alexametrics
26.8 C
Denpasar
Friday, July 1, 2022

Saat Pelarian, Pembunuh Sri Widayu Ngaku Terus Dihantui Rasa Takut

DENPASAR-Basori Arifin, 24, pelaku pembunuhan sadis terhadap Sri Widayu, 49, di Warung Jawa Barokah di Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai No.438, Sanur, Denpasar Selatan akhirnya tertangkap.

Pria berusia 24 tahun pembunuh wanita dagang keripik pisang ini dibekuk saat bersembunyi di rumah mertuanya di daerah Kawah Ijen, Desa Sumber Waringin, Kecamatan Sukorejo, Bondowoso, Jawa Timur, pada Sabtu (6/2) sekitar pukul 00.30 WITA.

Usai ditangkap, pria kelahiran Banyuwangi, 1 Februari 1997, ini langsung dibawa ke Denpasar, Bali untuk menjalani proses hukum

Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan didampingi Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, Sabtu sore menjelaskan, usai menganiaya korban hingga tewas, tersangka Arifin dan istrinya langsung kabur dengan menggunakan sepeda motor merek Honda Vario 150 Bernopol DK 5485 ABW berboncengan.

Keduanya pulang dari TKP ke kontrakannya di Jalan Tukad Balian, Renon, Denpasar.

 “Tersangka dan istrinya ini kabur karena ketakutan melihat korban bersimbah darah usai dipukul dengan tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram,”terang Kombespol Jansen.

Selanjutnya, dalam kondisi panik dan kalut, tersangka dan istrinya tidak mengingap di kontrakannya. Melainkan mereka langsung mengemas barang dan kabur ke Bondowoso, Jawa Timur ke rumah mertua tersangka dengan menumpang travel.

Bahkan, meski berhasil kabur, imbuh Kombes Jansen, tersangka mengaku terus dihantui rasa takut. Selain itu, saat diperiksa polisi, pria yang sehari-harinya berjualan atau berdagang pisang ini juga tak menyangka jika korban Sri Widayu tewas.

“Tersangka ini juga mengaku tidak menduga kalau atas perbuatannya membuat korban sampai meninggal dunia,”jelasnya

Hingga akhirnya, empat hari kabur dan bersembunyi, Tersangka Arifin dibekuk dan dijemput tim gabungan dari Resmob Satreskrim Polresta Denpasar dan Ditreskrim Polda Bali di rumah mertuanya di daerah Kawah Ijen, Desa Sumber Waringin, Kecamatan Sukerejo, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Sabtu dini hari (6/2) sekitar pukul 00.30 WITA.



DENPASAR-Basori Arifin, 24, pelaku pembunuhan sadis terhadap Sri Widayu, 49, di Warung Jawa Barokah di Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai No.438, Sanur, Denpasar Selatan akhirnya tertangkap.

Pria berusia 24 tahun pembunuh wanita dagang keripik pisang ini dibekuk saat bersembunyi di rumah mertuanya di daerah Kawah Ijen, Desa Sumber Waringin, Kecamatan Sukorejo, Bondowoso, Jawa Timur, pada Sabtu (6/2) sekitar pukul 00.30 WITA.

Usai ditangkap, pria kelahiran Banyuwangi, 1 Februari 1997, ini langsung dibawa ke Denpasar, Bali untuk menjalani proses hukum

Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan didampingi Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, Sabtu sore menjelaskan, usai menganiaya korban hingga tewas, tersangka Arifin dan istrinya langsung kabur dengan menggunakan sepeda motor merek Honda Vario 150 Bernopol DK 5485 ABW berboncengan.

Keduanya pulang dari TKP ke kontrakannya di Jalan Tukad Balian, Renon, Denpasar.

 “Tersangka dan istrinya ini kabur karena ketakutan melihat korban bersimbah darah usai dipukul dengan tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram,”terang Kombespol Jansen.

Selanjutnya, dalam kondisi panik dan kalut, tersangka dan istrinya tidak mengingap di kontrakannya. Melainkan mereka langsung mengemas barang dan kabur ke Bondowoso, Jawa Timur ke rumah mertua tersangka dengan menumpang travel.

Bahkan, meski berhasil kabur, imbuh Kombes Jansen, tersangka mengaku terus dihantui rasa takut. Selain itu, saat diperiksa polisi, pria yang sehari-harinya berjualan atau berdagang pisang ini juga tak menyangka jika korban Sri Widayu tewas.

“Tersangka ini juga mengaku tidak menduga kalau atas perbuatannya membuat korban sampai meninggal dunia,”jelasnya

Hingga akhirnya, empat hari kabur dan bersembunyi, Tersangka Arifin dibekuk dan dijemput tim gabungan dari Resmob Satreskrim Polresta Denpasar dan Ditreskrim Polda Bali di rumah mertuanya di daerah Kawah Ijen, Desa Sumber Waringin, Kecamatan Sukerejo, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Sabtu dini hari (6/2) sekitar pukul 00.30 WITA.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/