alexametrics
27.6 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Dua Pengeroyok WNA Ukraina Akhirnya Serahkan Diri, Begini Kronologinya

DENPASAR-Dua pelaku pengeroyokan terhadap Warga Negara Asing (WNA) Ukraina, Oleg Zheinov alias OZ, 54, yang sempat viral di media sosial akhirnya menyerahkan diri.

 

Dua pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Mapolda Bali.

 

Mereka yakni masing-masing berinisial AT yang merupakan WNA Rusia dan ID asal Ukraina.

 

Meski keduanya menyerahkan diri, hingga kini status mereka masih saksi.

 

 

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, AKBP Suratno dalam konferensi pers di Mapolda Bali, Jumat (4/2/2022) mengatakan, kejadian itu bermula pada 31 Desember 2022.

 

Saat itu WNA Rusia bernama Volodymyr Kaminsky alias VK, 30 bersama kekasihnya berinisial V datang berlibur ke Bali.

 

Setibanya di Bali, mereka lalu menyewa dua unit Honda PCX di tempat rental sepeda motor yang dikelola oleh wanita asal Papua bernama Cenly Elounora Musa alias ECLM, 26, bersama pasangannya, Oleg Zheinov alias OZ, 54.

 

“Keesokan harinya motor itu malah hilang saat diparkir di vila daerah Tibubeneng, Kuta Utara, Badung di tempat VK menginap,” kata Suratno kepada awak media.

Baca Juga:  Pecahkan Kasus Besar, Kombes Andi Promosi Jadi Irwasda Polda Sulsel

 

Selanjutnya, dari rekaman CCTV di villa itu, terlihat orang yang mencuri sepeda motor itu memiliki perawakan tinggi seperti orang asing.

 

Atas kejadian itu, Volodymyr Kaminsky alias VK lalu memberitahukan hal itu kepada pengelola rental, Cenly Elounora Musa alias ECLM, 26, bersama pasangannya, Oleg Zheinov alias OZ, 54.

 

Tak terima sepeda motor hilang, Cenly Elounora Musa alias ECLM, 26, bersama pasangannya, Oleg Zheinov alias OZ, 54 mendatangi villa tempat tinggal Volodymyr untuk meminta pertanggungjawaban. 

 

Namun saat tiba di resepsionis vila terjadilah perdebatan.

 

Bahkan Volodymyr Kaminsky alias VK sempat diduga dipersikusi oleh Oleg Zheinov alias OZ, 54 . Volodymyr lalu menghubungi temannya orang Indonesia untuk memanggil polisi. Namun oleh temannya itu malah menghubungi WNA lain untuk datang membantu Volodymyr. 

 

Empat orang pria berbadan tegap itu langsung menyeret dan menghajar Oleg Zheinov dari resepsionis villa dan memasukannya ke dalam mobil Fortuner yang mereka bawa.

 

Mobil itu dipasangi lampu rotator tanpa plat nomor hingga. membunyikan sirene.

Baca Juga:  Duo Jambret Belasan TKP Dibekuk, Sasar Pengendara dan Rumah Kosong

 

“Mereka tidak mengaku sebagai polisi internasional. Itu hanya miskomunikasi,” tambah AKBP Suratno. 

 

Empat pria bule berinisial AT dan ID serta dua orang lain yang masih kabur juga sempat mengikat Zheinov dan memasukannya ke dalam mobil. Bahkan menurut pengakuan saksi Cenly Elounora Musa, mereka sempat dibawa putar-putar ke daerah Tabanan. 

 

“Kami sudah telusuri daerah-daerah di Tabanan itu, tapi rupanya saksi ini tidak bisa menjelaskan secara pasti dimana mereka dibawa saat itu,” bebernya. 

 

Setelahnya, Zheinov dan pasangannya, Cenly dikembalikan ke tempat semula.

 

Sementara saat peristiwa itu, Volodymyr tidak ikut melakukan pemukulan. Namun ternyata, saat itu video pengeroyokan itu viral di media sosial dengan narasi bahwa para pengeroyok itu mengaku sebagai interpool.

 

 

Setelah viralnya kejadian itu, kedua pelaku langsung menyerahkan diri ke polisi.

 

“Dua lainnya masih kabur. Ini yang masih kami cari. Sedangkan dua yang sudah menyerahkan diri ini masih berstatus saksi karena untuk penetapan tersangka harus memiliki sekurangnya dua alat bukti,” tukasnya.



DENPASAR-Dua pelaku pengeroyokan terhadap Warga Negara Asing (WNA) Ukraina, Oleg Zheinov alias OZ, 54, yang sempat viral di media sosial akhirnya menyerahkan diri.

 

Dua pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Mapolda Bali.

 

Mereka yakni masing-masing berinisial AT yang merupakan WNA Rusia dan ID asal Ukraina.

 

Meski keduanya menyerahkan diri, hingga kini status mereka masih saksi.

 

 

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, AKBP Suratno dalam konferensi pers di Mapolda Bali, Jumat (4/2/2022) mengatakan, kejadian itu bermula pada 31 Desember 2022.

 

Saat itu WNA Rusia bernama Volodymyr Kaminsky alias VK, 30 bersama kekasihnya berinisial V datang berlibur ke Bali.

 

Setibanya di Bali, mereka lalu menyewa dua unit Honda PCX di tempat rental sepeda motor yang dikelola oleh wanita asal Papua bernama Cenly Elounora Musa alias ECLM, 26, bersama pasangannya, Oleg Zheinov alias OZ, 54.

 

“Keesokan harinya motor itu malah hilang saat diparkir di vila daerah Tibubeneng, Kuta Utara, Badung di tempat VK menginap,” kata Suratno kepada awak media.

Baca Juga:  Diduga Jantungan, WN Prancis Ditemukan Tewas Mengambang di Kolam Villa

 

Selanjutnya, dari rekaman CCTV di villa itu, terlihat orang yang mencuri sepeda motor itu memiliki perawakan tinggi seperti orang asing.

 

Atas kejadian itu, Volodymyr Kaminsky alias VK lalu memberitahukan hal itu kepada pengelola rental, Cenly Elounora Musa alias ECLM, 26, bersama pasangannya, Oleg Zheinov alias OZ, 54.

 

Tak terima sepeda motor hilang, Cenly Elounora Musa alias ECLM, 26, bersama pasangannya, Oleg Zheinov alias OZ, 54 mendatangi villa tempat tinggal Volodymyr untuk meminta pertanggungjawaban. 

 

Namun saat tiba di resepsionis vila terjadilah perdebatan.

 

Bahkan Volodymyr Kaminsky alias VK sempat diduga dipersikusi oleh Oleg Zheinov alias OZ, 54 . Volodymyr lalu menghubungi temannya orang Indonesia untuk memanggil polisi. Namun oleh temannya itu malah menghubungi WNA lain untuk datang membantu Volodymyr. 

 

Empat orang pria berbadan tegap itu langsung menyeret dan menghajar Oleg Zheinov dari resepsionis villa dan memasukannya ke dalam mobil Fortuner yang mereka bawa.

 

Mobil itu dipasangi lampu rotator tanpa plat nomor hingga. membunyikan sirene.

Baca Juga:  Ngaku Istri Polisi, Tipu Ratusan Juta, Badriyah Dituntut 3,5 Tahun

 

“Mereka tidak mengaku sebagai polisi internasional. Itu hanya miskomunikasi,” tambah AKBP Suratno. 

 

Empat pria bule berinisial AT dan ID serta dua orang lain yang masih kabur juga sempat mengikat Zheinov dan memasukannya ke dalam mobil. Bahkan menurut pengakuan saksi Cenly Elounora Musa, mereka sempat dibawa putar-putar ke daerah Tabanan. 

 

“Kami sudah telusuri daerah-daerah di Tabanan itu, tapi rupanya saksi ini tidak bisa menjelaskan secara pasti dimana mereka dibawa saat itu,” bebernya. 

 

Setelahnya, Zheinov dan pasangannya, Cenly dikembalikan ke tempat semula.

 

Sementara saat peristiwa itu, Volodymyr tidak ikut melakukan pemukulan. Namun ternyata, saat itu video pengeroyokan itu viral di media sosial dengan narasi bahwa para pengeroyok itu mengaku sebagai interpool.

 

 

Setelah viralnya kejadian itu, kedua pelaku langsung menyerahkan diri ke polisi.

 

“Dua lainnya masih kabur. Ini yang masih kami cari. Sedangkan dua yang sudah menyerahkan diri ini masih berstatus saksi karena untuk penetapan tersangka harus memiliki sekurangnya dua alat bukti,” tukasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/