alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Lagi, Pencurian Uang Sesari Pura Bikin Geger Warga Tabanan

TABANAN – Aksi pencurian di Pura kembali terulang di wilayah hukum Polres Tabanan. Kali ini pencurian terjadi di Desa Adat Ole, Desa Dauh Puri, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.

Bahkan akibat aksi pencurian ini, warga kembali dibuat resah. Pasalnya aksi pencurian terjadi pasca warga melaksanakan piodalan di Pura Puseh Desa setempat.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebut, aksi dugaan pencurian uang sesari tersebut telah dilaporkan warga desa setempat ke Polsek Marga.  

Dugaan pencurian uang sesari baru diketahui warga Desa Marga Dauh Puri, sehari setelah pelaksanaan piodalan di Pura Puseh dan Pura Desa setempat yang dilakukan pada Rabu lalu (1/12).

 “Dengan adanya kejadian itu, prajuru adat langsung rapat bersama krama setempat,” ujar salah seorang sumber.

Dugaan pencurian itu diketahui setelah dilakukan pencocokan antara uang yang ada di dalam kotak sesari dengan catatan.

Baca Juga:  Over Muatan, Tak kuat Menanjak, Truk Terguling, Pasutri Ini Terkapar

Saat pencocokan dilakukan, sesari di Pura Puseh tidak ada masalah.

Namun pencocokan di Pura Desa justru terdapat selisih yang nilainya diperkirakan lebih dari Rp 3 juta.

“Odalannya ada di dua tempat. Satu di Pura Puseh. Di situ tidak ada selisih. Yang di Pura Desa baru ada selisih sekitar Rp 3 juta lebih,” ungkapnya.

Uang sesari itu sendiri disimpan ke dalam kotak yang kebetulan kuncinya rusak. Usai piodalan, kotak itu ditaruh di dalam gudang pura yang pintunya juga tidak dikunci.

“Karena mungkin pertimbangannya waktu itu (malam saat piodalan) ada yang mekemit. Jadi dirasa aman,” pungkasnya.

Perihal aksi pencurian uang sesari di Pura dibenarkan oleh Bendesa Adat Ole, I Ketut Gutama, yang dikonfirmasi kemarin, Jumat (3/12).

Baca Juga:  Wow, Jadi Kurir 1.500 Butir Ineks, Eks Residivis Diciduk Bareng Pacar

Hanya saja dia enggan memberikan keterangan lebih jauh soal dugaan aksi pencurian tersebut.

“Kami sudah serahkan ke pihak Kepolisian. Kasus sudah kami laporkan ke Polsek Marga,” katanya.

Dugaan pencurian aksi pencurian itu terjadi di Pura Desa. Itupun baru ketahuan pada Rabu (1/12) pagi. Atau sehari setelah pelaksanaan piodalan di Pura Puseh dan Pura Desa.

“Yang (diduga kecurian) di Pura Desa. Ketahuannya tanggal 1 Desember 2021 kemarin (Rabu),” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Marga, AKP Gede Budiarta,yang dikonfirmasi juga tak menampik ihwal aksi pencurian sesari tersebut.

“Kami sudah terima infonya. Namun baru pengaduan masyarakat tersebut. Yang jelas kami masih turun mencari informasi dan menggali keterangan. Aksi pencurian ini baru sebatas pengaduan,” tukasnya. 

TABANAN – Aksi pencurian di Pura kembali terulang di wilayah hukum Polres Tabanan. Kali ini pencurian terjadi di Desa Adat Ole, Desa Dauh Puri, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.

Bahkan akibat aksi pencurian ini, warga kembali dibuat resah. Pasalnya aksi pencurian terjadi pasca warga melaksanakan piodalan di Pura Puseh Desa setempat.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebut, aksi dugaan pencurian uang sesari tersebut telah dilaporkan warga desa setempat ke Polsek Marga.  

Dugaan pencurian uang sesari baru diketahui warga Desa Marga Dauh Puri, sehari setelah pelaksanaan piodalan di Pura Puseh dan Pura Desa setempat yang dilakukan pada Rabu lalu (1/12).

 “Dengan adanya kejadian itu, prajuru adat langsung rapat bersama krama setempat,” ujar salah seorang sumber.

Dugaan pencurian itu diketahui setelah dilakukan pencocokan antara uang yang ada di dalam kotak sesari dengan catatan.

Baca Juga:  Ternyata Tak Hanya Punggung, TSK Juga Tusuk Leher Korban Hingga Tewas

Saat pencocokan dilakukan, sesari di Pura Puseh tidak ada masalah.

Namun pencocokan di Pura Desa justru terdapat selisih yang nilainya diperkirakan lebih dari Rp 3 juta.

“Odalannya ada di dua tempat. Satu di Pura Puseh. Di situ tidak ada selisih. Yang di Pura Desa baru ada selisih sekitar Rp 3 juta lebih,” ungkapnya.

Uang sesari itu sendiri disimpan ke dalam kotak yang kebetulan kuncinya rusak. Usai piodalan, kotak itu ditaruh di dalam gudang pura yang pintunya juga tidak dikunci.

“Karena mungkin pertimbangannya waktu itu (malam saat piodalan) ada yang mekemit. Jadi dirasa aman,” pungkasnya.

Perihal aksi pencurian uang sesari di Pura dibenarkan oleh Bendesa Adat Ole, I Ketut Gutama, yang dikonfirmasi kemarin, Jumat (3/12).

Baca Juga:  Ciduk 7 PSK Uzur di Terminal Pesiapan, Dinsos Tabanan Beber Fakta Ini

Hanya saja dia enggan memberikan keterangan lebih jauh soal dugaan aksi pencurian tersebut.

“Kami sudah serahkan ke pihak Kepolisian. Kasus sudah kami laporkan ke Polsek Marga,” katanya.

Dugaan pencurian aksi pencurian itu terjadi di Pura Desa. Itupun baru ketahuan pada Rabu (1/12) pagi. Atau sehari setelah pelaksanaan piodalan di Pura Puseh dan Pura Desa.

“Yang (diduga kecurian) di Pura Desa. Ketahuannya tanggal 1 Desember 2021 kemarin (Rabu),” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Marga, AKP Gede Budiarta,yang dikonfirmasi juga tak menampik ihwal aksi pencurian sesari tersebut.

“Kami sudah terima infonya. Namun baru pengaduan masyarakat tersebut. Yang jelas kami masih turun mencari informasi dan menggali keterangan. Aksi pencurian ini baru sebatas pengaduan,” tukasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/