsi Dana SPI Mahasiswa Unud Diperiksa sebagai Saksi, Bakal Ada Tersangka Baru?

DENPASAR,radarbali.id– Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali rupanya sedang merangkum dan merampungkan pemberkasan korupsi dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) pada Universitas Udayana (Unud). Setelah keterangan mantan Rektor Prof. Raka Sudewi ditelusuri, beberapa hari lalu, terbaru Jumat 3 Maret 2023, keterangan Tiga Tersangka IKB, IMY, dan NPS diambil sebagai saksi terkait  dugaan korupsi menilep dana mahasiswa jalur mandiri ini.

Untuk diketahui, ketiganya menjalani pemeriksaan secara maraton, di dampingi kuasa hukum. Bahkan, berjam-jam diperiksa, mereka sempat beberapa kali keluar. Namun mengetahui adanya wartawan, merka langsung masuk ke dalam ruangan penyidik. Sejak pukul 10.00-hingga 17.00, pemeriksaan masih berlangsung.

Terkait dengan pemeriksaan ini Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati Bali) Putu Agus Eka Sabana membenarkan adanya pemeriksaan dalam kasus Korupsi SPI Unud. “Benar, terangka dipanggil dan diperiksa sebagai saksi hari ini (3/3/2023). Maaf untuk kepentingan penyidikan, materi tidak bisa saya beberkan,” kilahnya.

Baca Juga:  [Heboh] Temuan Bangkai Motor Diduga Dibakar di Pantai Siyut

Tersiar kabar, pihak penyidik akan segera menetapkan tersangka baru yang lebih punya kebijakan ketimbang tiga tersangka yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejak 8 Februari 2023. Jaksa penyidik Kejati Bali menetapkan IKB, IMY, dan NPS, sebagai tersangka dalam dugaan penyalahgunaan dana Sumbangan Pengembangan Institusi Mahasiswa Baru Seleksi Jalur Mandiri Tahun Akademik 2020/2021 Universitas Udayana.

Untuk tersangka NPS, juga sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi Penyalahgunaan Dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) Mahasiswa Baru Seleksi Jalur Mandiri Tahun Akademik 2018/2019 sampai dengan Tahun Akademik 2022/2023 Universitas Udayana. (dre/rid)



DENPASAR,radarbali.id– Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali rupanya sedang merangkum dan merampungkan pemberkasan korupsi dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) pada Universitas Udayana (Unud). Setelah keterangan mantan Rektor Prof. Raka Sudewi ditelusuri, beberapa hari lalu, terbaru Jumat 3 Maret 2023, keterangan Tiga Tersangka IKB, IMY, dan NPS diambil sebagai saksi terkait  dugaan korupsi menilep dana mahasiswa jalur mandiri ini.

Untuk diketahui, ketiganya menjalani pemeriksaan secara maraton, di dampingi kuasa hukum. Bahkan, berjam-jam diperiksa, mereka sempat beberapa kali keluar. Namun mengetahui adanya wartawan, merka langsung masuk ke dalam ruangan penyidik. Sejak pukul 10.00-hingga 17.00, pemeriksaan masih berlangsung.

Terkait dengan pemeriksaan ini Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati Bali) Putu Agus Eka Sabana membenarkan adanya pemeriksaan dalam kasus Korupsi SPI Unud. “Benar, terangka dipanggil dan diperiksa sebagai saksi hari ini (3/3/2023). Maaf untuk kepentingan penyidikan, materi tidak bisa saya beberkan,” kilahnya.

Baca Juga:  Fix, Kejati Bali Resmi Tetapkan Mantan Kepala BPN Denpasar Tersangka

Tersiar kabar, pihak penyidik akan segera menetapkan tersangka baru yang lebih punya kebijakan ketimbang tiga tersangka yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejak 8 Februari 2023. Jaksa penyidik Kejati Bali menetapkan IKB, IMY, dan NPS, sebagai tersangka dalam dugaan penyalahgunaan dana Sumbangan Pengembangan Institusi Mahasiswa Baru Seleksi Jalur Mandiri Tahun Akademik 2020/2021 Universitas Udayana.

Untuk tersangka NPS, juga sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi Penyalahgunaan Dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) Mahasiswa Baru Seleksi Jalur Mandiri Tahun Akademik 2018/2019 sampai dengan Tahun Akademik 2022/2023 Universitas Udayana. (dre/rid)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru