alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Frustasi Putus Cinta, Kirim Surat ke Mantan, Isinya Bikin Merinding

SINGARAJA – Ungkapan bahwa cinta membutakan segalanya, tampaknya, berlaku dalam kasus ulah pati satu ini.

Seorang pemuda, I Gede Arya Agus Erlangga, 22, warga Desa Sawan, Kecamatan Sawan, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Agus Erlangga mengambil jalan pintas, gara-gara putus cinta dan ditinggal kabur oleh sang kekasih.

Terungkapnya kematian korban berawal ketika mantan kekasih korban, Kadek Nova Surianti, 22, warga Desa Tianyar Barat, curiga dengan gelagat korban.

Saksi Nova disebut sudah beberapa kali menghubungi korban, namun tak kunjung ada jawaban. Saksi lantas berinisiatif mendatangi kamar kos korban, Minggu (3/12) pagi.

Saat pintu kamar diketuk, tak ada jawaban. Saksi pun meminta bantuan pada Komang Edy Trisna Romianto, 32, warga Desa Banyuatis yang juga indekos di sana.

Baca Juga:  WOW!! Badung Hibahkan Gedung Senilai Rp 5 M ke Kejari Denpasar

Akhirnya Nova berhasil masuk ke kamar lewat jendela. Ternyata korban sudah didapati dalam kondisi tergantung di bagian dapur.

Kasubbag Humas Polres Buleleng AKP Nyoman Suartika mengatakan, dari hasil pemeriksaan polisi, diduga kuat korban tewas gantung diri karena frustasi.

Menurut Suartika, korban dan saksi Nova sempat menjalin hubungan asmara. Pada Jumat (1/12) lalu, korban dan saksi adu mulut dan akhirnya sepakat mengakhiri hubungan cinta mereka.

“Saksi sempat pindah kos ke tempat lainnya. Selanjutnya hari Minggu kemarin, saksi menghubungi korban tapi tidak dijawab.

Akhirnya dicari ke tempat kost, dan ternyata ditemukan dalam keadaan tergantung di dapur,” jelas Suartika saat ditemui di Mapolres Buleleng, kemarin

Baca Juga:  OMG Diduga Dirampok dan Dibunuh, Perawan Tua Ditemukan Tewas di Warung

Hal itu juga dikuatkan dengan hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Sukasada I yang menyatakan korban murni tewas gantung diri.

Selain itu polisi juga menemukan sepucuk surat di saku kaos korban. Surat itu ditujukan pada keluarga dan mantan kekasih yang ditinggalkan.

Isinya tentang sisa uang, handpone dan mantan kekasih hatinya yang dia sebut sangat dia sayangi. “Aku siap jadi roh pelindungmu,” tulis korban.

Dia juga minta didoakan setelah meninggal. “Dan, jangan sebar ke medsos, kalau tidak aku cari kamu. Ha…ha…,” tulisnnya lagi.



SINGARAJA – Ungkapan bahwa cinta membutakan segalanya, tampaknya, berlaku dalam kasus ulah pati satu ini.

Seorang pemuda, I Gede Arya Agus Erlangga, 22, warga Desa Sawan, Kecamatan Sawan, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Agus Erlangga mengambil jalan pintas, gara-gara putus cinta dan ditinggal kabur oleh sang kekasih.

Terungkapnya kematian korban berawal ketika mantan kekasih korban, Kadek Nova Surianti, 22, warga Desa Tianyar Barat, curiga dengan gelagat korban.

Saksi Nova disebut sudah beberapa kali menghubungi korban, namun tak kunjung ada jawaban. Saksi lantas berinisiatif mendatangi kamar kos korban, Minggu (3/12) pagi.

Saat pintu kamar diketuk, tak ada jawaban. Saksi pun meminta bantuan pada Komang Edy Trisna Romianto, 32, warga Desa Banyuatis yang juga indekos di sana.

Baca Juga:  Dua Alasan Ini, Lelaki di Karangasem Tewas Ceburkan Diri ke Bak Air

Akhirnya Nova berhasil masuk ke kamar lewat jendela. Ternyata korban sudah didapati dalam kondisi tergantung di bagian dapur.

Kasubbag Humas Polres Buleleng AKP Nyoman Suartika mengatakan, dari hasil pemeriksaan polisi, diduga kuat korban tewas gantung diri karena frustasi.

Menurut Suartika, korban dan saksi Nova sempat menjalin hubungan asmara. Pada Jumat (1/12) lalu, korban dan saksi adu mulut dan akhirnya sepakat mengakhiri hubungan cinta mereka.

“Saksi sempat pindah kos ke tempat lainnya. Selanjutnya hari Minggu kemarin, saksi menghubungi korban tapi tidak dijawab.

Akhirnya dicari ke tempat kost, dan ternyata ditemukan dalam keadaan tergantung di dapur,” jelas Suartika saat ditemui di Mapolres Buleleng, kemarin

Baca Juga:  Sebelum Gantung Diri, Aipda AAC Tulis Satu Kalimat dan Tinggalkan Uang

Hal itu juga dikuatkan dengan hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Sukasada I yang menyatakan korban murni tewas gantung diri.

Selain itu polisi juga menemukan sepucuk surat di saku kaos korban. Surat itu ditujukan pada keluarga dan mantan kekasih yang ditinggalkan.

Isinya tentang sisa uang, handpone dan mantan kekasih hatinya yang dia sebut sangat dia sayangi. “Aku siap jadi roh pelindungmu,” tulis korban.

Dia juga minta didoakan setelah meninggal. “Dan, jangan sebar ke medsos, kalau tidak aku cari kamu. Ha…ha…,” tulisnnya lagi.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/