alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 12, 2022

Mimih…Predator Pedofilia Mangsa Empat Bocah Berkedok Ketua Yayasan

RadarBali.com – Berakhir sudah aksi pedofilia yang dilakukan NS, 47, mantan ketua salah satu yayasan pemerhati anak ternama di Bali.

Bapak empat anak ini ternyata memanfaatkan jabatan sebagai ketua yayasan untuk melancarkan akal bulusnya. Untungnya, salah satu korban membuka cerita sehingga korban lain dapat dicegah. 

Menurut Kasubdit IV Renata AKBP Sang Ayu Putu Alit Saparini, kemarin (4/9), pelaku pedofilia diketahui dedengkot salah satu yayasan pemerhati anak yang berpusat di Karangasem.

Yayasan itu punya cabang di Singaraja juga di Gianyar. Pria asal Karangasem berinisial NS melakukan aksi bejat terhadap empat orang anak yang dilakukan sejak tahun 2007 sampai 2016.

Korbannya antara lain berinisial M, K, KN, dan R. “Korban (sekarang) rata-rata berusia 13 sampai 15 tahun. Semuanya laki-laki. Untungnya salah satu anak yang gagal dirayu bercerita ke mana-mana dan akhirnya terungkap,” sebutnya.

Baca Juga:  Tangkap Residivis Cilik, Polisi Amankan Honda Scoopy

Dijelaskannya, kasus ini terungkap dari B, anak yayasan yang jadi korban percobaan sodomi. Karena menolak bujuk rayu NS, dia selalu diasingkan di lingkungan yayasan, akhirnya anak tersebut bercerita ke orang lain.

Didampingi Kasubdit Penmas AKBP Ni Made Ayu Kusumadewi, AKBP Sang Ayu Putu Alit Saparini mengatakan, berdasar cerita B itu akhirnya sampai ke polisi.

“Kami melakukan investigasi dan melakukan penyelidikan mulai Juni 2017,” cetusnya. Setelah ditelisik, polisi akhirnya menelusuri dari cerita M, K, KN, dan R.

Keempat bocah tersebut direhabilitasi sembari dimintai keterangan, dipandu psikolog. Mereka akhirnya berterus terang bahwa selama ini mendapat perlakukan tak senonoh dari NS.



RadarBali.com – Berakhir sudah aksi pedofilia yang dilakukan NS, 47, mantan ketua salah satu yayasan pemerhati anak ternama di Bali.

Bapak empat anak ini ternyata memanfaatkan jabatan sebagai ketua yayasan untuk melancarkan akal bulusnya. Untungnya, salah satu korban membuka cerita sehingga korban lain dapat dicegah. 

Menurut Kasubdit IV Renata AKBP Sang Ayu Putu Alit Saparini, kemarin (4/9), pelaku pedofilia diketahui dedengkot salah satu yayasan pemerhati anak yang berpusat di Karangasem.

Yayasan itu punya cabang di Singaraja juga di Gianyar. Pria asal Karangasem berinisial NS melakukan aksi bejat terhadap empat orang anak yang dilakukan sejak tahun 2007 sampai 2016.

Korbannya antara lain berinisial M, K, KN, dan R. “Korban (sekarang) rata-rata berusia 13 sampai 15 tahun. Semuanya laki-laki. Untungnya salah satu anak yang gagal dirayu bercerita ke mana-mana dan akhirnya terungkap,” sebutnya.

Baca Juga:  Sebelum Ditemukan Tewas, Korban Sempat Mengamuk dan Pukul Pintu Kamar

Dijelaskannya, kasus ini terungkap dari B, anak yayasan yang jadi korban percobaan sodomi. Karena menolak bujuk rayu NS, dia selalu diasingkan di lingkungan yayasan, akhirnya anak tersebut bercerita ke orang lain.

Didampingi Kasubdit Penmas AKBP Ni Made Ayu Kusumadewi, AKBP Sang Ayu Putu Alit Saparini mengatakan, berdasar cerita B itu akhirnya sampai ke polisi.

“Kami melakukan investigasi dan melakukan penyelidikan mulai Juni 2017,” cetusnya. Setelah ditelisik, polisi akhirnya menelusuri dari cerita M, K, KN, dan R.

Keempat bocah tersebut direhabilitasi sembari dimintai keterangan, dipandu psikolog. Mereka akhirnya berterus terang bahwa selama ini mendapat perlakukan tak senonoh dari NS.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/