alexametrics
27.6 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Oknum Pemuda Bertato Pencatut Desa Adat Dilepas

UBUD-Nasib apes dialami Made Suandita.

 

Gara-gara keliling minta sumbangan dengan mengatasnamakan desa adat, pemuda 24 tahun ini, Rabu (3/10) terpaksa diamankankan.

 

Bukan hanya ditangkap pemuda bertato asal Banjar Bangkelasan, Desa Mas, Kecamatan Ubud juga ditelanjangi.

 

Kapolsek Ubud, Kompol Raka Sugita, dikonfirmasi, Kamis (4/10) terkait diamankannya salah seorang pemuda yang mengatasnamakan desa adat, membenarkan.

 

Menurutnya, meski sempat diamankan dan diperiksa, pihaknya akhirnya melepas Suandita.

 

Dilepasnya Suandita, karena korban tidak melapor dan tidak mempermasalahkan. “ Korbannya katanya tidak mempermasalahkan hal itu,” jelasnya.

 

Oleh karen, lanjutnya tidak ada yang dirugikan dan tidak ada pelapor, maka pelaku Suandita dilepas.

Baca Juga:  Koper Misterius Bikin Geger Ubud, Setelah Diamankan Ternyata…

 

“Pelaku kami lepas, karena tidak ada pelapor,” jelasnya.

 

Disinggung mengenai aksi pelaku yang meresahkan dan berulang kali ditangkap, polisi tidak bisa berbuat banyak.

 

“Tidak ada BB (barang bukti, red) dan korban.

Kami tidak berani nahan orang tanpa BB,” terang Raka Sugita.

 

Bahkan, saat pendalaman di beberapa toko yang dimintai uang, pelaku belum menerima apa-apa.

 

“Di toko lain, pelaku belum menerima uang tapi sudah diamankan warga,” tukasnya.

 

Sebelumnya, dari informasi, meski akhirnya tidak ditahan, pelaku ini sempat beraksi di tiga lokasi.

Yakni di wilayah Gianyar, Blahbatuh, dan terakhir di Ubud.

 

Aksi yang dilakukannya sama, yakni menyasar tempat usaha dengan mengatasnamakan warga lokal

Baca Juga:  Salip Mobil di Jalur Menurun, Tronton Hantam Motor, Tewas Mengenaskan

 



UBUD-Nasib apes dialami Made Suandita.

 

Gara-gara keliling minta sumbangan dengan mengatasnamakan desa adat, pemuda 24 tahun ini, Rabu (3/10) terpaksa diamankankan.

 

Bukan hanya ditangkap pemuda bertato asal Banjar Bangkelasan, Desa Mas, Kecamatan Ubud juga ditelanjangi.

 

Kapolsek Ubud, Kompol Raka Sugita, dikonfirmasi, Kamis (4/10) terkait diamankannya salah seorang pemuda yang mengatasnamakan desa adat, membenarkan.

 

Menurutnya, meski sempat diamankan dan diperiksa, pihaknya akhirnya melepas Suandita.

 

Dilepasnya Suandita, karena korban tidak melapor dan tidak mempermasalahkan. “ Korbannya katanya tidak mempermasalahkan hal itu,” jelasnya.

 

Oleh karen, lanjutnya tidak ada yang dirugikan dan tidak ada pelapor, maka pelaku Suandita dilepas.

Baca Juga:  Dilaporkan ke Polda Bali, Ini Kata Owner Goldkoin Rizki Adam

 

“Pelaku kami lepas, karena tidak ada pelapor,” jelasnya.

 

Disinggung mengenai aksi pelaku yang meresahkan dan berulang kali ditangkap, polisi tidak bisa berbuat banyak.

 

“Tidak ada BB (barang bukti, red) dan korban.

Kami tidak berani nahan orang tanpa BB,” terang Raka Sugita.

 

Bahkan, saat pendalaman di beberapa toko yang dimintai uang, pelaku belum menerima apa-apa.

 

“Di toko lain, pelaku belum menerima uang tapi sudah diamankan warga,” tukasnya.

 

Sebelumnya, dari informasi, meski akhirnya tidak ditahan, pelaku ini sempat beraksi di tiga lokasi.

Yakni di wilayah Gianyar, Blahbatuh, dan terakhir di Ubud.

 

Aksi yang dilakukannya sama, yakni menyasar tempat usaha dengan mengatasnamakan warga lokal

Baca Juga:  UPDATE! Patahkan Kaki Bule Italia, Polisi Bali Buru Pelaku Misterius

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/