25.4 C
Denpasar
Tuesday, November 29, 2022

Identitas Jasad Pelajar SMP di Denpasar Terlacak dari Plat Motor

SEMPAT dikabarkan tak pulang ke rumah dari sejak Minggu (4/4) sore, MYAS, Siswa salah satu SMP di Denpasar ditemukan meninggal di Gianyar.

 

Jasad pelajar berusia 15 tahun itu ditemukan di pinggir jalan raya di kawasan   

Banjar Kesian, Desa Lebih, Kecamatan Gianyar, pada Senin pagi (5/4).

 

IDA BAGUS INDRA PRASETYA, Gianyar

 

WARGA Banjar Kesian, Desa Lebih, Gianyar, Bali, pagi sekitar pukul 05.00 WITA dihebohkan dengan sesosok jasad seorang remaja di pinggir jalan.

 

Tak jauh dari ditemukannya jasad remaja, warga yang saat itu hendak berangkat ke sawah juga menemukan sepeda motor merek Honda Vario DK 5666 AAA.

 

Diduga, sepeda motor yang sudah dalam kondisi rusak itu merupakan sepeda motor milik korban.

 

Saat pertama kali ditemukan warga, jasad remaja berjenis kelamin laki-laki itu juga ditemukan dalam posisi terlentang dengan darah mengucur dari bagian mulut.

Baca Juga:  Oknum Korlap Ngamuk Acungkan Pedang Dijerat UU Darurat

 

Selain itu, tak jauh dari posisi korban, warga juga melihat ada bekas rusak di pelinggih/sanggah batu.

 

Dugaan sementara pelinggih batu itu rusak karena tertabrak korban saat mengendarai sepeda motor.

 

Melihat ada mayat, warga kemudian menghubungi petugas kepolisian terdekat.

 

Selanjutnya, usai dihubungi, petugas dari Unit Lakalantas Polres Gianyar datang ke lokasi kejadian.

 

Polisi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

 

Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, terungkap jika jasad remaja itu adalah jasad MYAS, warga Jalan Gunung Batur, Kecamatan Denpasar Barat.

 

Seperti dibenarkan Kanit Laka Satuan Lantas Polres Gianyar, Aiptu Wayan Kariawan. Saat dikonfirmasi, pihaknya menduga kuat jika korban meninggal karena lakalantas.

 

“Diduga korban tidak bisa menguasai laju kendaraan dan menabrak palinggih dagangan yang terbuat dari batu cadas yang posisinya di sebelah barat jalan,” ujar Kanit Laka Satuan Lantas Polres Gianyar, Aiptu Wayan Kariawan.

Baca Juga:  Modus Dokter Gadungan, Minta Rp 180 Juta, Ngaku Bisa Masukkan ke FK

 

Bahkan saat ditemukan, polisi awalnya tidak menemukan identitas korban. Karena tidak ada identitas yang menempel di tubuh korban, polisi akhirnya berkoordinasi dengan pihak Polresta Denpasar dan melacak melalui nomor plat kendaraan.

 

Hasil pelacakan plat nomor, terungkap jika kendaraan itu beralamat di Jalan Gunung Batur.

 

Selanjutnya, polisi langsung menghubungi orang tua korban. Rupanya, dari orang tuanya, korban diketahui meninggalkan rumah sejak Minggu sore (4/4).

 

“Semalaman korban tidak pulang. Korban masih di bawah umur. Dan belum mengantongi SIM,” pungkasnya.

 

Sementara itu, usai ditemukan, jasad korban yang diduga mengalami Cidera Kepala Berat (CKB) itu langsung dievakuasi dan jenazahnya dititipkan di Ruang Jenazah RSUD Sanjiwani Gianyar.



SEMPAT dikabarkan tak pulang ke rumah dari sejak Minggu (4/4) sore, MYAS, Siswa salah satu SMP di Denpasar ditemukan meninggal di Gianyar.

 

Jasad pelajar berusia 15 tahun itu ditemukan di pinggir jalan raya di kawasan   

Banjar Kesian, Desa Lebih, Kecamatan Gianyar, pada Senin pagi (5/4).

 

IDA BAGUS INDRA PRASETYA, Gianyar

 

WARGA Banjar Kesian, Desa Lebih, Gianyar, Bali, pagi sekitar pukul 05.00 WITA dihebohkan dengan sesosok jasad seorang remaja di pinggir jalan.

 

Tak jauh dari ditemukannya jasad remaja, warga yang saat itu hendak berangkat ke sawah juga menemukan sepeda motor merek Honda Vario DK 5666 AAA.

 

Diduga, sepeda motor yang sudah dalam kondisi rusak itu merupakan sepeda motor milik korban.

 

Saat pertama kali ditemukan warga, jasad remaja berjenis kelamin laki-laki itu juga ditemukan dalam posisi terlentang dengan darah mengucur dari bagian mulut.

Baca Juga:  Pelaku Ngaku Nekat Habisi Nyawa Korban karena Emosi Istrinya Ditampar

 

Selain itu, tak jauh dari posisi korban, warga juga melihat ada bekas rusak di pelinggih/sanggah batu.

 

Dugaan sementara pelinggih batu itu rusak karena tertabrak korban saat mengendarai sepeda motor.

 

Melihat ada mayat, warga kemudian menghubungi petugas kepolisian terdekat.

 

Selanjutnya, usai dihubungi, petugas dari Unit Lakalantas Polres Gianyar datang ke lokasi kejadian.

 

Polisi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

 

Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, terungkap jika jasad remaja itu adalah jasad MYAS, warga Jalan Gunung Batur, Kecamatan Denpasar Barat.

 

Seperti dibenarkan Kanit Laka Satuan Lantas Polres Gianyar, Aiptu Wayan Kariawan. Saat dikonfirmasi, pihaknya menduga kuat jika korban meninggal karena lakalantas.

 

“Diduga korban tidak bisa menguasai laju kendaraan dan menabrak palinggih dagangan yang terbuat dari batu cadas yang posisinya di sebelah barat jalan,” ujar Kanit Laka Satuan Lantas Polres Gianyar, Aiptu Wayan Kariawan.

Baca Juga:  Gagal Bebas, Kubu Ketut Ismaya Tak Habis Pikir dengan Putusan Hakim

 

Bahkan saat ditemukan, polisi awalnya tidak menemukan identitas korban. Karena tidak ada identitas yang menempel di tubuh korban, polisi akhirnya berkoordinasi dengan pihak Polresta Denpasar dan melacak melalui nomor plat kendaraan.

 

Hasil pelacakan plat nomor, terungkap jika kendaraan itu beralamat di Jalan Gunung Batur.

 

Selanjutnya, polisi langsung menghubungi orang tua korban. Rupanya, dari orang tuanya, korban diketahui meninggalkan rumah sejak Minggu sore (4/4).

 

“Semalaman korban tidak pulang. Korban masih di bawah umur. Dan belum mengantongi SIM,” pungkasnya.

 

Sementara itu, usai ditemukan, jasad korban yang diduga mengalami Cidera Kepala Berat (CKB) itu langsung dievakuasi dan jenazahnya dititipkan di Ruang Jenazah RSUD Sanjiwani Gianyar.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/