alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Anggota DPRD Bali Dr Somvir Akhirnya Penuhi Panggilan Polisi

SINGARAJA-Pelaporan kasus dugaan eksploitasi anak dibawah umur untuk kepentingan politik dengan terlapor Anggota DPRD Bali Dr Somvir berlanjut.

Terbaru, atas kasus ini, politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini, Sabtu (3/10) sekitar pukul 13.00 WITA akhirnya memenuhi panggilan penyidik Unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Polres Buleleng.

Dr Somvir memenuhi panggilan penyidik atas laporan pelapor Made Sudiari (Nomor LP: STP/121/VII/2020/Reskrim) tertanggal 10 Juli 2020.

Mengenakan baju atasan warna biru, usai tiba di Mapolres Buleleng, Dr Somvir langsung masuk ke ruang Unit PPA dan menjalani pemeriksaan secara tertutup.

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, pemeriksaan Dr Somvir berlangsung hampir sekitar 4 (Empat) jam.

Selanjutnya, usai menjalani pemeriksaan di ruang unit PPA, Dr. Somvir keluar ruangan dengan diantar seorang penyidik Polwan dari Unit PPA menuju ruang kerja Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto.

Baca Juga:  Resmi Diserahterimakan, Putra Terbaik Bali Jabat Danlanal Denpasar

Selang beberapa menit kemudian, Dr. Somvir kembali keluar bersama penyidik polwan dari ruang Kasat Reskrim melalui pintu utama Mako Polres Buleleng.

Saat keluar melalui pintu utama Mako Polres, Dr Somvir terkesan menghindar dari kejaran awak media. Bahkan saat hendak diwawancari terkait pemeriksaan di Unit PPA, praktisi Yoga ini lebih memilih diam alias No Coment.

Sementara itu, atas kedatangan Somvir ke Mapolres Buleleng, Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto menyatakan bahwa kedatangan anggota DPRD Bali Dr. Somvir ke Polres Buleleng murni untuk memenuhi panggilan penyyidik Unit PPA.

“Jadi baru sebatas diperiksa dan ini masih pendalaman,” terang AKP Vicky singkat

Baca Juga:  Anak Buah Anggota DPRD Badung Tertangkap OTT

Seperti diketahui, hingga kasus ini bergulir berawal dari adanya laporan dari pihak pelapor Made Sudiari.

Sesuai laporan, pelapor Sudiari menduga ada tindakan tipu daya dan dugaan eksploitasi yang dilakukan terlapor terhadap anak laki-lakinya (Komang NS) yang masih dibawah umur untuk kepentingan politik.

Adapun sesuai laporan pelapor Sudiari, modus politisi Partai NasDem ini, yakni dengan mengajak anak laki-lakinya berlatih yoga.

Namun bukannya dilatih yoga, dalam perkembangannya, anak laki-lakinya itu justru dijadikan alat politik dan menjadi korban tabrak lari.

Bahkan anak dari Sudiari juga mengaku kerap diancam alias diteror oleh orang tak dikenal jika membuka soal politik yang dilakukan Somvir.



SINGARAJA-Pelaporan kasus dugaan eksploitasi anak dibawah umur untuk kepentingan politik dengan terlapor Anggota DPRD Bali Dr Somvir berlanjut.

Terbaru, atas kasus ini, politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini, Sabtu (3/10) sekitar pukul 13.00 WITA akhirnya memenuhi panggilan penyidik Unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Polres Buleleng.

Dr Somvir memenuhi panggilan penyidik atas laporan pelapor Made Sudiari (Nomor LP: STP/121/VII/2020/Reskrim) tertanggal 10 Juli 2020.

Mengenakan baju atasan warna biru, usai tiba di Mapolres Buleleng, Dr Somvir langsung masuk ke ruang Unit PPA dan menjalani pemeriksaan secara tertutup.

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, pemeriksaan Dr Somvir berlangsung hampir sekitar 4 (Empat) jam.

Selanjutnya, usai menjalani pemeriksaan di ruang unit PPA, Dr. Somvir keluar ruangan dengan diantar seorang penyidik Polwan dari Unit PPA menuju ruang kerja Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto.

Baca Juga:  P2TP2A Desak Polisi Telusuri Koleksi Fotografer Pemerkosa Dua Siswi

Selang beberapa menit kemudian, Dr. Somvir kembali keluar bersama penyidik polwan dari ruang Kasat Reskrim melalui pintu utama Mako Polres Buleleng.

Saat keluar melalui pintu utama Mako Polres, Dr Somvir terkesan menghindar dari kejaran awak media. Bahkan saat hendak diwawancari terkait pemeriksaan di Unit PPA, praktisi Yoga ini lebih memilih diam alias No Coment.

Sementara itu, atas kedatangan Somvir ke Mapolres Buleleng, Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto menyatakan bahwa kedatangan anggota DPRD Bali Dr. Somvir ke Polres Buleleng murni untuk memenuhi panggilan penyyidik Unit PPA.

“Jadi baru sebatas diperiksa dan ini masih pendalaman,” terang AKP Vicky singkat

Baca Juga:  ABG 14 Tahun Bunuh Teller Bank, KPPAD Bali Sentil Kekerasan Pada Anak

Seperti diketahui, hingga kasus ini bergulir berawal dari adanya laporan dari pihak pelapor Made Sudiari.

Sesuai laporan, pelapor Sudiari menduga ada tindakan tipu daya dan dugaan eksploitasi yang dilakukan terlapor terhadap anak laki-lakinya (Komang NS) yang masih dibawah umur untuk kepentingan politik.

Adapun sesuai laporan pelapor Sudiari, modus politisi Partai NasDem ini, yakni dengan mengajak anak laki-lakinya berlatih yoga.

Namun bukannya dilatih yoga, dalam perkembangannya, anak laki-lakinya itu justru dijadikan alat politik dan menjadi korban tabrak lari.

Bahkan anak dari Sudiari juga mengaku kerap diancam alias diteror oleh orang tak dikenal jika membuka soal politik yang dilakukan Somvir.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/