27.6 C
Denpasar
Tuesday, January 31, 2023

Alamak! Wanita Aussie Diperkosa Pria Nigeria Secara Brutal Sampai Berdarah, Begini Modusnya

DENPASAR– Perkosaan brutal warga asing di Bali kembali terjadi. Kali ini, malang benar  nasib wanita kewarganegaraan Australia bernama Renne Tahlia Kalenderian. Perempuan berusia 31 tahun ini diperkosa secara brutal oleh pria asal Nigeria bernama Idongesit Joseph Sion, usia 23 tahun. Kejadian berlangsung di penginapan ditempati Pria Nigeria ini di Kawasan Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar, Jumat (2/12) sekitar pukul 21.30 hingga 23.00. Akibat aksi bejat lelaki Nigeria ini, tubuhnya alami luka lecet dan memar kebiruan, dan kesakitan, bahkan kemaluannya mengeluarkan darah.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, peristiwa bejat ini bermula ketika wanita asal Negeri Kanguru ini dijemput menggunakan sepeda motor di tempatnya menginap di The Magani Hotel & Spa Jalan Melasti, Legian, Kuta Badung, sekitar pukul 18.00. Lalu diajak keliling, kemudian makan di kawasan Wisata Jalan Legian. Setelah itu diajak ke tempat nongkrong dan minum bir bintang di kawasan Kuta.

Dikatakan, kuat dugaan lelaki Nigeria berpasport A115555XX ini telah berencana memuat wanita pemilik pasport PA97889XX ini mabuk berat. Selain dipaksa minum, wanita berambut pirang dikenal lewat medsos satu hari sebelum bertemu itu, dicekoki habisi sejumlah botol bir bintang. Mengetahui yang bersangkutan sempoyongan dia mengajak wanita itu pulang.

Ternyata, bukanya diantar ke hotelbya di Jala Legian, melqinkan dibawa ke penginapannya di Denpasar. Sasempainya di sana, wanita ini sedikit sadar saat turun dari sepeda motor. Dia langsung bertanya kenapa dibawa ke sini? Namun di disarankan untuk beristirahat sebentar, setelah itu baru diantar pulang. Tak berpikir buruk akan akal bulus lelaki ini, Renne Tahlia Kalenderian pun iyakan dan masuk ke kamar.

Baca Juga:  Amankan BB Bos BPR Legian, Sita Mobil Mewah hingga Senpi James Bond

Dia digunakan dari motor, wanita ini digendong karena masih sempoyongan. Timbulah niat bejat di kepala lelaki ini ketika wanita tersebut dimasukan ke kamar, dan diletakkan terlentang di ranjang. “Setelah itu, dia langsung menutup dan mengunci pintu, lalu ikut berbaring dan awalnya memeluk tubuh bule ini,” pungkas sumber petugas Polresta Denpasar sembari meminta namanya di rahasianya, Minggu (4/12).

Dalam keadaan setengah mabuk, wanita tersebut spontan marah karena tidak mau dipeluk. Iya tidak bisa bangun karena masih terasa pusing. Bukannya malu karena dimarahi, lelaki ini justru menggerayangi payudara wanita tersebut. Kalenderian pun sempat berteriak dan meronta, namun mulutnya dibekup. Kemudian lelaki ini ploroti pakaiannya secara paksa. “Karena memaksa buka pakaian korban sehingga terdapat luka cakar dan lebab pada bagian tubuh wanita ini,” kilah sumber.

Karena dalam keadaan setengah sadar, ia hanya bisa melakukan perlawanan dengan merontah-rontah. Walaupun demikian, aksi bejat itu dapat dilakukan. Wanita ini hanya bisa menangis kerena merasa kecewa, ditambah lagi dengan rasa nyeri pada kemaluan, yang setelah diperhatikan, terdapat darah keluar dari vaginanya. Setelah benar-benar sadar dari mabuk, ia bergegas mengenakan pakaian dan memilih pulang ke hotel yang ditempati, sekitar pukul 01.30.

Baca Juga:  Tak Bisa Tarik Simpanan, Pengurus LPD Dawan Widang Klod Dipolisikan

Dalam perjalanan pulang ke hotel dengan menumpang grab, dibenaknya hanya terlintas penyesalan karena telah berteman dengan lelaki diduga penjahat kelamin. Sampainya di hotel, wanita ini tidak tenang. Bahkan, tubuh terasa sakit, juga kemaliannya semakin kesakitan . Ia lalu memilih melaporkan perbuatan bejat itu ke Maporesta Denpasar, sekitar pukul 15.30. Dalam laporan itu, bule ini alami luka gores pada bagian punggung, akibat terkena kuku lelaki itu.

“Pun memar pada lengan kiri bawah, pad tangan, juga lengan dan pinggang. Sakit pada bagian selangkangan, karena dipaksa ngangkang denagqn posisi ditindih dari bagian atas, serta kemaluan mengeluarkan darah,” timpal sumber mengutip keterangan wanita aussie saat melapor ke pihak PPA Polresta Denpasar, sembari mengatakan, yang bersangkutan telah melakukan visum. “Kasus ini ditangai PPA,” pingkas sumber.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi mengaku belum mengetahui adanya lepaoran ini. “Saya cek dulu ya. Yang pasti kalau sudah melapor, pasti ditindak lanjuti,” tutupnya. Walaupun demikian Kasat Reskrim Kompol Mikael Hutabarat membenarkan terkait adanya laporan itu. Kini, anggota masih berada di lapangan mencari keberadaan terlapor. “Benar kami sudah terima laporan dan sudah ditindak lanjuti. Terlapor sedang dicari,” pungkasnya. (dre/rid)



DENPASAR– Perkosaan brutal warga asing di Bali kembali terjadi. Kali ini, malang benar  nasib wanita kewarganegaraan Australia bernama Renne Tahlia Kalenderian. Perempuan berusia 31 tahun ini diperkosa secara brutal oleh pria asal Nigeria bernama Idongesit Joseph Sion, usia 23 tahun. Kejadian berlangsung di penginapan ditempati Pria Nigeria ini di Kawasan Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar, Jumat (2/12) sekitar pukul 21.30 hingga 23.00. Akibat aksi bejat lelaki Nigeria ini, tubuhnya alami luka lecet dan memar kebiruan, dan kesakitan, bahkan kemaluannya mengeluarkan darah.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, peristiwa bejat ini bermula ketika wanita asal Negeri Kanguru ini dijemput menggunakan sepeda motor di tempatnya menginap di The Magani Hotel & Spa Jalan Melasti, Legian, Kuta Badung, sekitar pukul 18.00. Lalu diajak keliling, kemudian makan di kawasan Wisata Jalan Legian. Setelah itu diajak ke tempat nongkrong dan minum bir bintang di kawasan Kuta.

Dikatakan, kuat dugaan lelaki Nigeria berpasport A115555XX ini telah berencana memuat wanita pemilik pasport PA97889XX ini mabuk berat. Selain dipaksa minum, wanita berambut pirang dikenal lewat medsos satu hari sebelum bertemu itu, dicekoki habisi sejumlah botol bir bintang. Mengetahui yang bersangkutan sempoyongan dia mengajak wanita itu pulang.

Ternyata, bukanya diantar ke hotelbya di Jala Legian, melqinkan dibawa ke penginapannya di Denpasar. Sasempainya di sana, wanita ini sedikit sadar saat turun dari sepeda motor. Dia langsung bertanya kenapa dibawa ke sini? Namun di disarankan untuk beristirahat sebentar, setelah itu baru diantar pulang. Tak berpikir buruk akan akal bulus lelaki ini, Renne Tahlia Kalenderian pun iyakan dan masuk ke kamar.

Baca Juga:  Geger, Tukang Ojek Tusuk Karyawan Money Changer Hingga Nyaris Tewas

Dia digunakan dari motor, wanita ini digendong karena masih sempoyongan. Timbulah niat bejat di kepala lelaki ini ketika wanita tersebut dimasukan ke kamar, dan diletakkan terlentang di ranjang. “Setelah itu, dia langsung menutup dan mengunci pintu, lalu ikut berbaring dan awalnya memeluk tubuh bule ini,” pungkas sumber petugas Polresta Denpasar sembari meminta namanya di rahasianya, Minggu (4/12).

Dalam keadaan setengah mabuk, wanita tersebut spontan marah karena tidak mau dipeluk. Iya tidak bisa bangun karena masih terasa pusing. Bukannya malu karena dimarahi, lelaki ini justru menggerayangi payudara wanita tersebut. Kalenderian pun sempat berteriak dan meronta, namun mulutnya dibekup. Kemudian lelaki ini ploroti pakaiannya secara paksa. “Karena memaksa buka pakaian korban sehingga terdapat luka cakar dan lebab pada bagian tubuh wanita ini,” kilah sumber.

Karena dalam keadaan setengah sadar, ia hanya bisa melakukan perlawanan dengan merontah-rontah. Walaupun demikian, aksi bejat itu dapat dilakukan. Wanita ini hanya bisa menangis kerena merasa kecewa, ditambah lagi dengan rasa nyeri pada kemaluan, yang setelah diperhatikan, terdapat darah keluar dari vaginanya. Setelah benar-benar sadar dari mabuk, ia bergegas mengenakan pakaian dan memilih pulang ke hotel yang ditempati, sekitar pukul 01.30.

Baca Juga:  Hotel Tertua Peninggalan Bung Karno di Bali Nyaris Ludes Terbakar

Dalam perjalanan pulang ke hotel dengan menumpang grab, dibenaknya hanya terlintas penyesalan karena telah berteman dengan lelaki diduga penjahat kelamin. Sampainya di hotel, wanita ini tidak tenang. Bahkan, tubuh terasa sakit, juga kemaliannya semakin kesakitan . Ia lalu memilih melaporkan perbuatan bejat itu ke Maporesta Denpasar, sekitar pukul 15.30. Dalam laporan itu, bule ini alami luka gores pada bagian punggung, akibat terkena kuku lelaki itu.

“Pun memar pada lengan kiri bawah, pad tangan, juga lengan dan pinggang. Sakit pada bagian selangkangan, karena dipaksa ngangkang denagqn posisi ditindih dari bagian atas, serta kemaluan mengeluarkan darah,” timpal sumber mengutip keterangan wanita aussie saat melapor ke pihak PPA Polresta Denpasar, sembari mengatakan, yang bersangkutan telah melakukan visum. “Kasus ini ditangai PPA,” pingkas sumber.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi mengaku belum mengetahui adanya lepaoran ini. “Saya cek dulu ya. Yang pasti kalau sudah melapor, pasti ditindak lanjuti,” tutupnya. Walaupun demikian Kasat Reskrim Kompol Mikael Hutabarat membenarkan terkait adanya laporan itu. Kini, anggota masih berada di lapangan mencari keberadaan terlapor. “Benar kami sudah terima laporan dan sudah ditindak lanjuti. Terlapor sedang dicari,” pungkasnya. (dre/rid)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru