alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Terungkap, Wanita Cantik Itu Lahirkan Bayi Tanpa Bantuan Orang Lain

USAI ditetapkan sebagai tersangka, Ni Made A, wanita muda berparas cantik pelaku pembuang mayat bayi dalam kardus di sebuah rumah di Banjar Dinas Kloncing, Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Buleleng, langsung menjalani rekonstruksi.

Reka ulang dilakukan penyidik Satuan Reskrim Polres Buleleng di dua TKP berbeda, Selasa (6/4). Seperti apa?

EKA PRASETYA, Singaraja

MENGENAKAN atasan warna pink dan bawahan celana panjang legging warna hitam, Ni Made A tampak begitu lancar memperagakan adegan demi adegan.

Total ada 45 adegan yang dilakukan dalam proses rekonstruksi tersebut.

Adapun 45 adegan itu, yakni sebanyak 30 adegan pertama dilakukan di Kelurahan Penarukan (rumah tersangka Ni Made A) dan 15 adegan sisanya berlangsung di rumah kekasihnya, Gusti Kadek DO di Desa Kerobokan.

Baca Juga:  Tak Ada Indikasi Mencuri, Polisi Lepas Warga Banyuning Pembawa Penyu

Saat reka ulang di rumah tersangka, Ni Made A tanpa canggung memperagakan tahapan demi tahapan dari mulai ia melahirkan bayi di kamarnya sampai ia membawa bayi perempuan yang dilahirkannya ke rumah kekasihnya.

Saat proses rekonstruksi itu, terungkap jika korban Made A melahirkan bayinya secara mandiri alias sendirian tanpa bantuan orang lain.

Selanjutnya, usai melahirkan, ia membawa bayi perempuan itu ke rumah kekasihnya seorang diri.

Saat diletakkan dalam dus yang berada di depan rumah tersebut, pengakuan Ni Made A, bayi yang masih lengkap dengan tali pusar atau ari-ari dan belum dibersihkan itu sudah tak ditemukan denyut nadi atau sudah tidak bernafas.

Kasubbag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya mengatakan, proses rekonstruksi dilakukan untuk menyelaraskan keterangan tersangka yang dirangkum dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), dengan kesesuaian peristiwa.

Baca Juga:  Kenal di Arena Adu Jangkrik, Ngaku Tak Suka Usai Wik Wik di Hotel

“Ini untuk menegaskan kembali peristiwa yang dilakukan si ibu dalam perbuatan ini,” kata Iptu Sumarjaya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok jenazah bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di sebuah rumah yang terletak di Banjar Dinas Kloncing, Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, sekitar pukul 16.00 Selasa (23/3) lalu.

Bayi itu ditemukan tergeletak di dalam kotak kardus dengan kondisi ari-ari masih menempel dan berlumuran darah.

Diperkirakan, saat dibuang ibunya, bayi itu sudah berusia 9 bulan kandungan dan terlahir melalui proses persalinan normal.

- Advertisement -

- Advertisement -

USAI ditetapkan sebagai tersangka, Ni Made A, wanita muda berparas cantik pelaku pembuang mayat bayi dalam kardus di sebuah rumah di Banjar Dinas Kloncing, Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Buleleng, langsung menjalani rekonstruksi.

Reka ulang dilakukan penyidik Satuan Reskrim Polres Buleleng di dua TKP berbeda, Selasa (6/4). Seperti apa?

EKA PRASETYA, Singaraja


MENGENAKAN atasan warna pink dan bawahan celana panjang legging warna hitam, Ni Made A tampak begitu lancar memperagakan adegan demi adegan.

Total ada 45 adegan yang dilakukan dalam proses rekonstruksi tersebut.

Adapun 45 adegan itu, yakni sebanyak 30 adegan pertama dilakukan di Kelurahan Penarukan (rumah tersangka Ni Made A) dan 15 adegan sisanya berlangsung di rumah kekasihnya, Gusti Kadek DO di Desa Kerobokan.

Baca Juga:  P2TP2A Segera Beri Pendampingan

Saat reka ulang di rumah tersangka, Ni Made A tanpa canggung memperagakan tahapan demi tahapan dari mulai ia melahirkan bayi di kamarnya sampai ia membawa bayi perempuan yang dilahirkannya ke rumah kekasihnya.

Saat proses rekonstruksi itu, terungkap jika korban Made A melahirkan bayinya secara mandiri alias sendirian tanpa bantuan orang lain.

Selanjutnya, usai melahirkan, ia membawa bayi perempuan itu ke rumah kekasihnya seorang diri.

Saat diletakkan dalam dus yang berada di depan rumah tersebut, pengakuan Ni Made A, bayi yang masih lengkap dengan tali pusar atau ari-ari dan belum dibersihkan itu sudah tak ditemukan denyut nadi atau sudah tidak bernafas.

Kasubbag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya mengatakan, proses rekonstruksi dilakukan untuk menyelaraskan keterangan tersangka yang dirangkum dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), dengan kesesuaian peristiwa.

Baca Juga:  Keterangan Saksi Dianggap Janggal, Pengacara Terdakwa Minta Keadilan

“Ini untuk menegaskan kembali peristiwa yang dilakukan si ibu dalam perbuatan ini,” kata Iptu Sumarjaya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok jenazah bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di sebuah rumah yang terletak di Banjar Dinas Kloncing, Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, sekitar pukul 16.00 Selasa (23/3) lalu.

Bayi itu ditemukan tergeletak di dalam kotak kardus dengan kondisi ari-ari masih menempel dan berlumuran darah.

Diperkirakan, saat dibuang ibunya, bayi itu sudah berusia 9 bulan kandungan dan terlahir melalui proses persalinan normal.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/