alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Ajak Kencan dan Pura-Pura Jadi Pelanggan, Pria NTT Rampok PSK di Kuta

KUTA-Seorang pekerja seks komersial (PSK) berinisial YS, 37 menjadi korban perampokan.

 

Pelakunya merupakan seorang pemuda bernama Everadus Antonio Latumahina alias Jhon. Modusnya, saat beraksi, pria berusia 21 tahun asal Kecamatan Alak, Kupang NTT itu berpura-pura menjadi pelanggan PSK.

 

Walhasil, dia membawa kabur sepeda motor Yamaha N-Max dan juga tas hingga uang tunai korban. 

 

“Pelaku berpura-pura memesan PSK,” terang sumber petugas, Jumat (6/1/2022).

 

Aksinya dilakukan pada Selasa (4/1/2022). Saat itu Jhon datang ke Jalan Legian, Kuta, Badung. Di sana dia lalu memesan PSK yang sedang mencari pelanggan di kawasan tersebut. 

 

Dia lalu memilih YS untuk diajak berkencan. Setelah negosiasi harga, mereka lalu sepakat untuk “bertransaksi lendir” di sebuah penginapan di Kuta.

 

“Saat itu mereka berangkat ke penginapan menggunakan sepeda motor korban, Yamaha N-Max bernomor polisi DK 4072 AAX. Karena pelaku mengaku ke korban, bahwa dia tidak punya sepeda motor dan datang ke Legian menggunakan ojek online,” beber sumber. 

Baca Juga:  GEGER! Sopir Ditemukan Membusuk dalam Truk

 

Korban yang tinggal di Jalan Pulau Batam, Denpasar Barat itupun belum menyadari niat jahat korban.

 

Di tengah perjalanan, pelaku mengatakan dirinya ingin singgah di gerai ATM untuk mengambil uang.

 

Saat itu sekitar pukul 23.00 WITA. Setibanya di sebuah gerai ATM di Jalan Raya Kuta di Bank BCA, Kuta, Badung, pelaku tiba-tiba memiting korban dan memaksanya turun dari sepeda motor.

 

Korban yang tak berdaya pun tak kuasa melawan.

 

Setelah korban turun, pelaku langsung kabur membawa sepeda motor korban.

 

Nahasnya, di dalam jok motor itu juga ada tas korban berisi uang tunai ratusan ribu, STNK, KTP, hingga kartu ATM.

 

Sejurus kemudian, korban langsung melapor ke Polsek Kuta. Mendapat laporan itu, polisi Polsek Kuta langsung melakukan penyelidikan. 

Baca Juga:  Polisi Kantongi Ciri Lima Pengeroyok Pasangan Kekasih di Denpasar

 

Terkait kasus ini, Kapolsek Kuta, Kompol Orpa SM Takalapeta membenarkan.

 

Dijelaskannya bahwa korban mengalami total kerugian sekitar Rp 26 juta.

 

Setelah melakukan penyelidikan, polisi kemudian mendapatkan identitas pelaku. Dan menangkap pelaku pada Rabu (5/1/2022) sekitar pukul 02.00 WITA.

 

“Pelaku kami tangkap tempat tinggalnya di Jalan Taman Pancing Timur, Gang Melati 2 No. 4 Pemogan Denpasar Selatan,”ungkap Kompol Orpa.

 

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti, sepeda motor dompet, dan barang-barang penting milik korban.

 

Saat diinterogasi, Jhon mengaku nekat melakukan aksi perampokan karena ingin memiliki sepeda motor. 

 

“Pelaku ingin punya sepeda motor. Tapi dia tidak punya uang. Sehingga dia nekat mengambil langkah merampas sepeda motor. Pelaku juga berdalih baru melakukan aksinya sekali. Namun kami masih akan dalami,” tukasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

KUTA-Seorang pekerja seks komersial (PSK) berinisial YS, 37 menjadi korban perampokan.

 

Pelakunya merupakan seorang pemuda bernama Everadus Antonio Latumahina alias Jhon. Modusnya, saat beraksi, pria berusia 21 tahun asal Kecamatan Alak, Kupang NTT itu berpura-pura menjadi pelanggan PSK.


 

Walhasil, dia membawa kabur sepeda motor Yamaha N-Max dan juga tas hingga uang tunai korban. 

 

“Pelaku berpura-pura memesan PSK,” terang sumber petugas, Jumat (6/1/2022).

 

Aksinya dilakukan pada Selasa (4/1/2022). Saat itu Jhon datang ke Jalan Legian, Kuta, Badung. Di sana dia lalu memesan PSK yang sedang mencari pelanggan di kawasan tersebut. 

 

Dia lalu memilih YS untuk diajak berkencan. Setelah negosiasi harga, mereka lalu sepakat untuk “bertransaksi lendir” di sebuah penginapan di Kuta.

 

“Saat itu mereka berangkat ke penginapan menggunakan sepeda motor korban, Yamaha N-Max bernomor polisi DK 4072 AAX. Karena pelaku mengaku ke korban, bahwa dia tidak punya sepeda motor dan datang ke Legian menggunakan ojek online,” beber sumber. 

Baca Juga:  Resmi! Tim Hukum JRX Datangani PN Denpasar untuk Ajukan Kasasi

 

Korban yang tinggal di Jalan Pulau Batam, Denpasar Barat itupun belum menyadari niat jahat korban.

 

Di tengah perjalanan, pelaku mengatakan dirinya ingin singgah di gerai ATM untuk mengambil uang.

 

Saat itu sekitar pukul 23.00 WITA. Setibanya di sebuah gerai ATM di Jalan Raya Kuta di Bank BCA, Kuta, Badung, pelaku tiba-tiba memiting korban dan memaksanya turun dari sepeda motor.

 

Korban yang tak berdaya pun tak kuasa melawan.

 

Setelah korban turun, pelaku langsung kabur membawa sepeda motor korban.

 

Nahasnya, di dalam jok motor itu juga ada tas korban berisi uang tunai ratusan ribu, STNK, KTP, hingga kartu ATM.

 

Sejurus kemudian, korban langsung melapor ke Polsek Kuta. Mendapat laporan itu, polisi Polsek Kuta langsung melakukan penyelidikan. 

Baca Juga:  Ribuan Baby Lobster Gagal Diselundupkan, Begini Cara Pelaku Beraksi

 

Terkait kasus ini, Kapolsek Kuta, Kompol Orpa SM Takalapeta membenarkan.

 

Dijelaskannya bahwa korban mengalami total kerugian sekitar Rp 26 juta.

 

Setelah melakukan penyelidikan, polisi kemudian mendapatkan identitas pelaku. Dan menangkap pelaku pada Rabu (5/1/2022) sekitar pukul 02.00 WITA.

 

“Pelaku kami tangkap tempat tinggalnya di Jalan Taman Pancing Timur, Gang Melati 2 No. 4 Pemogan Denpasar Selatan,”ungkap Kompol Orpa.

 

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti, sepeda motor dompet, dan barang-barang penting milik korban.

 

Saat diinterogasi, Jhon mengaku nekat melakukan aksi perampokan karena ingin memiliki sepeda motor. 

 

“Pelaku ingin punya sepeda motor. Tapi dia tidak punya uang. Sehingga dia nekat mengambil langkah merampas sepeda motor. Pelaku juga berdalih baru melakukan aksinya sekali. Namun kami masih akan dalami,” tukasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/