alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Tersambar Petir, Vila Beraban Beach House di Seltim Tabanan Terbakar

TABANAN – Satu unit bangunan vila di Banjar Dinas Tegal Mengkeb Kelod, Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, terbakar Jumat dini hari (5/2).

Vila Beraban Beach House terbakar setelah tersambar petir. Meski tak mengakibatkan korban jiwa, namun pemilik vila menderita kerugian ratusan juta rupiah.

Kapolsek Selemadeg Timur AKP Ida Bagus Mahendra mengatakan, berdasar keterangan saksi satpam vila I Made Mardana peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.15.

Saat itu lokasi kejadian diguyur deras disertai kilatan petir. Dengan seketika kilatan petir menyambar bagian atap lobi vila yang terbuat dari alang-alang.

Kilatan petir itu menimbulkan percikan api yang membuat bagian atap banguan vila terbakar. Dan api dengan cepat membakar seisi bangunan vila.

Baca Juga:  Terpapar Percikan Api Gerinda Besi, Pabrik Pisau Terbakar Subuh-subuh

“Syukurnya saat kejadian sekuriti vila berada di lokasi kejadian dan menghubungi manager vila I Made Suprapta yang tinggal tak jauh dari lokasi vila.

Sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, satpam dan manager vila berusaha memadam api dengan alat seadanya,” kata AKP Ida Bagus Mahendra.

Kendati kedua karyawan vila mencoba memadam api, namun karena material bangunan atap vila dari alang membuat api dengan cepat menjalar ke bagian bangunan lainnya sehingga menghanguskan ruangan lobi vila.

“Kobaran api baru bisa dipadamkan setelah petugas PMK tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 02.00. Akibat kejadian itu,

pihak vila diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta meski peristiwa itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” ungkap AKP Mahendra.

Baca Juga:  Sebelas TKI Asal Bali yang Terkatung-katung di Turki Pulang Sore Ini

Dari hasil pemeriksaan setelah pihaknya turun ke lokasi vila yang tersambar petir. AKP Ida Bagus Mahendra menyebut pada lokasi bangunan vila wilayahnya memang konturnya relatif tinggi.

Kemudian lokasi berada di tanah lapang. Selain itu pada bangunan villa tidak juga dilengkapi dengan alat penangkal petir.

“Kami sudah menghimbau dan meminta kepada pemilik vila agar memasang penangkal petir pada bangunan vila. Mengingat lokasi tersebut kerap kali terjadi musibah bencana alam dengan banguan tersambar petir,” pungkasnya.



TABANAN – Satu unit bangunan vila di Banjar Dinas Tegal Mengkeb Kelod, Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, terbakar Jumat dini hari (5/2).

Vila Beraban Beach House terbakar setelah tersambar petir. Meski tak mengakibatkan korban jiwa, namun pemilik vila menderita kerugian ratusan juta rupiah.

Kapolsek Selemadeg Timur AKP Ida Bagus Mahendra mengatakan, berdasar keterangan saksi satpam vila I Made Mardana peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.15.

Saat itu lokasi kejadian diguyur deras disertai kilatan petir. Dengan seketika kilatan petir menyambar bagian atap lobi vila yang terbuat dari alang-alang.

Kilatan petir itu menimbulkan percikan api yang membuat bagian atap banguan vila terbakar. Dan api dengan cepat membakar seisi bangunan vila.

Baca Juga:  Geledah Kos, Polisi Sita Jutaan Rupiah Uang Palsu dari Wilhemina

“Syukurnya saat kejadian sekuriti vila berada di lokasi kejadian dan menghubungi manager vila I Made Suprapta yang tinggal tak jauh dari lokasi vila.

Sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, satpam dan manager vila berusaha memadam api dengan alat seadanya,” kata AKP Ida Bagus Mahendra.

Kendati kedua karyawan vila mencoba memadam api, namun karena material bangunan atap vila dari alang membuat api dengan cepat menjalar ke bagian bangunan lainnya sehingga menghanguskan ruangan lobi vila.

“Kobaran api baru bisa dipadamkan setelah petugas PMK tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 02.00. Akibat kejadian itu,

pihak vila diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta meski peristiwa itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” ungkap AKP Mahendra.

Baca Juga:  Lalai Tinggalkan Kompor Gas Menyala, Rumah Ludes Terbakar

Dari hasil pemeriksaan setelah pihaknya turun ke lokasi vila yang tersambar petir. AKP Ida Bagus Mahendra menyebut pada lokasi bangunan vila wilayahnya memang konturnya relatif tinggi.

Kemudian lokasi berada di tanah lapang. Selain itu pada bangunan villa tidak juga dilengkapi dengan alat penangkal petir.

“Kami sudah menghimbau dan meminta kepada pemilik vila agar memasang penangkal petir pada bangunan vila. Mengingat lokasi tersebut kerap kali terjadi musibah bencana alam dengan banguan tersambar petir,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/