alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Diduga Jantungan, WN Prancis Ditemukan Tewas Mengambang di Kolam Villa

BADUNG-Warga dan pengelola Villa di kawasan Banjar Angas Sari, Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Senin siang (6/1) sekitar pukul 11.00 gempar.

 

Heboh warga itu menyusul dengan tewasnya Tache Arien Matthieu, salah seorang tamu villa yang ditemukan tewas di kolam renang villa Casa, di Jalan Pengulapan No.9, Banjar Angas Sari, Ungasan.

 

Korban Tache Arien Matthieu ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan terapung diatas air kolam.

 

Kapolsek Kuta Selatan, AKP Yusak Agustinus Sooai, Selasa (7/1) menjelaskan, sebelum ditemukan tewas, korban yang diketahui berkewarganegaraan Prancis itu, sempat terlihat berenang di kolam renang.

 

Tidak berselang lama, korban ditemukan mengambang oleh temannya asal Belanda bernama Viktor Olaf Van Der Valk.

Baca Juga:  Maling Ban dan Velg Mobil di Kota Denpasar Dibekuk

 

“Sekitar pukul 11.00, dari dalam kamarnya saksi melihat korban yang sudah terapung di kolam renang villa. Sehingga dia segera menuju kolam renang yang berada di belakang room villa 23 dan segera mengangkat korban ke pinggir kolam,” terang AKP Yusak Agustinus.

 

Usai mengankat tubuh korban ke pinggir kolam, saksi kata Kapolsek langsung memberikan pertolongan kepada korban dengan cara menekan dada korban dan memberi nafas buatan.

 

Sayang, upaya saksi untuk menolong korban tak kunjung membuahkan hasil.

 

Selanjutnya, karena tidak ada respon dari korban, saksi kemudian melaporkan kejadian itu  ke bagian office villa untuk membantu mengangkat korban ke mobil pribadi untuk segera dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga:  Berdalih Kecanduan Judi Online, Teknisi Dibekuk Usai Bobol ATM Permata

 

“Kebetulan saja saat korban dievakuasi, di tengah jalan mereka berpapasan dengan mobil ambulance. Kemudian korban dipindahkan ke mobil ambulance untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Desa Ungasan,”jelas Yusak.

 

Setiba di Puskesmas, korban langsung ditangani petugas puskesma.

 

“Korban dinyatakan meninggal dunia sebelum ditemukan. Dari dugaan sementara, korban meninggal karena sakit jantung. Tapi nanti untuk kepastiannya menunggu hasil pemeriksaan rumah sakit,” tukasnya.

 

Selanjutnya, setelah dinyatakan meninggal, jasad korban kemudian dievakuasi dari Puskesmas dan dititip ke RSUP Sanglah Denpasar.



BADUNG-Warga dan pengelola Villa di kawasan Banjar Angas Sari, Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Senin siang (6/1) sekitar pukul 11.00 gempar.

 

Heboh warga itu menyusul dengan tewasnya Tache Arien Matthieu, salah seorang tamu villa yang ditemukan tewas di kolam renang villa Casa, di Jalan Pengulapan No.9, Banjar Angas Sari, Ungasan.

 

Korban Tache Arien Matthieu ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan terapung diatas air kolam.

 

Kapolsek Kuta Selatan, AKP Yusak Agustinus Sooai, Selasa (7/1) menjelaskan, sebelum ditemukan tewas, korban yang diketahui berkewarganegaraan Prancis itu, sempat terlihat berenang di kolam renang.

 

Tidak berselang lama, korban ditemukan mengambang oleh temannya asal Belanda bernama Viktor Olaf Van Der Valk.

Baca Juga:  SEPELE! Ini Pengakuan Dokter Gadungan yang Ditangkap di RSUP Sanglah..

 

“Sekitar pukul 11.00, dari dalam kamarnya saksi melihat korban yang sudah terapung di kolam renang villa. Sehingga dia segera menuju kolam renang yang berada di belakang room villa 23 dan segera mengangkat korban ke pinggir kolam,” terang AKP Yusak Agustinus.

 

Usai mengankat tubuh korban ke pinggir kolam, saksi kata Kapolsek langsung memberikan pertolongan kepada korban dengan cara menekan dada korban dan memberi nafas buatan.

 

Sayang, upaya saksi untuk menolong korban tak kunjung membuahkan hasil.

 

Selanjutnya, karena tidak ada respon dari korban, saksi kemudian melaporkan kejadian itu  ke bagian office villa untuk membantu mengangkat korban ke mobil pribadi untuk segera dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga:  Buron Penggelapan 3 Unit Mobil Rental Asal Tabanan Ditangkap di Jatim

 

“Kebetulan saja saat korban dievakuasi, di tengah jalan mereka berpapasan dengan mobil ambulance. Kemudian korban dipindahkan ke mobil ambulance untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Desa Ungasan,”jelas Yusak.

 

Setiba di Puskesmas, korban langsung ditangani petugas puskesma.

 

“Korban dinyatakan meninggal dunia sebelum ditemukan. Dari dugaan sementara, korban meninggal karena sakit jantung. Tapi nanti untuk kepastiannya menunggu hasil pemeriksaan rumah sakit,” tukasnya.

 

Selanjutnya, setelah dinyatakan meninggal, jasad korban kemudian dievakuasi dari Puskesmas dan dititip ke RSUP Sanglah Denpasar.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/