alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Tancap Gas saat Jalanan Licin, Tabrak Pohon, Pelajar 16 Tahun Tewas

DENPASAR – Jalanan di Kota Denpasar kembali memakan korban. Seorang pelajar yang baru berusia 16 tahun bernama I Wayan Peri Pebrian, tewas,

setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Cekomaria, depan Warung Srikandi, Denpasar, Sabtu (2/1) malam lalu.

“Setelah menerima laporan, anggota langsung ke ke lokasi. Kami langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi yang

menyatakan bahwa kejadian tersebut merupakan kecelakaan tunggal,” ujar Kasatlantas Polresta Denpasar AKP Taufan Rizaldi.
Berdasar keterangan warga, pelajar tersebut diketahui berkendara dalam kondisi kecepatan tinggi. Setiba di TKP, korban mengalami out of control dan meninggal di tempat.

“Korban tinggal bersama orangtuanya di Jalan Padma, Denpasar Timur. Korban mengalami luka terbuka pada bagian kepala hingga mengakibatkan cedera kepala berat,” katanya lagi.

Baca Juga:  Kantongi Ciri Terduga Perusak Baliho Covid-19, Polisi Buru Dua Pemotor

Dijelaskan AKP Taufan sebelumnya, korban diketahui melintas di Jalan Cekomaria, Denpasar Utara, menggunakan sepeda motor Honda Scoopy plat DK 4059 UAM.

Korban bergerak dari selatan ke utara dengan kecepatan tinggi. Karena jalan yang licin lantaran hujan kemarin malam membuat korban kehilangan keseimbangan.

“Korban menabrak dua pot bunga yang ada di depan warung Srikandi di Jalan Cekomaria. Jenazah korban dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar,” tuturnya.



DENPASAR – Jalanan di Kota Denpasar kembali memakan korban. Seorang pelajar yang baru berusia 16 tahun bernama I Wayan Peri Pebrian, tewas,

setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Cekomaria, depan Warung Srikandi, Denpasar, Sabtu (2/1) malam lalu.

“Setelah menerima laporan, anggota langsung ke ke lokasi. Kami langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi yang

menyatakan bahwa kejadian tersebut merupakan kecelakaan tunggal,” ujar Kasatlantas Polresta Denpasar AKP Taufan Rizaldi.
Berdasar keterangan warga, pelajar tersebut diketahui berkendara dalam kondisi kecepatan tinggi. Setiba di TKP, korban mengalami out of control dan meninggal di tempat.

“Korban tinggal bersama orangtuanya di Jalan Padma, Denpasar Timur. Korban mengalami luka terbuka pada bagian kepala hingga mengakibatkan cedera kepala berat,” katanya lagi.

Baca Juga:  Ngantuk saat Nyopir, Mobil Mazda Nyemplung Sungai Jadi Tontonan Warga

Dijelaskan AKP Taufan sebelumnya, korban diketahui melintas di Jalan Cekomaria, Denpasar Utara, menggunakan sepeda motor Honda Scoopy plat DK 4059 UAM.

Korban bergerak dari selatan ke utara dengan kecepatan tinggi. Karena jalan yang licin lantaran hujan kemarin malam membuat korban kehilangan keseimbangan.

“Korban menabrak dua pot bunga yang ada di depan warung Srikandi di Jalan Cekomaria. Jenazah korban dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar,” tuturnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/