alexametrics
26.8 C
Denpasar
Saturday, July 2, 2022

Pembunuh Sri Widayu Tertangkap, Ini Pesan Keluarga Korban untuk Pelaku

DENPASAR- Pelaku pembunuhan sadis terhadap Sri Widayu, 49, di Warung Jawa Barokah di Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai No.438, Sanur, Denpasar Selatan tertangkap.

Basori Arifin, 24, pembunuh dagang kripik, ini dibekuk saat bersembunyi di rumah mertuanya di daerah Kawah Ijen, Desa Sumber Waringin, Kecamatan Sukorejo, Bondowoso, Jawa Timur, pada Sabtu (6/2) sekitar pukul 00.30 WITA.

Atas tertangkapnya pria asal Banyuwangi, Jatim ini langsung menuai respon dari keluarga korban.

Suwarno, 56, suami dari mendiang Sri Widayu dan sudah pisah ranjang dengan korban sejak tiga tahun lalu itu menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian dari Polsek Denpasar Selatan, Polresta Denpasar, dan Polda Bali.

“Kami bersyukur pelaku tertangkap. Kami berterima kasih kepada jajaran kepolisian yang sudah bekerja keras dan berhasil mengungkap kasus ini. Kami (sekeluarga) sudah ihklas,”terangnya.

Bahkan imbuh Suwarno, jenazah istrinya juga sudah dibawa pulang ke kampong halamannya di Banyuwangi dan sudah dimakamkan pada, Jumat sore (5/2).

“Mudah-mudahan mendiang tenang di alam sana. Dan kami sekeluarga berharap pelaku mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya,” ujar Suwarno,

 Sementara itu, atas tertangkapnya Basori Arifin, Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan saat dikonfirmasi terpisah juga berharap, dengan tertangkapnya tersangka Basori Arifin bisa mengobati duka dan luka bagi keluarga korban yang ditinggalkan.

“Kami dari Kepolisian mengucapkan turut berbela sungkawa. Mudah-mudahan dengan tertangkapnya tersangka bisa sedikit mengobati duka keluarga,”tegasnya.

Selanjutnya, atas perbuatan tersangka, polisi menjerat Basori Arifin dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun.



DENPASAR- Pelaku pembunuhan sadis terhadap Sri Widayu, 49, di Warung Jawa Barokah di Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai No.438, Sanur, Denpasar Selatan tertangkap.

Basori Arifin, 24, pembunuh dagang kripik, ini dibekuk saat bersembunyi di rumah mertuanya di daerah Kawah Ijen, Desa Sumber Waringin, Kecamatan Sukorejo, Bondowoso, Jawa Timur, pada Sabtu (6/2) sekitar pukul 00.30 WITA.

Atas tertangkapnya pria asal Banyuwangi, Jatim ini langsung menuai respon dari keluarga korban.

Suwarno, 56, suami dari mendiang Sri Widayu dan sudah pisah ranjang dengan korban sejak tiga tahun lalu itu menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian dari Polsek Denpasar Selatan, Polresta Denpasar, dan Polda Bali.

“Kami bersyukur pelaku tertangkap. Kami berterima kasih kepada jajaran kepolisian yang sudah bekerja keras dan berhasil mengungkap kasus ini. Kami (sekeluarga) sudah ihklas,”terangnya.

Bahkan imbuh Suwarno, jenazah istrinya juga sudah dibawa pulang ke kampong halamannya di Banyuwangi dan sudah dimakamkan pada, Jumat sore (5/2).

“Mudah-mudahan mendiang tenang di alam sana. Dan kami sekeluarga berharap pelaku mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya,” ujar Suwarno,

 Sementara itu, atas tertangkapnya Basori Arifin, Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan saat dikonfirmasi terpisah juga berharap, dengan tertangkapnya tersangka Basori Arifin bisa mengobati duka dan luka bagi keluarga korban yang ditinggalkan.

“Kami dari Kepolisian mengucapkan turut berbela sungkawa. Mudah-mudahan dengan tertangkapnya tersangka bisa sedikit mengobati duka keluarga,”tegasnya.

Selanjutnya, atas perbuatan tersangka, polisi menjerat Basori Arifin dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/