alexametrics
28.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Pembunuh Nenek Sebatang Kara di Penarukan Dituntut 13 Tahun Penjara

SINGARAJA– Masih ingat dengan kasus pembunuhan yang menimpa Ni Ketut Mintaning, nenek yang tinggal sebatang kara di Kelurahan Penarukan, Buleleng?

Terbaru atas kasus yang sempat gegerkan warga ini, sudah sampai pada tahap penuntutan.

Bahkan, Yoni Jatmiko alias Yoni, 30, terdakwa pembunuhan  sadis terhadap Ketut Mintaning akhirnya dituntut dengan hukuman pidana selama 13 tahun penjara.

Seperti terungkap saat persidangan dilakukan secara hybrid, Senin (6/9).

Di hadapan Majelis hakim yang terdiri dari Ketua Majelis Hakim Anak Agung Ngurah Budhi Dharmawan, didampingi hakim anggota Made Hermayanti Muliartha dan I Gusti Ayu Kade Ari Wulandari, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Isnarti Jayaningsih menuntut supaya majelis hakim menjatuhkan hukuman 13 tahun penjara pada terdakwa Yoni.

Baca Juga:  Sempat BikinTakut, Jambret Spesialis Emak-Emak di Buleleng Tertangkap

Tuntutan hukuman tinggi bagi terdakwa, karena JPU Isnarti berkeyakinan, Terdakwa Yoni telah melakukan tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain, sebagaimana diatur dalam rumusan Pasal 338 KUHP.

“Menuntut supaya majelis hakim Pengadilan Negeri Singaraja yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Yoni Jatmiko dengan pidana penjara selama 13 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan,” tandas JPU Isnarti.

Menurut Isnarti pihaknya juga telah menyampaikan sejumlah pertimbangan.

Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa sangat meresahkan masyarakat.

Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan selama persidangan, terdakwa menyesali perbuatannya, terdakwa juga telah menyampaikan permohonan maaf pada keluarga korban.

Atas tuntutan JPU itu, Ketua Majelis Hakim A.A. Ngurah Budhi menyatakan menunda sidang dan akan melanjutkan persidangan pada Senin (6/9) mendatang, dengan agenda pembacaan putusan. 

Baca Juga:  Identitas Kian Misterius, Tulang Belulang di Hutan Pejarakan Dikubur

SINGARAJA– Masih ingat dengan kasus pembunuhan yang menimpa Ni Ketut Mintaning, nenek yang tinggal sebatang kara di Kelurahan Penarukan, Buleleng?

Terbaru atas kasus yang sempat gegerkan warga ini, sudah sampai pada tahap penuntutan.

Bahkan, Yoni Jatmiko alias Yoni, 30, terdakwa pembunuhan  sadis terhadap Ketut Mintaning akhirnya dituntut dengan hukuman pidana selama 13 tahun penjara.

Seperti terungkap saat persidangan dilakukan secara hybrid, Senin (6/9).

Di hadapan Majelis hakim yang terdiri dari Ketua Majelis Hakim Anak Agung Ngurah Budhi Dharmawan, didampingi hakim anggota Made Hermayanti Muliartha dan I Gusti Ayu Kade Ari Wulandari, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Isnarti Jayaningsih menuntut supaya majelis hakim menjatuhkan hukuman 13 tahun penjara pada terdakwa Yoni.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Genjot Vaksinasi, Libatkan Polisi Jemput Lansia

Tuntutan hukuman tinggi bagi terdakwa, karena JPU Isnarti berkeyakinan, Terdakwa Yoni telah melakukan tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain, sebagaimana diatur dalam rumusan Pasal 338 KUHP.

“Menuntut supaya majelis hakim Pengadilan Negeri Singaraja yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Yoni Jatmiko dengan pidana penjara selama 13 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan,” tandas JPU Isnarti.

Menurut Isnarti pihaknya juga telah menyampaikan sejumlah pertimbangan.

Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa sangat meresahkan masyarakat.

Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan selama persidangan, terdakwa menyesali perbuatannya, terdakwa juga telah menyampaikan permohonan maaf pada keluarga korban.

Atas tuntutan JPU itu, Ketua Majelis Hakim A.A. Ngurah Budhi menyatakan menunda sidang dan akan melanjutkan persidangan pada Senin (6/9) mendatang, dengan agenda pembacaan putusan. 

Baca Juga:  Sudah Viral, Video Adu Jotos 2 Cewek Rebutan 1 Cowok Mendadak Hilang

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/