alexametrics
27.6 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Kecelakaan di Gitgit Libatkan Pentolan LSM Antonius Sanjaya Kiabeni

SUKASADA – Kecelakaan di ruas Jalan Raya Singaraja-Denpasar, wilayah Banjar Dinas Pumahan, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, ternyata melibatkan pentolan LSM Gema Nusantara, Antonius Sanjaya Kiabeni. Dalam kecelakaan Selasa (5/4) tersebut, seorang ayah dan anaknya tewas seketika di tempat kejadian.

 

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya menjelaskan, kecelakaan beruntun di Gitgit ini memang melibatkan banyak kendaraan. Yakni tiga mobil dan satu sepeda motor. Yang tewas dalam kecelakaan ini adalah pengendara sepeda motor bernama Komang Budarsana, 46, dan anaknya, Komang Agus Artawan, 14.

 

Sumarjaya menuturkan, kejadian berawal saat mobil DK 1728 A yang dikemudikan Putu Bagus Kresna, 24, warga Desa Peliatan, Ubud, Gianyar melaju dari arah Denpasar menuju ke Singaraja.

Baca Juga:  Mangkrak, Penyidik Kejari Gianyar Incar Proyek Pasar Silakarang

 

Di depannya terdapat mobil DK 1020 VR yang dikemudikan pentolan LSM Gema Nusantara, Antonius Sanjaya Kiabeni, 61, warga Kelurahan Kampung Baru; kemudian bagian paling depan terdapat mobil DK 1720 OB yang dikemudikan Made Widiantara, 49, warga Desa Peliatan.

 

Dari awar berlawan, datang sepeda motor DK 4377 UAG yang dikemudikan Komang Budarsana, 46, warga Desa Wanagiri dan membonceng anaknya, Komang Agus Artawan, 14.

 

Diduga mobil DK 1728 A yang dikemudikan Putu Bagus Kresna telalu mengambil haluan ke kanan sehingga menyenggol sepeda motor yang dikendarai Komang Budarsana dan membonceng Komang Agus Artawan.

 

Akibatnya, pengendara sepeda motor terpental dan tewas. Komang Budarsana mengalami luka robek pada bagian wajah. Sementara korban Komang Agus Artawan mengalami cedera kepala berat. Diduga keduanya meninggal seketika di tempat kejadian.

Baca Juga:  Sudikerta Resmi Tersangka, Togar : Beliau Happy-Happy Saja..

 

Tak berhenti di sana, mobil DK 1728 A juga menyenggol mobil DK 1020 VR yang dikemudian Antonius dan mobil DK 1720 OB yang dikemudikan Widintara di depannya.

 

“Diduga mobil DK 1728 A mengambil haluan terlalu kanan sehingga menabrak sepeda motor DK 4377 UAG. Selanjutnya mobil DK 1728 A menabrak kendaraan yang di depannya,” kata Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya.



SUKASADA – Kecelakaan di ruas Jalan Raya Singaraja-Denpasar, wilayah Banjar Dinas Pumahan, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, ternyata melibatkan pentolan LSM Gema Nusantara, Antonius Sanjaya Kiabeni. Dalam kecelakaan Selasa (5/4) tersebut, seorang ayah dan anaknya tewas seketika di tempat kejadian.

 

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya menjelaskan, kecelakaan beruntun di Gitgit ini memang melibatkan banyak kendaraan. Yakni tiga mobil dan satu sepeda motor. Yang tewas dalam kecelakaan ini adalah pengendara sepeda motor bernama Komang Budarsana, 46, dan anaknya, Komang Agus Artawan, 14.

 

Sumarjaya menuturkan, kejadian berawal saat mobil DK 1728 A yang dikemudikan Putu Bagus Kresna, 24, warga Desa Peliatan, Ubud, Gianyar melaju dari arah Denpasar menuju ke Singaraja.

Baca Juga:  Gara-gara HP Meledak, Rumah Warga Desa Tua Marga Ludes Terbakar

 

Di depannya terdapat mobil DK 1020 VR yang dikemudikan pentolan LSM Gema Nusantara, Antonius Sanjaya Kiabeni, 61, warga Kelurahan Kampung Baru; kemudian bagian paling depan terdapat mobil DK 1720 OB yang dikemudikan Made Widiantara, 49, warga Desa Peliatan.

 

Dari awar berlawan, datang sepeda motor DK 4377 UAG yang dikemudikan Komang Budarsana, 46, warga Desa Wanagiri dan membonceng anaknya, Komang Agus Artawan, 14.

 

Diduga mobil DK 1728 A yang dikemudikan Putu Bagus Kresna telalu mengambil haluan ke kanan sehingga menyenggol sepeda motor yang dikendarai Komang Budarsana dan membonceng Komang Agus Artawan.

 

Akibatnya, pengendara sepeda motor terpental dan tewas. Komang Budarsana mengalami luka robek pada bagian wajah. Sementara korban Komang Agus Artawan mengalami cedera kepala berat. Diduga keduanya meninggal seketika di tempat kejadian.

Baca Juga:  Sudikerta Resmi Tersangka, Togar : Beliau Happy-Happy Saja..

 

Tak berhenti di sana, mobil DK 1728 A juga menyenggol mobil DK 1020 VR yang dikemudian Antonius dan mobil DK 1720 OB yang dikemudikan Widintara di depannya.

 

“Diduga mobil DK 1728 A mengambil haluan terlalu kanan sehingga menabrak sepeda motor DK 4377 UAG. Selanjutnya mobil DK 1728 A menabrak kendaraan yang di depannya,” kata Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/