alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Tenggelam saat Berenang di Kuta, WNA Kolombia Ditemukan Tewas

KUTA – Warga Negara Asing (WNA) Kolombia Lucas Barrales yang tersereta arus di Pantai Kuta, Badung akhirnya ditemukan.

Namun, pria kelahiran 6 Juli 1984 itu ditemukan dalam kondisi tewas. Jasad korban ditemukan Senin (6/1) sekitar pukul 10.30 Wita

saat terdampar di pesisir pantai, tepatnya di depan Pos 6 Balawista, yakni 1 km arah selatan posisi awal tenggelam.

“Ya, jasad korban sudah ditemukan dan langsung dievakuasi ke RS Sanglah menggunakan ambulance Balawista Badung,” terang Hari Adi, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Senin (6/1).

Kejadian nahas yang menimpa Lucas Barrales bermula saat dirinya  berenang di pantai Kuta, seputaran depan Hotel Anantara, Seminyak, Kuta, Badung, Minggu (5/12) sekitar pukul 10.45 Wita.

Tidak lama kemudian, korban terseret arus dan tenggelam. Pasca menerima laporan tenggelamnya korban, tim SAR Gabungan langsung melakuian upaya pencarian.

Pencarian dilakukan dengan mengerahkan 2 unit jet ski, 2 unit rubber boat dan serta melalui udara menggunakan helikopter. 

Senin (6/1) pagi menjelang siang, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia saat terdampar di pesisir pantai, tepatnya di depan Pos 6 Balawista, yakni 1 KM arah selatan posisi awal tenggelam.



KUTA – Warga Negara Asing (WNA) Kolombia Lucas Barrales yang tersereta arus di Pantai Kuta, Badung akhirnya ditemukan.

Namun, pria kelahiran 6 Juli 1984 itu ditemukan dalam kondisi tewas. Jasad korban ditemukan Senin (6/1) sekitar pukul 10.30 Wita

saat terdampar di pesisir pantai, tepatnya di depan Pos 6 Balawista, yakni 1 km arah selatan posisi awal tenggelam.

“Ya, jasad korban sudah ditemukan dan langsung dievakuasi ke RS Sanglah menggunakan ambulance Balawista Badung,” terang Hari Adi, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Senin (6/1).

Kejadian nahas yang menimpa Lucas Barrales bermula saat dirinya  berenang di pantai Kuta, seputaran depan Hotel Anantara, Seminyak, Kuta, Badung, Minggu (5/12) sekitar pukul 10.45 Wita.

Tidak lama kemudian, korban terseret arus dan tenggelam. Pasca menerima laporan tenggelamnya korban, tim SAR Gabungan langsung melakuian upaya pencarian.

Pencarian dilakukan dengan mengerahkan 2 unit jet ski, 2 unit rubber boat dan serta melalui udara menggunakan helikopter. 

Senin (6/1) pagi menjelang siang, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia saat terdampar di pesisir pantai, tepatnya di depan Pos 6 Balawista, yakni 1 KM arah selatan posisi awal tenggelam.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/