alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Kapok, Main Hajar Pemilik Warung, Pentolan Ormas Made Parta Dibui

DENPASAR – Oknum pentolan ormas berbadan kekar dan kepala botak yang akrab disapa De Gajah, terpaksa dijebloskan ke dalam sel tahanan Polsek Denpasar Barat.

Pelaku bernama lengkap Made Parta Sunantara, 48, terpaksa diamankan setelah menganiaya terhadap Fathorrasi, 29, di warung Soto Ayam Cak Dul di Jalan Gunung Batur l, Pemecutan Denpasar, Rabu (4/1) malam pukul 17.00.

Kanitreskrim Denpasar Barat Iptu Aan Saputra mengatakan, Made Parta Sunantara alias De Gajah, warga Jalan Gunung Batur Nomor 50 Banjar Kerandan, Denpasar, diketahui anggota salah satu ormas.

“Korban adalah pemilik warung,” beber perwira lulusan Akpol Tahun 2012 ini. Menurutnya, kejadian bermula ketika pelaku datang di TKP lalu makan soto.

Baca Juga:  Mayat Pria Mengambang Di Bawah Jembatan Tukad Badung Bikin Geger Warga

Setelah makan, dia bayar langsung pulang bersama anjing yang dibawa pelaku.  “Anehnya, saat hendak naik motor ia justru turun lalu menghampiri korban dan menganiaya korban hingga babak belur,” katanya.

Lantas, kenapa tiba-tiba menganiaya korban ? “Diduga korban tidak suka dengan anjing pelaku, lalu pelaku menganiayanya,” pungkasnya. 



DENPASAR – Oknum pentolan ormas berbadan kekar dan kepala botak yang akrab disapa De Gajah, terpaksa dijebloskan ke dalam sel tahanan Polsek Denpasar Barat.

Pelaku bernama lengkap Made Parta Sunantara, 48, terpaksa diamankan setelah menganiaya terhadap Fathorrasi, 29, di warung Soto Ayam Cak Dul di Jalan Gunung Batur l, Pemecutan Denpasar, Rabu (4/1) malam pukul 17.00.

Kanitreskrim Denpasar Barat Iptu Aan Saputra mengatakan, Made Parta Sunantara alias De Gajah, warga Jalan Gunung Batur Nomor 50 Banjar Kerandan, Denpasar, diketahui anggota salah satu ormas.

“Korban adalah pemilik warung,” beber perwira lulusan Akpol Tahun 2012 ini. Menurutnya, kejadian bermula ketika pelaku datang di TKP lalu makan soto.

Baca Juga:  Bos Para Pria Kekar Oknum Ormas Sering Lakukan Teror dan Perampasan

Setelah makan, dia bayar langsung pulang bersama anjing yang dibawa pelaku.  “Anehnya, saat hendak naik motor ia justru turun lalu menghampiri korban dan menganiaya korban hingga babak belur,” katanya.

Lantas, kenapa tiba-tiba menganiaya korban ? “Diduga korban tidak suka dengan anjing pelaku, lalu pelaku menganiayanya,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/