Selasa, 07 Dec 2021
Radar Bali
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Tewasnya Wanita di Kompleks Padanggalak

Diduga Haryani Tewas Dibunuh Usai Cekcok Bayaran

05 Agustus 2021, 11: 21: 15 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Diduga Haryani Tewas Dibunuh Usai Cekcok Bayaran

Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP di Kompleks Lokaliasasi Padanggalak, Dentim, Rabu (4/8) (Istimewa)

Share this      

DENPASAR-Tewasnya Haryani, 51, di salah satu kamar eks komplek lokalisasi Padanggalak, Kesiman, Denpasar Timur, Rabu pagi (4/8) sekitar pukul 09.30 masih menyisakan teka-teki.

Meski demikian, dari informasi terbaru, tewasnya perempuan paruh baya asal Bondowoso, Jawa Timur, ini tewas setelah dianiaya tamu atau pria bule pelanggannya.

Haryani tewas karena dianiaya saat berkencan dengan pria bule.

Baca juga: Tim Dokter Forensik RSUP Sanglah Ungkap Hasil Visum Luar Jasad Haryani

Dugaan itu menyusul dengan adanya petunjuk dan barang bukti yang ditemukan polisi di tempat kejadian perkara (TKP). Adapun sejumlah petunjuk dan barang bukti itu diantaranya, selain adanya bekas darah keluar dari mulut dan hidung korban, polisi juga menemukan bekas k*dom bekas berisi cairan sp**ma.

Bahkan saat ditemukan, mendiang Haryani hanya mengenakan daster dan tidak memakai pakaian dalam.

Sementara dari informasi tambahan lainnya, dari keterangan sejumlah saksi di TKP, yakni dari Saksi Sahami alias Bu Nur, 40, saksi sempat mendengar korban berteriak minta tolong.

Saksi Bu Nur juga sempat melihat korban dan tamunya (pria bule) terlihat cekcok alias adu mulut.

Meski tak mau berspekulasi, namun dugaan sementara, korban dan pria bule yang hingga kini masih misterius keberadaannya itu bersitegang terkait bayaran.

"Setahu saya, dia (Korban Haryani) masuk ke kamar bersama seorang WNA yang merupakan tamu langganannya. Ya tamunya orang Bule dengan berkata ini bukan 200, tapi 300 " kata Saksi Ibu Nur.

Sayangnya soal nominal itu, lagi-lagi saksi tidak bisa memastikan apakah antara korban dengan tamu kepada Jawapos Radar Bali sembari mengelus dadanya terkesan panik.

Sedangkan atas informasi sumber, Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi menyatakan jika kasus ini masih dilakukan penyelidikan.

“Masih lidik, dan TKP saat ini sudah dipasang police line,”tukasnya.

(rb/dre/pra/JPR)


 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia