alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Stres Tak Bisa Tidur Seminggu, Kakek Pensiunan PNS Tewas Gantung Diri

DENPASAR – Seorang kakek berusia 79 tahun bernama I Wayab Meja, ditemukan tewas gantung diri.

Kejadian memilukan ini terjadi di Jalan Pandu Gang 1 Banjar Tanjung Bungkak Kaja, Sabtu (4/5) sekitar pukul 06.10 pagi.

Pensiunan PNS ini ditemukan tewas pertama kali oleh anaknya bernama Nyoman Sarwada. “Korban ini ditemukan tewas gantung diri pertama kali oleh anaknya,” kata Kapolsek Denpasar Timur, Kompol Nyoman Karang Adiputra, Sabtu (4/5) siang.

Diduga kuat korban nekat gantung diri karena depresi dengan sakit yang dialaminya. Korban diketahui tidak bisa tidur lebih dari seminggu dan sulit buang air besar.

Korban melakukan gantung diri pada ventilasi pintu kamar mandi sebelah utara TKP, dengan menggunakan sarana seutas tali tambang berwarna biru, dan kursi kayu.

Baca Juga:  Mimih! Giliran Nasabah di LPD Intaran Kesulitan Tarik Uang Tabungan

Pada saat ditemukan korban mengenakan pakaian baju lengan panjang berwarna abu- abu, celana pendek warna hitam.

Posisi korban,  wajah menghadap ke utara, dengan badan menempel di kusen pintu, dan kaki agak menekuk sudah menyentuh lantai.

Berdasar penyelidikan tim identifikasi Polresta Denpasar, peristiwa itu adalah murni merupakan gantung diri.

Hal ini ditandai dengan lidah menjulur, luka jerat pada leher, keluar kotoran pada anus, dan keluar kencing pada alat kelamin.

“Pihak keluarga sudah ikhlas menerima kejadian ini tidak melaporkannya secara tertulis kepada pihak kepolisian.

Untuk jenazah korban saat ini disemayamkan di TKP oleh pihak keluarga,” tandas perwira dengan melati satu di pundak ini. 

Baca Juga:  Terungkap, PNS Klungkung Gantung Diri Sempat Dirawat di RSJ Semasa SMA


DENPASAR – Seorang kakek berusia 79 tahun bernama I Wayab Meja, ditemukan tewas gantung diri.

Kejadian memilukan ini terjadi di Jalan Pandu Gang 1 Banjar Tanjung Bungkak Kaja, Sabtu (4/5) sekitar pukul 06.10 pagi.

Pensiunan PNS ini ditemukan tewas pertama kali oleh anaknya bernama Nyoman Sarwada. “Korban ini ditemukan tewas gantung diri pertama kali oleh anaknya,” kata Kapolsek Denpasar Timur, Kompol Nyoman Karang Adiputra, Sabtu (4/5) siang.

Diduga kuat korban nekat gantung diri karena depresi dengan sakit yang dialaminya. Korban diketahui tidak bisa tidur lebih dari seminggu dan sulit buang air besar.

Korban melakukan gantung diri pada ventilasi pintu kamar mandi sebelah utara TKP, dengan menggunakan sarana seutas tali tambang berwarna biru, dan kursi kayu.

Baca Juga:  Perampok Alfa Midi Bawa Kabur Rp 64 Juta, Begini Kronologis Aslinya...

Pada saat ditemukan korban mengenakan pakaian baju lengan panjang berwarna abu- abu, celana pendek warna hitam.

Posisi korban,  wajah menghadap ke utara, dengan badan menempel di kusen pintu, dan kaki agak menekuk sudah menyentuh lantai.

Berdasar penyelidikan tim identifikasi Polresta Denpasar, peristiwa itu adalah murni merupakan gantung diri.

Hal ini ditandai dengan lidah menjulur, luka jerat pada leher, keluar kotoran pada anus, dan keluar kencing pada alat kelamin.

“Pihak keluarga sudah ikhlas menerima kejadian ini tidak melaporkannya secara tertulis kepada pihak kepolisian.

Untuk jenazah korban saat ini disemayamkan di TKP oleh pihak keluarga,” tandas perwira dengan melati satu di pundak ini. 

Baca Juga:  UPDATE! Selain Ikat Korban, Perampok Rumah Mewah Sempat Ngaku Polisi

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/