alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Rampas Uang & HP Mahasiswa di Kuta,Sosok Pelaku Pengeroyokan Misterius

KUTA – Dua orang mahasiswa, FSD, 21, dan MAP menjadi korban penggeroyokan di Jalan Raya Legian, Kuta, Selasa (28/1) dini hari lalu.

Selain dihajar pelaku hingga babak belur, para pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari dua orang itu merampas dompet berisi uang dan juga HP Iphone 7 milik korban.

Nahasnya lagi, hingga kini belun terungkap siapa para pelaku pengeroyokan tersebut. Sumber di lapangan menyebutkan, kejadian pengeroyokan itu dipicu salah paham.

Saat itu dua korban melintas di Jalan Raya Legian, Kuta sekitar pukul 03.30 dinihari. Namun, dua korban tiba-tiba terlibat perselisihan dengan para pelaku.

Karena korban hanya berdua dan kalah jumlah, mereka berniat pergi dan tidak meladeni pelaku. Namun di luar dugaan, para pelaku malah menahan dan menghajar keduanya.

Baca Juga:  Rugikan Negara Rp 1,3 Miliar, Bea Cukai Musnahkan Ribuan Produk Ilegal

Para mahasiswa itu pun tidak bisa berbuat banyak. Mereka mengalami luka hingga memar di sekujur tubuh akibat dikeroyok pelaku.

Parahnya lagi, meski ada warga yang melihat peristiwa itu, namun mereka tidak berani melerai.

“Berdasar keterangan beberapa saksi, diduga pelakunya berjumlah lebih dari dua orang,” terang sumber.

Nahasnya lagi, setelah dikeroyok hingga babak belur, dompet berisi uang Rp 900 ribu dan Iphone 7 milik korban juga ikut dirampas para pelaku.

“Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Kuta, termasuk kehilangan uang dan HP itu,” tambah sumber.

Laporan dilakukan oleh korban FSD. Hingga kini para pelaku belum tertangkap, dan polisi masih terus melakukan penyelidikan. 

Baca Juga:  Warga Nigeria Aniaya Wanita Lokal di Bali, Rampas Uang dan Ancam Bunuh


KUTA – Dua orang mahasiswa, FSD, 21, dan MAP menjadi korban penggeroyokan di Jalan Raya Legian, Kuta, Selasa (28/1) dini hari lalu.

Selain dihajar pelaku hingga babak belur, para pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari dua orang itu merampas dompet berisi uang dan juga HP Iphone 7 milik korban.

Nahasnya lagi, hingga kini belun terungkap siapa para pelaku pengeroyokan tersebut. Sumber di lapangan menyebutkan, kejadian pengeroyokan itu dipicu salah paham.

Saat itu dua korban melintas di Jalan Raya Legian, Kuta sekitar pukul 03.30 dinihari. Namun, dua korban tiba-tiba terlibat perselisihan dengan para pelaku.

Karena korban hanya berdua dan kalah jumlah, mereka berniat pergi dan tidak meladeni pelaku. Namun di luar dugaan, para pelaku malah menahan dan menghajar keduanya.

Baca Juga:  Bermodal Kepala Pelontos, Polisi KW Rampas HP di Denpasar

Para mahasiswa itu pun tidak bisa berbuat banyak. Mereka mengalami luka hingga memar di sekujur tubuh akibat dikeroyok pelaku.

Parahnya lagi, meski ada warga yang melihat peristiwa itu, namun mereka tidak berani melerai.

“Berdasar keterangan beberapa saksi, diduga pelakunya berjumlah lebih dari dua orang,” terang sumber.

Nahasnya lagi, setelah dikeroyok hingga babak belur, dompet berisi uang Rp 900 ribu dan Iphone 7 milik korban juga ikut dirampas para pelaku.

“Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Kuta, termasuk kehilangan uang dan HP itu,” tambah sumber.

Laporan dilakukan oleh korban FSD. Hingga kini para pelaku belum tertangkap, dan polisi masih terus melakukan penyelidikan. 

Baca Juga:  Selain Dianiaya, Dua HP Korban Dirampas Debt Collector

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/