alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Polisi Buru Perekam dan Penyebar Video Wik Wik Siswa Tampaksiring

GIANYAR – Pascaheboh video wik wik yang diduga dilakukan sepasang siswa SMK Negeri 1 Tampaksiring, Gianyar, Bali masih terus diselidiki polisi.

 

Terbaru, selain melakukan penelusuran terkait pemeran video asusila, polisi juga menyatakan tengah menyelidiki perekam dan penyebar video layak sensor di sebuah bangunan kosong di kawasan Banjar Apuh, Desa Sebatu, Tampaksiring, Gianyar.

 

Seperti dibenarkan Kapolres Gianyar, AKBP Made Bayu Sutha Sartana. Saat dikonfirmasi, pihaknya menyatakan masih melakukan penyelidikan terkait penyebar video asusila.

 

“Masih lidik, sama Reskrim terkait penyebar video. Yang direkam sembunyi-sembunyi itu kan? Ini masih dilidik,” ujarnya, Jumat (5/11).

 

Kepolisian mengaku belum mengetahui siapa perekam para pemeran video wik wik itu. “Siapa yang ngerekam? kan seperti itu? Kami belum tahu siapa,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemerintah Kaget, 4 Pelaku yang Gilir Siswi Masih Berusia 13-15 Tahun

 

Bahkan, kata kapolres, yang meneruskan atau menyebarkan video termasuk laporan yang mencantumkan nama pemeran yang diduga masih pelajar pun diakui akan diusut.

 

“(Yang meneruskan, red) Ya kami cek dulu. Siapa yang menyebarluaskan. Masih dicari yang memfoto siapa,” ungkapnya.

 

Pun saat ditanya mengenai nasib pemeran video wik wik yang diduga dilakukan siswi berseragam SMKN 1 Tampaksiring dan seorang remaja berjaket hitam,AKBP Bayu Sutha menyatakan masih belum melakukan tindakan.

 

“Belum, nanti dong. Kasihan itu kan anak-anak. Nanti Unit PPA juga koordinasi dengan Perlindungan Anak. Supaya lebih profesional. Karena ini masalah anak, kasihan anak,” tegasnya. 

 

 


GIANYAR – Pascaheboh video wik wik yang diduga dilakukan sepasang siswa SMK Negeri 1 Tampaksiring, Gianyar, Bali masih terus diselidiki polisi.

 

Terbaru, selain melakukan penelusuran terkait pemeran video asusila, polisi juga menyatakan tengah menyelidiki perekam dan penyebar video layak sensor di sebuah bangunan kosong di kawasan Banjar Apuh, Desa Sebatu, Tampaksiring, Gianyar.

 

Seperti dibenarkan Kapolres Gianyar, AKBP Made Bayu Sutha Sartana. Saat dikonfirmasi, pihaknya menyatakan masih melakukan penyelidikan terkait penyebar video asusila.

 

“Masih lidik, sama Reskrim terkait penyebar video. Yang direkam sembunyi-sembunyi itu kan? Ini masih dilidik,” ujarnya, Jumat (5/11).

 

Kepolisian mengaku belum mengetahui siapa perekam para pemeran video wik wik itu. “Siapa yang ngerekam? kan seperti itu? Kami belum tahu siapa,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri Piodalan Jelih di Pura Desa Adat Semanik

 

Bahkan, kata kapolres, yang meneruskan atau menyebarkan video termasuk laporan yang mencantumkan nama pemeran yang diduga masih pelajar pun diakui akan diusut.

 

“(Yang meneruskan, red) Ya kami cek dulu. Siapa yang menyebarluaskan. Masih dicari yang memfoto siapa,” ungkapnya.

 

Pun saat ditanya mengenai nasib pemeran video wik wik yang diduga dilakukan siswi berseragam SMKN 1 Tampaksiring dan seorang remaja berjaket hitam,AKBP Bayu Sutha menyatakan masih belum melakukan tindakan.

 

“Belum, nanti dong. Kasihan itu kan anak-anak. Nanti Unit PPA juga koordinasi dengan Perlindungan Anak. Supaya lebih profesional. Karena ini masalah anak, kasihan anak,” tegasnya. 

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/