alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Lewati As Jalan, Adu Jangkrik di Jalur Setan, Pengemudi Astrea Tewas

MANGUPURA – Jalur setan yang menghubungkan Denpasar–Gilimanuk kembali makan korban jiwa. Kali ini insiden maut itu melibatkan dua sepeda motor dan terjadi

di Simpang Tiga Mengwitani, Banjar Dajan Peken, Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Badung, Sabtu (5/1) subuh pukul 05.15 Wita. Akibat kejadian itu, pengendara motor Astrea tewas di tempat. 

Kasatlantas Polres Badung Iptu Kanisius Franata menyatakan, lakalantas ini melibatkan sepeda motor Honda Astrea Grand nopol DK 2896 GK yang

dikendarai I Wayan Suada, 68, dengan sepeda motor Vespa nopol DK 4802 GX yang dikendarai I Kadek Widana Mahendra Putra, 17. 
“Honda Astrea dari arah barat menuju ke arah timur. Pada saat bersamaan Vespa nopol DK 4802 GX bergerak lurus dari arah timur menuju ke arah barat,” tuturnya.

Baca Juga:  Viral Tawuran Antar Warga Sumba NTT, Polisi Badung Ungkap Fakta Baru

Dengan kecepatan sedemikian rupa, sepeda motor yang melaju di sebelah selatan as jalan dan melawan arus. Sementara pengendara sepeda motor Vespa melaju dari arah berlawanan pada jalurnya. 

Tabrakan pun tak bisa dhindari hingga menyebabkan pengendara Honda Astrea Grand nopol DK 2896 GK, I Wayan Suada, tewas di tempat kejadian.

“Pengendara Astrae tewas di tempat. Pengendara Vespa luka berat. Sepeda motor keduanya rusak parah,” tuturnya. 

Dari hasil pengembanga dan kesimpulan sementara, kecelakaan maut itu diduga karena pengendara sepeda motor Honda Astrea kurang hati-hati.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti, juga mengambil keterangan saksi-saksi,” ungkap Iptu Kanisius Franata. 



MANGUPURA – Jalur setan yang menghubungkan Denpasar–Gilimanuk kembali makan korban jiwa. Kali ini insiden maut itu melibatkan dua sepeda motor dan terjadi

di Simpang Tiga Mengwitani, Banjar Dajan Peken, Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Badung, Sabtu (5/1) subuh pukul 05.15 Wita. Akibat kejadian itu, pengendara motor Astrea tewas di tempat. 

Kasatlantas Polres Badung Iptu Kanisius Franata menyatakan, lakalantas ini melibatkan sepeda motor Honda Astrea Grand nopol DK 2896 GK yang

dikendarai I Wayan Suada, 68, dengan sepeda motor Vespa nopol DK 4802 GX yang dikendarai I Kadek Widana Mahendra Putra, 17. 
“Honda Astrea dari arah barat menuju ke arah timur. Pada saat bersamaan Vespa nopol DK 4802 GX bergerak lurus dari arah timur menuju ke arah barat,” tuturnya.

Baca Juga:  Belok Tanpa Beri Isyarat Truk yang Melaju, Pemotor Tewas Mengenaskan

Dengan kecepatan sedemikian rupa, sepeda motor yang melaju di sebelah selatan as jalan dan melawan arus. Sementara pengendara sepeda motor Vespa melaju dari arah berlawanan pada jalurnya. 

Tabrakan pun tak bisa dhindari hingga menyebabkan pengendara Honda Astrea Grand nopol DK 2896 GK, I Wayan Suada, tewas di tempat kejadian.

“Pengendara Astrae tewas di tempat. Pengendara Vespa luka berat. Sepeda motor keduanya rusak parah,” tuturnya. 

Dari hasil pengembanga dan kesimpulan sementara, kecelakaan maut itu diduga karena pengendara sepeda motor Honda Astrea kurang hati-hati.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti, juga mengambil keterangan saksi-saksi,” ungkap Iptu Kanisius Franata. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/