alexametrics
28.7 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Eks Kepala BPN Tewas Bunuh Diri, Kejagung Sanksi Jaksa Kejati Bali

DENPASAR – Nasib belasan jaksa terutama jaksa penyidik, jaksa pengawal, dan tim keamanan dalam Kejati Bali saat ini bergantung pada tim pemeriksa Jaksa Agung Muda Pengawas (Jamwas) Kejagung.

Jika mereka dianggap lalai dalam menjalankan tugas sehingga menyebabkan Tri Nugraha, 53, bunuh diri, maka sanksi menanti.

Nah, kena atau tidaknya sanksi para jaksa ini akan diumumkan langsung dari Kejagung. “Sekarang ini kami masih menunggu

hasil pemeriksaan tim dari Kejagung. Tindak lanjutnya nanti diumumkan Kejagung,” ujar Kasi Penkum A. Luga Harlianto kemarin.

Disinggung sanksi, Luga menyebut semua diserahkan tim pengawasan yang datang memeriksa. “Mereka (tim Jamwas) yang menilai apa yang terjadi. Setelah itu hasilnya ditelaah dan dikaji,” tukas Luga.

Baca Juga:  Ketua LPD Sangeh Tersangka, Penyidik Kejati Bali Panggil Ulang Saksi

Kajati Bali dan jajaran pimpinan di Kejati Bali sendiri menurut Luga memberikan akses seluas-luasnya pada tim Jamwas yang turun.

Sebab, turunnya tim dari Kejagung RI atas perintah langsung Jaksa Agung. Dijelaskan, ada 20 orang yang sudah diperiksa.

Selain jaksa, ada pengacara mendiang Tri Nugraha, dan dokter RS Bali Mandara yang memeriksa kesehatan Tri Nugraha sebelum peristiwa. 

Mengenai jadwal rekonstruksi dari pihak Polda Bali, A. Luga Harlianto menyatakan belum mendapat informasi kapan rekonstruksi. 



DENPASAR – Nasib belasan jaksa terutama jaksa penyidik, jaksa pengawal, dan tim keamanan dalam Kejati Bali saat ini bergantung pada tim pemeriksa Jaksa Agung Muda Pengawas (Jamwas) Kejagung.

Jika mereka dianggap lalai dalam menjalankan tugas sehingga menyebabkan Tri Nugraha, 53, bunuh diri, maka sanksi menanti.

Nah, kena atau tidaknya sanksi para jaksa ini akan diumumkan langsung dari Kejagung. “Sekarang ini kami masih menunggu

hasil pemeriksaan tim dari Kejagung. Tindak lanjutnya nanti diumumkan Kejagung,” ujar Kasi Penkum A. Luga Harlianto kemarin.

Disinggung sanksi, Luga menyebut semua diserahkan tim pengawasan yang datang memeriksa. “Mereka (tim Jamwas) yang menilai apa yang terjadi. Setelah itu hasilnya ditelaah dan dikaji,” tukas Luga.

Baca Juga:  Setiap Live Pamer Aurat Dapat Rp1,5 Juta, Ngaku Sudah Jalani 9 Bulan

Kajati Bali dan jajaran pimpinan di Kejati Bali sendiri menurut Luga memberikan akses seluas-luasnya pada tim Jamwas yang turun.

Sebab, turunnya tim dari Kejagung RI atas perintah langsung Jaksa Agung. Dijelaskan, ada 20 orang yang sudah diperiksa.

Selain jaksa, ada pengacara mendiang Tri Nugraha, dan dokter RS Bali Mandara yang memeriksa kesehatan Tri Nugraha sebelum peristiwa. 

Mengenai jadwal rekonstruksi dari pihak Polda Bali, A. Luga Harlianto menyatakan belum mendapat informasi kapan rekonstruksi. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/