alexametrics
28.7 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Awas! Polresta Denpasar Gelar Operasi Besar Tangkapi Pelaku Narkoba

DENPASAR – Narkoba masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Bali. Narkoba juga menjadi salah satu kasus menonjol di wilayah Kabupaten Badung dan Denpasar selama tahun 2020. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya pelaku narkoba yang tertangkap. 

 

Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, setidaknya ada 417 tersangka narkoba selama tahun 2020 di wilayah hukum Polresta Denpasar. Dari jumlah tersebut, ada 166 tersangka berasal dari Bali. Sedangkan sisanya berasal dari luar Bali.

 

“Meski didominasi warga pendatang, warga asli Bali yang terlibat narkoba juga tergolong tinggi,” kata Kombes Jansen, saat memimpin Apel Kesiapan Operasi Antik Agung 2021 di lapangan depan Polresta Denpasar, Kamis (4/2) pagi. 

 

Perwira dengan melati tiga di pundak ini juga mengungkap, berdasarkan hasil penelitian dari Badan Narkotika Nasional, narkotika juga sudah merambah di kalangan pelajar. Tidak terkecuali siswa SD.

 

Guna menekan angka peredaran narkotika di wilayah hukum Polresta Denpasar, Polresta Denpasar melaksanakan Operasi Antik Agung 2021 selama 16 hari. Operasi ini dimulai dari tanggal 4 hingga 19 Februari 2021. 

 

“Operasi ini dengan mengedepankan giat represif yang didukung giat intelijen guna pencegahan, pemberantasan peredaran gelap narkoba,” tandas Kombes Jansen.

 



DENPASAR – Narkoba masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Bali. Narkoba juga menjadi salah satu kasus menonjol di wilayah Kabupaten Badung dan Denpasar selama tahun 2020. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya pelaku narkoba yang tertangkap. 

 

Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, setidaknya ada 417 tersangka narkoba selama tahun 2020 di wilayah hukum Polresta Denpasar. Dari jumlah tersebut, ada 166 tersangka berasal dari Bali. Sedangkan sisanya berasal dari luar Bali.

 

“Meski didominasi warga pendatang, warga asli Bali yang terlibat narkoba juga tergolong tinggi,” kata Kombes Jansen, saat memimpin Apel Kesiapan Operasi Antik Agung 2021 di lapangan depan Polresta Denpasar, Kamis (4/2) pagi. 

 

Perwira dengan melati tiga di pundak ini juga mengungkap, berdasarkan hasil penelitian dari Badan Narkotika Nasional, narkotika juga sudah merambah di kalangan pelajar. Tidak terkecuali siswa SD.

 

Guna menekan angka peredaran narkotika di wilayah hukum Polresta Denpasar, Polresta Denpasar melaksanakan Operasi Antik Agung 2021 selama 16 hari. Operasi ini dimulai dari tanggal 4 hingga 19 Februari 2021. 

 

“Operasi ini dengan mengedepankan giat represif yang didukung giat intelijen guna pencegahan, pemberantasan peredaran gelap narkoba,” tandas Kombes Jansen.

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/